Waktu terus berlalu, menorehkan jejak indah dalam setiap lembaran hari. Karina, yang dulu begitu lekat dengan hingar bingar dunia hiburan, kini semakin menemukan kedamaian dalam pelukan rumah tangganya. Dengan perlahan tapi pasti, ia mulai mengurangi aktivitas di panggung hiburan, sebuah keputusan yang disambut hangat oleh para penggemar setia.
Lima tahun sudah pernikahannya dengan Jevano bersemi. Sebuah pencapaian yang patut disyukuri. Namun, di balik kebahagiaan itu, tersimpan sekelumit kisah pilu. Tepat pada hari yang sama, sekitar 4 tahun silam, kedua orang tua Karina menghembuskan napas terakhir. Meski luka di hatinya belum sepenuhnya sembuh, Karina kini telah mampu bangkit dan menemukan titik bahagianya. Ia belajar untuk merelakan dan menikmati setiap detik yang berlalu,
Di bawah langit biru cerah, Karina menaburkan sepalung bunga di pusara orang tuanya yang tercinta. Setelahnya, mereka menuju restoran kecil nan nyaman di kaki bukit. Sembari menikmati semangkuk sup iga hangat, Karina mencurahkan isi hatinya "Kemarin tuh, aku udah bilang berkali-kali ke Nyx kalau aku lagi enggak mau ambil proyek film baru. Tapi mereka maksa banget, padahal Nyx udah bantu ngomong juga! Kesel banget sih, apa enggak ada aktris lain yang lebih cocok?" celoteh karina
Jevano tersenyum simpul, lalu menyuapi istrinya. "Makan dulu, sayang. Nanti dingin."
Karina mengangguk sambil mengunyah. Sambil berpikir sejenak, ia bertanya, "Gimana kalau aku blokir aja nomor-nomor orang dari entertainment itu?"
Jevano menanggapi, "Kalau mereka udah ganggu banget dan enggak bisa diajak ngomong baik-baik, enggak ada salahnya kok kamu blokir." kata Jevano
"Oh iya, semalam aku mimpi ," Karina memulai ceritanya dengan mata berbinar.
"Mimpi apa, sayang?" tanya Jevano lembut, perhatiannya tertuju sepenuhnya pada istrinya.
"Aku mimpi ketemu Papa sama Mama. Mereka senyum ke aku, kayak lega banget gitu. Terus mereka bilang kalau mereka bahagia karena ada kamu yang selalu jagain aku. Pokoknya, mereka senang banget," cerita Karina dengan sumringah
Jevano tersenyum hangat, lalu mengelus lembut rambut Karina. "Kalau gitu, berarti mereka udah bahagia di sana. Aku bersyukur banget kalau mereka percayakan aku bisa jagain kamu " jawab Jevano tulus.
Jevano tiba tiba teringat neneknya
tepat setelah Jevano menikahi karina ia juga bermimpi semacam itu, ia bermimpi bahwa neneknya sangat lega karena Jevano menepati janjinya untuk menikahi karina dan menjaga sekaligus menyayanginya sepenuh hati.
Jevano sungguh ingin berterimakasih pada neneknya yang mengarahkan Jevano kepada karina dan akhirnya bisa bahagia hingga kini.
────୨ৎ────
KAMU SEDANG MEMBACA
eye to eye
Genç KurguPernikahan adalah hal yang tidak pernah sekalipun terbesit di dalam dalam benak karina. Namun lelaki itu datang membujuk nya agar mau menjalankan 'pernikahan kontrak' " Dalam pernikahan kontrak ini lo boleh pilih 5 tahun atau selamanya, artinya ga...
