𝓐 𝓓𝓲𝓯𝓯𝓮𝓻𝓮𝓷𝓽 '𝓡'
Seluruh warga SMA Cakra Raya diselimuti duka mendalam pagi ini. Perasaan tidak percaya, tegang, dan bingung melebur menjadi satu. Pintu gerbang utama sekolah disambut deretan karangan bunga papan yang menyatakan kepulangan salah satu siswi ke pangkuan Sang Pencipta.
Siswi tersebut, agaknya baru kemarin masih berkeliaran di sekolah. Sosoknya tidak ditemui satu hari karena sakit, namun pagi ini mereka mendengar kabar jika Ia telah pergi ke rahmat Tuhan, dengan desas-desus mengakhiri hidupnya.
Seluruh murid masih menunggu fakta penyebab kematian siswi tersebut dari kepolisian. Pihak sekolah juga masih bungkam, murid-murid hanya dapat berasumsi.
"Dengar-dengar dia bunuh diri." Ungkap salah satu siswi.
"Katanya.. jasad dia ditemukan di samping gedung apartemen setelah diperkirakan jatuh dari lantai empat. Kalau gak bunuh diri apa lagi coba?"
"Bisa aja dia dibunuh?"
"Tapi katanya, polisi gak dapet bukti apapun kalau ada tindak kejahatan. CCTV juga nyala kok, dan gak ada yang mencurigakan sama sekali."
Suasana lorong sekolah riuh oleh bisik-bisik tersebut. Sekolah sengaja tidak diliburkan demi mencegah para siswa berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian perkara karena penasaran. Pihak sekolah memutuskan hanya mengutus perwakilan kelas untuk melayat setelah proses pemulasaraan jenazah selesai.
"Guys.. guys.. gue punya kabar baru." Seorang siswa menerobos duduk ditengah sekumpulan murid itu begitu saja. Kedatangannya membawa kabar yang membuat semuanya terdiam mencerna.
"Gue denger.. polisi dapet surat yang ditulis sama dia sebelum um.. bunuh diri." Kata siswa tersebut berbisik.
"Surat apa?"
"Di surat itu.. tertulis kalau korban putus cinta. Gini-gini.. tulisannya kurang lebih kayak gini—
I lost my love, and I will lose my life too... Bye love."
Kerumunan itu mendadak bungkam. Atmosfer di sekitar mereka kian terasa menekan. Asumsi-asumsi baru mulai bermunculan, sebagian percaya, sebagian lagi masih meragukan.
"Nah mungkin bener, antara putus sama pacarnya atau ditolak cintanya. Mungkin ada faktor dari keluarga juga?"
"Tapi gue lihat, selama ini dia gak ada tanda-tanda kedekatan sama cowok."
Mereka sontak diam berpikir, mengingat-ingat siapa yang mungkin sempat dekat dengan siswi tersebut.
"Ada kok."
...
"Gue tau dia suka sama Kak Ednan. Dari dulu."
𝓓𝓲𝓯𝓯𝓮𝓻𝓮𝓷𝓽 '𝓡'
Hari ini Nora tidak menghadirkan dirinya ke sekolah. Ia masih merasa malu untuk bertemu dengan Retania dan Suci.
Sedari pagi dirinya tidak makan sama sekali, hanya mengisi energinya dengan air putih. Rasanya Ia malas untuk melakukan apapun selain berdiam diri memikirkan cara paling tepat untuk mengakui kesalahannya.
Dirinya.. adalah dalang yang memulai perundungan untuk Retania. Menempel foto tuduhan di mading, mengotori loker milik gadis itu, menulis kata-kata menjijikkan dengan tujuan agar Retania merasa rendah, juga menyebar hujatan tentangnya di balik layar. Dirinya.. benar-benar jahat.
KAMU SEDANG MEMBACA
A Different 'R' (Selesai)
ActionAda hati yang tetap asing, meski waktu telah berkali-kali singgah membawa cerita. Di SMA Cakra Raya Jakarta, nama mereka berempat bagai legenda. Pemuda-pemuda penuh prestasi dengan visual yang sanggup membuat siapa saja menoleh dua kali. Mereka dici...
