Ayo makan

343 32 0
                                        

Sudah sedari pagi tadi Jungkook terbangun, seperti hari biasanya aktivitasnya setelah bangun adalah berolahraga lalu mandi dan  berkutat di kamar kerjanya, hari minggu bukan menjadi alasan untuk membuatnya bermalas-malasan. Yang membuat berbeda adalah, dia berkerja dari rumahnya.

"Tom, aku sudah menyelesaikan perjanjian kontrak ini. Jika mereka masih berbelit cari saja jasa kontraktor lain." Ujar Jungkook sambil meletakan dokumen di atas meja kerjanya.

"Baik tuan." Tom berdiri dari duduknya dan segera meraih dokumen itu.

"Kau boleh pergi, bersenang-senanglah ini hari minggu."

"Terima kasih tuan, sebelum saya pergi saya mau menyampaikan sebuah informasi tuan."

"Apa itu ?"

"Tuan June telah resmi meneruskan usaha ayah anda, beberapa hari yang lalu saya di minta hadir oleh ayah anda sebagai perwakilan perusahaan anda."

Jungkook terkejut tak suka, sebenarnya sudah ia prediksi jika June akan kembali, tapi ia tak menduga jika ia kembali di sisi ayahnya.

"Kau menggunakan wewenangmu dengan tepat Tom."

"Terima kasih tuan, lalu apa perintah selanjutnya tuan ?"

"Biarkan saja, selama ia tidak mengganggu. Toh itu adalah usaha Ayahku, aku yakin ayah tidak akan 100% mempercayakan semua urusan padanya."

Tom hanya mengangguk mendengar pernyataan Jungkook.

Ia tak ingin memikirkan pergerakan June, Jungkook masih menganggap ia bukan saingan. Kenyataan jika dia adalah 80% penguasa bisnis di kota Virginia tak membuatnya khawatir.

"Apa yang kau rencanakan keparat." Bisik Jungkook geram.

Tak lama, pintu kerjanya terbuka sedikit lalu muncul  kepala Rose, ia terlihat celingukan. Jungkook terkejut dengan penampakan itu, sedangkan Tom yang seakan mengerti pun izin pamit.

"Baiklah tuan, saya izin pamit dulu." Tanpa menunggu balasan Jungkook ia pun mendekat kearah pintu.

"Maaf nona, silahkan masuk." Pinta Tom sopan sambil memegang gagang pintu dan menundukan kepalanya mengarah lantai tanpa melihat wajah nonanya itu, Rose terkejut kalang kabut.

"Eerr..itu..." Tom pun membungkukan badannya lalu segera pergi.

Rose sangat malu, ia kira tadi hanya ada Jungkook, Rose bermaksud untuk mengajak Jungkook sarapan.

Lalu ia menolehkan kepalanya kearah pria yang sekarang sudah berdiri tak jauh darinya. Jungkook terlihat kesal bisa dilihat dengan raut wajahnnya yang mengeras.

"Maafkan aku Jungkook, aku tidak tau jika kau ada pertemuan dengan Tom." Ujar Rose segera mencari alasan. Tetapi sepertinya itu tak merubah keadaan. Jungkook terlihat mendekat kearahnnya.

"I..itu..aku ingin mengajakmu sarap.." Belum selesai Rose menyelesaikannya tiba-tiba dagunya diangkat dengan jari Jungkook.

Rose sangat benci momen seperti ini, Jungkook terlihat sangat marah pikir Rose. Ia menggerakan kedua matanya ke segala arah menghindari tatapan tajam Jungkook.

"Apa kau sengaja ingin menggoda Tom heh!?"
Rose terkejut dengan pernyataan Jungkook.

"Tidakk!!! Sudah kubilang aku mau mengajakmu sarap.."

"Coba kau lihat pakaian yang ada dibadanmu sekarang." Potong Jungkook lagi.

Rose pun menundukan kepalanya melihat pakaiannya, ia terkejut.

"Astaga.!!" Rose hanya mengenakan kemeja putih saja, bagian tubuhnya terpampang jelas. Lalu ia melihat Jungkook yang sedang melototinya. Rose bergidik ngeri.

A Rose By Any Other NameCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang