26. Busa

766 121 22
                                        

Selama tiga hari ini Beomgyu tak kunjung keluar kamar entah karena apa, bahkan ia melupakan jadwal cuti yang seharusnya sudah habis dan mulai untuk bersekolah lagi.

Irene nampak cemas, tidak biasanya beomgyu seperti ini.

"nak, ayo makan.. Bunda udah masak pasta buat kamu" Tidak ada jawaban, Irene semakin panik saat ini.

Ia mulai mengetuk secara brutal untuk menarik perhatian anaknya yang bahkan tidak menjawab perkataannya, sedangkan dihari sebelumnya beomgyu masih mau diberi makan meskipun sulit diajak bicara. Apalagi ini sudah menjelang malam tapi beomgyu tak kunjung membukakan pintu.

"Beomgyu kamu gapapa nak? Beomgyu bukaaa!!!!"

Nafas Irene mulai berhembus tidak teratur, panik dan bingung menjadi satu.

Pandangannya teralihkan saat mereka mendengar ketukan pintu dan suara seseorang yang memanggil namanya.

Irene berlari ke depan untuk membuka pintu dengan wajah paniknya. Saat  pintu terbuka, terpampang lah wajah taehyun yang kebingungan.

"Tante kok ngos-ngosan, kenapa?"

"Taehyun bantu tante taehyun, beomgyu—"

"Beomgyu kenapa tan?" Tanya taehyun yang ikutan panik

"Beomgyu ngunci kamar dari dalem, gak mau dibuka. Tante takut dia kenapa napa"

Tanpa ba bi bu taehyun langsung berlari kearah pintu kamar beomgyu untuk mengecek keadaan.

Mula-mula taehyun hanya mengetuk sambil berkata bahwa dirinya datang untuk menemui beomgyu, tapi tetap saja tak ada jawaban dari dalam sana.

"Aku dobrak aja gimana tan?"

"b-boleh tae, Hati-hati" Irene takut taehyun ikut terluka akibat mendobrak pintu itu.

Percobaan pertama gagal...

Percobaan kedua hampir sama..

Dan percobaan ketiga tetap gagal, pintu itu terlalu kuat untuk taehyun dobrak. Ia butuh seseorang yang lain untuk membantu.

"Tae... Bisa kan, tante takut"

Nampak ada rasa cemas diwajah Irene, taehyun jadi tidak tega.

BRAKKK

BRAKKK

BRAKK—

Dan.... Bisa.

Pintu terbuka lebar dengan beomgyu yang terbaring lemah diatas lantai, mulut sedikit terbuka dan muntahan busa yang mengalir keluar. Seketika Irene dan Taehyun berteriak histeris dibuatnya.

"AAAAAAAAAAA BEOMGYU" Irene berlari kearah beomgyu dengan tangis yang histeris.

"BANGUN BEOMGYU BANGUN!!!!! BEOMGYUUUU"

"TAEHYUN TOLONG TAEHYUN, BEOMGYU—"

taehyun langsung menggendong beomgyu dan membawanya keluar, untung saja ia membawa mobil ayahnya. Tadinya taehyun ingin mengajak beomgyu dan tante Irene untuk pergi kerumahnya, tapi kejadian miris ini malah terjadi.

"sayang kamu kenapa? Gyu bangun gyu" Dalam lari nya taehyun terus berusaha berbicara dengan suara gemetar nya, mustahil jika taehyun tidak takut.

Irene membantu taehyun membukakan pintu mobil, setelahnya taehyun membaringkan beomgyu dipangkuan bundanya.

"Cepet taehyun cepet!!!"

Dengan desakan itu taehyun tidak bisa berkata apa-apa lagi, dirinya ikut panik dicampur takut. Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Winter Bear | Taegyu [END]✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang