Pernikahan adalah hal yang tidak pernah sekalipun terbesit di dalam dalam benak karina.
Namun lelaki itu datang membujuk nya agar mau menjalankan 'pernikahan kontrak'
" Dalam pernikahan kontrak ini lo boleh pilih 5 tahun atau selamanya, artinya ga...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setibanya mereka, Nyx dan Eury sudah lama menunggu di depan pintu bandara, begitu juga dengan Logan yang siap menjemput dengan mobil.
"Karinn," ucap Nyx dan Eury langsung memeluk Karina erat. Keduanya sangat terharu hingga hampir menangis.
"Lebay deh," ujar Karina. "Ayo, gue sudah beli sate maranggi dan soto, terus ada martabak juga. Semuanya sudah siap di rumah lo," kata Eury.
Selama Karina dan Jevano di luar negeri, selain bibi yang merawat dan menjaga rumah, Nyx, Eury, dan Logan juga sering mampir ke rumah Karina untuk memastikan rumahnya baik-baik saja.
"Ya ampun, ini di sini ada bayi? ponakan gue? " ucap Eury sambil terus mengelus perut Karina. "Jev, apa kabar?" ucap Nyx menepuk pundak Jevano. "Baik, selama ada karina gue pasti baik baik aja lah" ujar Jevano " stop bucin depan gue jir "
***
"Waaah!" Soto ayam, sate maranggi, martabak, rendang, dan semua makanan yang Karina inginkan tertata rapi di meja makan rumahnya. Karina sampai kagum dan langsung mencicipi soto ayam setelah sekian lama.
"Pesta kecilnya sekarang saja ya, Rin, mumpung belum sore juga nih," usul Nyx. "Pada penasaran ya ini keponakannya perempuan atau laki-laki?" ujar Karina kemudian menatap Jevano. "Sekarang saja, Jev?" tanya Karina, lalu Jevano mengangguk. "Boleh" ucapnya.
"Yaudah ayo duduk semuanya, mending makan dulu sambil ngobrol, nah habis itu baru kita kasih tahu," kata Karina. Nyx, Eury, dan Logan langsung duduk rapi setelah mendengarnya. Mereka pun ikut makan bersama. "Coba kalian tebak dulu ini perempuan atau laki-laki?" tanya Karina. "Laki-laki!" ucap Logan. "Kenapa tuh?" tanya Jevano. "Gapapa, kan biar berkawan sama gue. Kalau laki-laki, gue beliin mobil Ferrari deh," ucap Logan. "gue screenshot ya omongan lo, Logan," kata Jevano. "kalo gue apa aja senang yang penting dua-duanya sehat, tapi kayaknya perempuan soalnya lo sering pakai baju pink yang gemes gemes gitu," ucap Eury. "Feeling gue sih ini laki-laki, tapi apapun itu yang penting sehat," ucap Nyx. "Kita kasih tahu sekarang supaya kalian ada waktu buat prepare hadiahnya ya, apalagi Logan yang barusan udah nentuin mau kasih mobil kan?" kata Karina. "Ya kan kalau itu laki-laki," timpal Logan. "Yap, this is baby boy," kata Karina dan Jevano bersamaan. "Yeayy!!!" Eury dan Nyx sama-sama bersorak senang, sedangkan Logan menggaruk dahinya. "Siapa tuh yang barusan udah janji beliin mobil?" sindir Nyx. "Ya Tuhan, cicilan mesin cuci aja belum beres," ucap Logan.