Adek.
Kak, hari ini gak perlu ke rumah sakit duluuu! Sesekali latihan aja dulu Kak, gapapaa. Kan nanti habis latihan bisa ketemu lagi, kalau kakak cape juga bisa ketemu besok kann?? Aku tau ya kalau Kakak sering bolos latihan voli gara-gara mau jenguk aku >:( kalau hari ini masih jenguk aku di jam-jam latihan, aku gak mau ketemu pokoknya!
Hari ini harus latihan dulu baru ketemu aku!
Nanti gimana mau jadi pemain tim nasional terbaik se Korea Selatan kalau Kakak jarang latihan!
12.22
AKU TAU YA KAKAK PASTI MAU BALES KALO KAKAK JAGO JADI GAK PERLU LATIHAN!!! JUNGKOOK GAMAU DENGER!!!! POKOKNYA JANGAN KETEMU JUNGKOOK KALO GAK LATIHAN DULU!!!
12.23
Kim Taehyung
...
Iya Kook, kamu bahkan gak kasih aku kesempatan buat balas hahaha.
12.23
Adek.
Yaaaa biar kakak gak sempet bales aneh2 ya!
Kakak mau call dulu bentar gak? Kakak masih istirahat?
12.23
Kim Taehyung
Boleh, sebentar aku balik kelas dulu.
12.23
Adek.
Okayyy!!
12.24
Taehyung mengantungi ponselnya, ketika Hyunjin tengah sibuk menyeruput ramen dari sumpitnya sambil melempar tatapan heran padanya.
"Gue ke kelas dulu ya, mau call sama Jungkook." Ucap Taehyung sembari berdiri dan merapikan kursinya.
Rekan-rekannya di kantin alias setengah timnya dalam klub bola voli hanya mengangguk, sudah tidak aneh lagi dengan Taehyung yang suka pergi di tengah kumpulan mereka hanya untuk Jungkook. Merasa sudah diberi izin oleh rekan-rekannya, ia pun bergerak pergi tetapi dihentikan sebentar oleh Hyunjin yang malah bertanya dalam keadaan mulut penuh ramen.
"Bang, hari ini latihan 'kan?"
Taehyung mengangguk, mengiyakan. "Gue ke klub jam empat ya, kayaknya kelas terakhir bakal kosong."
Hyunjin tersenyum lebar. "Pasti habis dimarahi Jungkook ya karena sering bolos latihan? Haha."
Di luar dugaan, Taehyung mengangguk mengiyakan, lagi.
"Gue dimarahin, ini aja dia call gue kayaknya mau marah-marah lagi."
Takjub, semua rekan Taehyung yang satu meja makan dengan Hyunjin merasa sangat takjub dengan kemampuan Jungkook yang mampu membuat Taehyung jadi seperti ini. Ya walaupun wajahnya masih lempeng seperti biasanya, tetapi dia membalas pertanyaan konyol Hyunjin dengan jujur saja rasanya sudah sangat bagus. Yoongi tersenyum setelah menegak minuman dinginnya.
"Ya sudah, lo juga gak sesering itu bolos kok. Coach ngerti aja kok, toh pertandingan terakhir juga sudah selesai 'kan. Sesekali istirahat juga gapapa, Tae."
Taehyung mengangguk. "Gue ke kelas ya?"
Acungan jempol membalas dan suara Hyunjin berkata hati-hati terdengar.
KAMU SEDANG MEMBACA
High Hopes
FanfictionJungkook tidak pernah menggantungkan harapannya setinggi langit, seperti yang selalu ia ucapkan padanya. Sampai akhirnya Taehyung harus sadar dengan realita, ketika kamar yang biasa hangat dan wangi susu itu menjadi dingin dan berbau seperti rumah s...
