28. paling beruntung

529 38 0
                                        

" nggak bisa nggak bisa, kalian aja yang undur
karina tetep harus syuting hari ini " ujar Nyx

" nggak bisa katanya " kata Jevano
" masa? " tanya karina, ia langsung murung mendengar nya

" kalo gitu bisa di undur ke sore aja nggak? kita jalan jalan nya nggak bakalan lama jadi nanti sore gue janji karina bakalan syuting " usul Jevano

" iya deh nanti gue atur lagi, yaudah sana have fun" kata Nyx kemudian ia menutup panggilannya

" boleh? " tanya karina
Jevano mengangguk

" yess!! kalo gitu aku siap siap ya" karina beranjak dari tempat tidurnya dan hendak pergi ke kamar mandi namun Jevano menghalangi langkah nya

" ada yang dilupa nggak? " tanya Jevano

" hmm? apa ya? " tanya karina pura pura berpikir kemudian ia terkekeh seraya mengecup pipi Jevano

" kalo nggak diingetin pasti lupa " ucap Jevano dengan nada kesal nya

" bukan gitu, ini kan lagi buru buru sayang " jelas karina

" yaudah awas, kamu kok masih ngalangin aku sih?" ujar karina , berusaha untuk melewati Jevano yang terus menghalangi nya " jail banget astaga " protes karina

" buru buru banget, mau kemana sih? " tanya Jevano

" mau mandi lah, kan kita mau jalan jalan! ini kalo kamu ngalangin terus kita waktu buat jalan jalannya jadi sebentar loh! " kata karina

" mandi? sendirian aja? nggak bareng kayak kemarin? " ujar Jevano membuat pipi karina memerah hampir seperti tomat

" dih! awas ga? " karina buru buru berlari dan akhirnya ia berhasil kabur.

𓂃 𓈒𓏸

setelah perjalanan yang ternyata tidak begitu jauh, keduanya sampai di tempat pemakaman

karina tidak bertanya apapun , ia yakin Jevano membawanya kemari bukan tanpa alasan.

kemudian keduanya bersimpuh didepan makam " Ruth autumn geory "

" ini nenek aku " jelas Jevano

karina tersenyum dan menaruh sekuntum bunga mawar yang dibeli Jevano tadi diatas makam tersebut

" kamu tau kenapa aku bersikeras buat menikahi kamu? " tanya Jevano
karina menggelengkan kepalanya tanda tak tahu

" karena itu permintaan nenek, setelah nenek meninggal itu hampir setiap malam aku mimpi tentang kamu karena kamu adalah permintaan nenek " jelas Jevano

" awalnya aku gak kenal sama sekali sama kamu, aku tau kamu melalui isu isu yang lewat aja
tapi karena nenek yang minta , aku belajar buat mencintai kamu dari awal saat aku pertama kali liat foto kamu. dan sampai sekarang kamu bentuk permintaan yang paling indah . " jelas Jevano membuat bulir air mata karina menetes begitu saja
Jevano kemudian memeluk istrinya tersebut dan menggenggam tangan nya erat

" nek ini karina , kita udah akur sekarang " jelas Jevano

" terimakasih nek , karena nenek aku jadi punya suami yang best banget " ucap karina

" karina juga istri yang best " timpal Jevano

" kamu lupa? sebelum ketemu kamu , aku kan problematik. aku inget banget ucapan kamu waktu itu kayanya aku serem soalnya setiap hari deket sama cowok, setiap minggu ganti pacar " ujar karina

" iya itu dulu ,sekarang kan cuma Jevano " Jevano menyeka air mata karina

" pokoknya, nek makasih banyak yaa i love him so much " kata karina

eye to eye Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang