12. Honeymoon avenue

985 55 1
                                        

Karina dan Jevano pergi berbulan madu ke Paris , keduanya mengambil waktu penerbangan agak malam supaya tidak banyak orang yang melihat keduanya.

Karina sesekali memejamkan matanya yang berat sedari tadi, namun dirinya tidak dapat tidur.
" Kalo ngantuk nyender aja ke bahu gue " Ucap Jevano lalu menarik kepala Karina agar menyandar dibahu Jevano
Karina sudah benar benar ngantuk
Ia tidak menolak apapun dan langsung merasa nyaman untuk terlelap saat itu juga .

••

Karina terbangun tepat setelah pesawat sampai di bandar udara Paris Charles de Gaulle.
Lalu keduanya pergi ke hotel dengan taxi

Karina cukup senang dengan hotel yang ditinggali nya karena hotel tersebut menyuguhi view menara Eiffel yang indah.
Terlebih saat dilihat ketika malam hari.

" Besok mau kemana? " Tanya Jevano
" Besok? Paling makan dulu.. Teruss.. Ke museum gimana? Gue mau ke Eiffel nya maleman aja" Pinta karina
" Oke" Jevano mengangguk
Karina lalu menutup jendela, karna sudah waktunya tidur . ia juga masih mengantuk sedari tadi
Karina kemudian menatap Jevano yang mengambil bantal nya ke sofa.
Sofa tersebut terbilang kecil untuk ditiduri Jevano yang terbilang tinggi.
Karina agak miris melihat nya, apalagi Jevano tidak mendapatkan selimut karna selimut nya hanya ada satu.

" Come here with me " Ujar karina 
Sembari menunjuk ke arah samping nya
Jevano mengernyitkan dahinya

" It must sound strange, but it's better for you to sleep with me... As long as I'm feeling well ... Ini karna gue kasian aja ngeliatnya.. Masa jauh jauh ke Paris tidurnya di sofa? " Ujar karina
Jevano mengambil kembali bantalnya dan menaruhnya disebelah karina
" Thanks " Ucapnya
" Ini hanya berlaku di Paris aja, dan lo gaboleh macem macem " Jelas karina lalu tidur membelakangi Jevano
" Aduh Anjir ngapain gue ngajakin tidur sekasur ya? Au ah bodo amat anjir " Batin karina.

" Aneh amat rasanya tidur sekasur gini " Batin Jevano mencoba memejamkan matanya  namun tak bisa

" Karina " Panggil Jevano, namun karina tak menyahut
Jevano mendongak dan  mengintip sedikit apakah gadis itu sudah tertidur?
Benar.
Garis itu sudah tertidur pulas

" Bisa bisa nya dia udah nyenyak aja? " Batin Jevano dan menatap kecantikan sang istri

Karina kemudian menggeliat dan mengubah posisi tidurnya, kini ia memeluk Jevano bak guling nya

" Rin?! " Jevano sedikit kaget namun ia juga nyaman dan memeluk karina
" Gue nggak ngapa ngapain sumpah " Ucapnya pelan
" Yatuhan.. Kenapa istri gue secantik ini? " Batinnya buru buru menutup matanya agar cepat tidur


    **


   Esoknya

Flower shop

" Ini cantik kan ya bunga nya? " Kata karina

" Iya cantik... "  Jawab Jevano

" Gue mau ini deh " Kata karina lalu mengambil beberapa tangkai bunga

" Gue mau ini deh " Kata karina lalu mengambil beberapa tangkai bunga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
eye to eye Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang