Apa yang terjadi

553 94 6
                                        

Rose membuka matanya, kepalanya masih terasa sedikit pusing, lalu ia merubah posisinya duduk.
Rose merasa asing dari tempat ini. Seketika terkejut setelah ia tersadar sesuatu yang asing, baju putih  oversize telah melekat ditubuhnya.

"In..ini dimana, ini baju siapa...?" Ia kalang kabut lalu mencoba mengingat-ngingat kejadian sebelumnya.

Tiba-tiba dadanya terasa sesak setelah mengingat kejadian kemarin.

"Aku pingsan..tapi..akhh!!" Rose reflek menutup wajahnya dengan kedua tangan, ia merasa malu setelah ingat kejadiannya secara utuh.

"Ini di.." Ucapan Rose terpotong saat ia mendengar suara pintu tertutup tak jauh dari tempat tidur yang ia duduki, tak lama muncul seseorang lelaki dengan hanya menggunakan handuk yang menutupi bagian pinggang kebawah sedang berdiri didepannya, Rose terdiam terpana saat melihat tubuh atletis lelaki itu, dan terlihat sisa-sisa buliran air ditubuhnya menambah ke erotisan lelaki itu.

"Sudah puas Rosie ?" Ujar lelaki itu tersenyum.

"Jungkook....Akkhhh!!" Reflek Rose berteriak dan menutup rapat wajahnya saat Jungkook melepas handuk dipinggangnya tepat didepannya, Rose dapat melihat sekilas semua itu.

"Lihatlah tingkahmu itu, lucu sekali hahaha." Ujar Jungkook sambil melangakh menuju lemari tak jauh dari ia berdiri.

"Ke..keenapa kau ada disini ?"  Ujar Rose gelagapan.

"Ini kamarku."  Jawab Jungkook singkat.

"Ehhh..errr...kenapa aku bisa ada disini !!??" Tanya Rose.

Jungkook tak menjawab itu, Rose mencium aroma khas dari lelaki itu semakin tercium dekat di hidungnya. Lalu ia merasa tangannya seperti ditarik.

"Jangan...jangan dibuka, aku malu.." Rose mencoba melawan kekuatan dari tangan lelaki itu, tetapi itu percuma lalu ia merapatkan tutupan matanya dengan sekuat tenaga.

"Rosie bukalah matamu."

"Tidak...aku malu...kau te..telanjang..." Ujar Rose.

"Aku sudah mengenakan pakaian." Ujar Jungkook sambil tersenyum melihat tingkah lucu Rose.

Lalu ia membuka satu matanya untuk untuk memeriksa , setelah aman Rose membuka matanya dan menarik tangannya dari genggaman Jungkook, setelah tu ia membuang nafas panjangnya

"Kau belum menjawabnya Jungkook, kenapa aku ada disini ?" Tanya Rose sambil menundukan kepalanya.

"Kau yang mendatangiku kemarin."

"Heh...Tapi kita di kantor waktu itu." Sangkal Rose yang masih belum sadar.

"Kau basah kuyub, menghampiriku, menyentuhku..Lalu tak sadarkan diri." Ujar Jungkook menggoda.

"Menyentuh...Akhhhh..." Wajah Rose memerah saat benar-benar ingat semua kejadian kemarin.

"Lalu aku membawamu kesini, dan membuka setiap helai kain yang menempel ditubuhmu...dan.."

"Berhenti!!!" Rose memotong perkataan Jungkook sambil menutup kedua telinganya.

"Wajahnya memerah Rose, kau membayangkannya kan ?"

"ii...iy..TIDAK!" Rose semakin terlihat malu.

"Aku hanya bercanda, syukurlah tadi malam bibi Nay belum pulang, jadi bibi yang menggantikan bajumu. Jika tidak aku akan segera menyerangmu dna membuatmu meneriakan namaku sepanjang malam." Ujar Jungkook sambil meraih dagu Rose sampai pandangan mereka bertemu.

Rose menegang dan tanpa sadar menggigit bibir bawahnya. Lalu tak lama Jungkook berdiri dan mengambil obat dan gelas air putih di nakas dekat tempat tidur.

A Rose By Any Other NameCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang