" nggak bisa nggak bisa, kalian aja yang undur
karina tetep harus syuting hari ini " ujar Nyx
" nggak bisa katanya " kata Jevano
" masa? " tanya karina, ia langsung murung mendengar nya
" kalo gitu bisa di undur ke sore aja nggak? kita jalan jalan nya nggak bakalan lama jadi nanti sore gue janji karina bakalan syuting " usul Jevano
" iya deh nanti gue atur lagi, yaudah sana have fun" kata Nyx kemudian ia menutup panggilannya
" boleh? " tanya karina
Jevano mengangguk
" yess!! kalo gitu aku siap siap ya" karina beranjak dari tempat tidurnya dan hendak pergi ke kamar mandi namun Jevano menghalangi langkah nya
" ada yang dilupa nggak? " tanya Jevano
" hmm? apa ya? " tanya karina pura pura berpikir kemudian ia terkekeh seraya mengecup pipi Jevano
" kalo nggak diingetin pasti lupa " ucap Jevano dengan nada kesal nya
" bukan gitu, ini kan lagi buru buru sayang " jelas karina
" yaudah awas, kamu kok masih ngalangin aku sih?" ujar karina , berusaha untuk melewati Jevano yang terus menghalangi nya " jail banget astaga " protes karina
" buru buru banget, mau kemana sih? " tanya Jevano
" mau mandi lah, kan kita mau jalan jalan! ini kalo kamu ngalangin terus kita waktu buat jalan jalannya jadi sebentar loh! " kata karina
" mandi? sendirian aja? nggak bareng kayak kemarin? " ujar Jevano membuat pipi karina memerah hampir seperti tomat
" dih! awas ga? " karina buru buru berlari dan akhirnya ia berhasil kabur.
𓂃 𓈒𓏸
setelah perjalanan yang ternyata tidak begitu jauh, keduanya sampai di tempat pemakaman
karina tidak bertanya apapun , ia yakin Jevano membawanya kemari bukan tanpa alasan.
kemudian keduanya bersimpuh didepan makam " Ruth autumn geory "
" ini nenek aku " jelas Jevano
karina tersenyum dan menaruh sekuntum bunga mawar yang dibeli Jevano tadi diatas makam tersebut
" kamu tau kenapa aku bersikeras buat menikahi kamu? " tanya Jevano
karina menggelengkan kepalanya tanda tak tahu
" karena itu permintaan nenek, setelah nenek meninggal itu hampir setiap malam aku mimpi tentang kamu karena kamu adalah permintaan nenek " jelas Jevano
" awalnya aku gak kenal sama sekali sama kamu, aku tau kamu melalui isu isu yang lewat aja
tapi karena nenek yang minta , aku belajar buat mencintai kamu dari awal saat aku pertama kali liat foto kamu. dan sampai sekarang kamu bentuk permintaan yang paling indah . " jelas Jevano membuat bulir air mata karina menetes begitu saja
Jevano kemudian memeluk istrinya tersebut dan menggenggam tangan nya erat
" nek ini karina , kita udah akur sekarang " jelas Jevano
" terimakasih nek , karena nenek aku jadi punya suami yang best banget " ucap karina
" karina juga istri yang best " timpal Jevano
" kamu lupa? sebelum ketemu kamu , aku kan problematik. aku inget banget ucapan kamu waktu itu kayanya aku serem soalnya setiap hari deket sama cowok, setiap minggu ganti pacar " ujar karina
" iya itu dulu ,sekarang kan cuma Jevano " Jevano menyeka air mata karina
" pokoknya, nek makasih banyak yaa i love him so much " kata karina
KAMU SEDANG MEMBACA
eye to eye
Fiksi RemajaPernikahan adalah hal yang tidak pernah sekalipun terbesit di dalam dalam benak karina. Namun lelaki itu datang membujuk nya agar mau menjalankan 'pernikahan kontrak' " Dalam pernikahan kontrak ini lo boleh pilih 5 tahun atau selamanya, artinya ga...
