20 Kode Rahasia dari Anonym

949 144 58
                                        

𝓐 𝓓𝓲𝓯𝓯𝓮𝓻𝓮𝓷𝓽 '𝓡'

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

𝓐 𝓓𝓲𝓯𝓯𝓮𝓻𝓮𝓷𝓽 '𝓡'

Sinar mentari mulai menyinari bumi, menembus kaca bening sebuah kamar mengakibatkan penerangan yang sebelumnya remang-remang menjadi sedikit terang karena sinar sang surya.

Retania. Gadis cantik itu terbangun dari tidur lelap karena jam waker yang berbunyi nyaring membangunkan pemiliknya.

Senin, pukul 05.30 tepat saat kalender menunjukan tanggal merah.

Dengan sepasang mata yang masih tampak sayu karena kantuk, Retania meraih dan menyalakan ponsel pintarnya. Ia berniat untuk melihat daftar to do list yang sengaja semalam ia buat sebelum tidur.

Sebenarnya tidak ada hal yang terlalu menarik dari rangkaian aktivitas hari libur kali ini. Dirinya hanya berencana untuk berdiam diri di dalam apartemen guna menyelesaikan beberapa tugas sekolah yang mulai menumpuk. Setelah merapikan dan mengikat rambut panjangnya ke atas, Retania melangkah turun dari ranjang.

Ia bawa dirinya pergi ke dapur untuk meminum air putih, lantas mencuci wajah dan menggosok gigi. Retania membawa dirinya untuk duduk di pantry dapur, menikmati satu potong sandwich untuk mengisi perutnya di pagi ini.

📳

Di tengah kunyahannya, dirinya mendengar bunyi dering ponsel yang bergetar di atas meja. Tanpa mengulur waktu, ia segera menggeser tombol hijau di layar tanda menerima panggilan.

"Good morning." Sebuah suara familier menyapa di seberang sana.

"Pagi juga Heron."

"Lagi apa sekarang, Re?"

"Makan."

"Kamu bangun-bangun langsung telfon aku?" Tanya Retania menduga.

"Hm~" Gumamnya rendah.

"Minum air putih terus gosok gigi dulu dong, aku tunggu."

"Wait me ten minutes, kay?"

"Okay."

Sembari menunggu Heron menyelesaikan urusannya, Retania berjalan melangkah untuk membuka pintu kaca menuju ke area balkon apartemen. Ia mendudukkan diri di salah satu kursi di sana untuk sekadar menikmati kesegaran udara pagi, yang tak lama kemudian diiringi kembali oleh obrolan kecil dengan Heron yang kini telah kembali tersambung di telepon.

"Agenda hari ini apa aja?"

"Ngerjain tugas sekolah aja sih. Memangnya kamu mau datang ke sini?" Retania balik bertanya.

"Oke, boleh."

"Aku tanya ya, bukan ngajak kamu."

"Gue jawab kalimat yang pertama."

A Different 'R' (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang