Jangan lupa tinggalkan jejak
Please vote and comment
Typo bertebaran
Happy reading 🌞
****
Langit sore memancarkan semburat jingga yang hangat.
Di sebuah taman yang dipenuhi hamparan rumput hijau, suara tawa dua anak kecil terdengar bersahut-sahutan.
Seorang anak laki-laki berlari mengejar gadis kecil yang berada beberapa langkah di depannya. Gadis itu tertawa riang sambil sesekali menoleh ke belakang.
"Kakak! Ayo cepetan!"
"Tunggu! Jangan lari jauh-jauh!"
Meski terdengar seperti sedang memarahi, nada suara anak laki-laki itu dipenuhi rasa sayang. Ia terus mengejar sang adik yang semakin jauh berlari.
Di bawah rindangnya pepohonan, sepasang suami istri memperhatikan tingkah kedua anak mereka sambil tersenyum.
Pemandangan itu begitu hangat.
Begitu damai.
Seolah tidak ada sedikit pun alasan untuk merasa khawatir.
Namun...
Kedamaian itu hanya bertahan beberapa menit.
Angin sore berembus pelan.
Daun-daun berguguran mengikuti arah angin.
Gadis kecil itu berhenti ketika melihat seekor kupu-kupu berwarna kuning terbang di hadapannya.
"Wah..."
Dengan mata berbinar, ia mengejar kupu-kupu tersebut tanpa menyadari langkahnya semakin menjauh dari taman bermain.
"Kakak! Lihat!"
Anak laki-laki itu yang semula masih berada di belakang sempat menoleh ke arah ayahnya yang memanggil.
Hanya beberapa detik.
Benar-benar hanya beberapa detik.
Saat ia kembali menoleh...
Gadis kecil itu telah menghilang.
"..."
Senyumnya perlahan memudar.
"Dek?"
Tidak ada jawaban.
Ia mulai berlari ke sana kemari.
"Dek!"
Nada suaranya berubah panik.
Ayah dan ibu yang menyadari perubahan ekspresinya segera menghampiri.
"Ada apa?"
"Adik..."
Anak laki-laki itu menoleh ke segala arah dengan napas memburu.
"Adik hilang..."
Seketika wajah kedua orang tuanya berubah pucat.
"Apa maksud kamu hilang?"
"Tadi dia di sini!"
"Dia cuma ngejar kupu-kupu!"
"Terus..."
Anak itu mulai menangis.
"...terus dia gak ada..."
Sang ibu langsung berlari tanpa arah, memanggil nama putri kecilnya berulang kali.
Sementara sang ayah segera menghubungi seseorang dengan wajah yang dipenuhi kepanikan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Painful Memories
FanfictionAluna seorang gadis yang tidak tahu tentang dirinya sendiri, banyak hal yang di sebunyikan orang tuanya dari darinya. ia harus melalui segala macam peristiwa yang mengguncang kejiwaanya, disamping itu ia selalu mendapatkan kejutan yang tidak pernah...
