Sore ini, Jenny, Ravi, dan Josephine mengambil orderan 20 pcs dress mereka di Ling & Liu Boutique. Jenny dan Josephine melakukan fitting dress di Fitting Room sementara Ravi duduk di salah satu sofa pelanggan sambil menunggu Jenny dan Josephine selesai.
Sekitar 20 menit menunggu, seketika pandangan Ravi tertuju pada arah pintu lift yang terbuka dan menampilkan sosok pria tinggi dengan setelan tuxedo berwarna cokelat dengan sesosok wanita berparas cantik dan putih bersinar alami dalam balutan dress berwarna pink yang disertai dengan aksen bunga-bunga kecil.
Tampaknya pria dan wanita tersebut merupakan orang penting di Ling & Liu Company ataupun Ling & Liu Boutique, hal ini terlihat dari semua pegawai yang berada di Boutique ini menunduk hormat kepada mereka berdua.
Ravi merasa familiar dengan sosok wanita cantik berdress pink tersebut. Ravi mencoba mengingat-ingat dimana Ravi pernah bertemu dengan wanita tersebut. Ravi masih mencoba untuk mengingatnya saat tepukan lembut dari Jenny menyadarkannya.
“Rav, tunggu sebentar lagi ya! Kami mau ketemu langsung dulu sama Kepala Timnya.” ujar Jenny.
“Oke Jen.” jawab Ravi singkat.
Tidak lama kemudian, sosok pria dan wanita yang tadi dilihat oleh Ravi didekati oleh seorang pegawai wanita yang tadi menemani Jenny dan Josephine fitting dan membisiki mereka sesuatu. Setelah itu mereka bertiga melihat ke arah Ravi, Jenny ,dan Josephine dan segera berjalan ke arah Ravi, Jenny, dan Josephine.
“Annyeong haseyo Mrs. Jenny, Miss Josephine. I’m Choi Hong Li, Team Leader who designed the dresses (Halo Mrs. Jenny, Miss Josephine, saya Choi Hong Li, Kepala Tim yang mendesain dress-dress tersebut).” ujar Hong Li dengan senyum lebar ke arah Jenny dan Josephine.
Hong Li kemudian menambahkan “And next to me is Miss Rosa, someone who puts a lot of ideas into the designs of Mrs. Jenny’s and Miss Josephine’s dresses (Dan di sebelah saya ini adalah Miss Rosa, seseorang yang banyak menuangkan ide-idenya dalam desain dress-dress Mrs. Jenny dan Miss Josephine)."
Mendengar penjelasan dari Choi Hong Li seketika Ravi, Jenny, dan Josephine tercengang. Di dalam pikiran mereka bertiga terlebih Ravi dan Jenny, apakah sosok Rosa yang ada di hadapan mereka saat ini adalah sosok Rosa yang sama yang mereka kenal tujuh tahun lalu. Rosa yang pernah menyandang status sebagai kekasih yang tak dianggap oleh Ravi tujuh tahun silam. Mantan kekasih yang sudah disakitinya sedemikian rupa.
Pantas saja daritadi Ravi merasa familiar dengannya. Tampilan Rosa saat ini memang benar-benar berbeda, rambut Rosa yang dulu panjang dan berwarna hitam kini telah berganti dengan potongan pendek sebahu berwarna merah. Pipi Rosa yang dahulu chubby juga berubah menjadi tirus saat ini, dan tentu saja fashion Rosa yang kini lebih berkelas.
“Hi, I’m Rosa. Thank you so much for entrusting everything to Ling & Liu Boutique. We hope Mrs. Jenny and Miss Josephine like our designs (Terima kasih banyak karena sudah mempercayakan semuanya kepada Ling & Liu Boutique. Kami harap Mrs. Jenny dan Miss Josephine menyukai desain kami).” ujar Rosa dengan senyum manisnya.
“Sorry, is Miss Rosa from Indonesia? (Maaf, apakah Miss Rosa berasal dari Indonesia?)” tanya Jenny spontan.
“Wow, that’s right ma’am. Rosa is from Indonesia. Seven years ago Rosa left for Korea (Wow, tepat sekali Bu. Rosa memang berasal dari Indonesia. Tujuh tahun lalu Rosa berangkat ke Korea).” ungkap Hong Li yang semakin meyakinkan Ravi, Jenny, dan Josephine bahwa Rosa yang ini sama dengan Rosa yang mereka kenali tujuh tahun lalu.
Mendengar penjelasan Hong Li, Rosa hanya bisa terus tersenyum dan sesekali ikut dalam pembicaraan Hong Li, Jenny, dan Josephine. Sementara Ravi banyak diam dan hanya mendengarkan pembicaraan mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Look at Me, Please
RomanceRosalind Fredella Zvonimira mencintai Ravindra Yoshi Callum sejak duduk di bangku kelas 1 SMP. Akan tetapi, Ravindra hanya mencintai Jenny Dorelia Isvara seorang. Rosalind - Ravindra akhirnya berpacaran di bangku SMA. Namun, itu semua hanya keterpa...
