𝓐 𝓓𝓲𝓯𝓯𝓮𝓻𝓮𝓷𝓽 '𝓡'
Tak terasa waktu bergulir dengan begitu cepat membelah hari. Setiap jengkal rutinitas terlewati dengan cukup lancar.
Dinamika hubungan mereka dari waktu ke waktu pun terasa kian mengikat dekat, walaupun bumbu pertengkaran hampir selalu menyelingi interaksi kelimanya. Entah itu Reygen dan Retania yang tiada hari tanpa adu mulut, atau Heron, Jeyen, Ednan, serta Reygen yang diam-diam selalu sibuk memperebutkan atensi Retania di belakang punggung gadis itu.
Di sisi lain, Retania juga tumbuh semakin dekat dengan Nora dan Suci. Ketiganya sering kali terlihat menghabiskan waktu bersama di area sekolah. Tak jarang pula kedua sahabatnya itu melimpahkan berbagai macam curahan hati, entah yang berkaitan dengan konflik internal keluarga maupun rumitnya kisah asmara.
Tentu saja, dalam lingkaran pertemanan itu Retania selalu memposisikan dirinya sebagai pendengar yang baik sekaligus penasihat yang bijak.
Sudah dua hari ini Retania akhirnya memutuskan untuk pindah dan menetap di sebuah unit apartemen miliknya sendiri. Ia memilih untuk meninggalkan kediaman keluarga Alfari karena merasa tidak ingin terus-menerus merepotkan keluarga yang terlampau baik itu.
Walau nyatanya, bagi keluarga Alfari, kehadiran Retania selama ini justru memberikan warna dan kehangatan tersendiri di dalam rumah mereka.
Proses perizinan kala itu berjalan sangat susah karena keluarga Alfari begitu berat melepasnya, terutama Heron yang paling vokal menunjukkan ketidaksukaannya jika harus tinggal berjauhan dengan Retania. Alhasil, setiap sore hari Heron sengaja mengutus seorang kepercayaannya hanya untuk memastikan Retania pulang ke apartemen dengan selamat.
Kini, saatnya menilik bagaimana perkembangan usaha dari Heron, Jeyen, Ednan, dan Reygen yang tengah berkompetisi untuk mencuri hati Retania.
Pertama, Heron dan Retania. Seperti biasa, Heron hanya akan mengeluarkan sisi manjanya yang kekanak-kanakan di hadapan Retania seorang. Tak tanggung-tanggung, pemuda itu sering kali memonopoli seluruh waktu luang Retania hanya untuk meladeni sikap manjanya, tentu saja hal itu terjadi saat mereka masih berada di bawah satu atap yang sama.
Tiduran di atas paha Retania sembari membaca buku atau menonton film action bersama sembari sesekali beradu argumen kecil adalah aktivitas yang tidak pernah membuat Heron merasa bosan. Selain itu, agenda berenang bersama di hari Minggu juga telah bergeser menjadi rutinitas wajib mereka akhir-akhir ini.
Beralih pada Jeyen dan Retania. Jeyen selalu sukses menampilkan impresi yang hangat sekaligus romantis secara bersamaan. Sikapnya terkesan begitu tenang, dewasa, namun penuh dengan perhatian kecil yang mematikan.
Retania sendiri selalu menyukai sepasang lesung pipit manis yang menghiasi pipi lelaki itu. Setiap kali dimple itu menyembul sebagai tanda sang pemilik tengah tersempurnakan oleh senyuman, secara spontan Retania akan ikut melengkungkan senyuman manisnya.
Aesthetic couple, itulah julukan yang disematkan oleh para murid di sekolah yang menjadi penggemar Jeyen dan Retania garis keras. Namun, ada satu fakta baru yang baru saja Retania ketahui, Jeyen ternyata adalah tipikal cowok yang memiliki tingkat posesif sangat tinggi.
Selanjutnya, Ednan dan Retania. Lelaki yang menjabat sebagai kapten basket ini memiliki metode pendekatan yang tergolong konyol dan unik.
KAMU SEDANG MEMBACA
A Different 'R' (Selesai)
ActionAda hati yang tetap asing, meski waktu telah berkali-kali singgah membawa cerita. Di SMA Cakra Raya Jakarta, nama mereka berempat bagai legenda. Pemuda-pemuda penuh prestasi dengan visual yang sanggup membuat siapa saja menoleh dua kali. Mereka dici...
