Chapter 7 : Black Car Mysterious

4.1K 159 0
                                        

Choco perlahan memejamkan matanya saat Adrian terus berbicara dari balik pagar kandang. Entah mengapa, anak laki-laki itu selalu merasa macan tua tersebut mengerti setiap perkataannya. Mungkin karena Choco adalah salah satu hal yang paling sering diceritakan Olivya ketika membahas Madrick. Atau mungkin karena hewan itu sudah berada di mansion jauh sebelum dirinya cukup besar untuk mengingat banyak hal.

"Aku ketemu Daddy beberapa hari lalu, tahu."

Choco hanya menggerakkan ekornya pelan.

"Dan Daddy janji bakal pulang."

Adrian tersenyum sendiri saat mengingat janji kelingking yang mereka buat di Castle Midleton. Senyum itu bertahan beberapa saat sebelum perlahan memudar. Ia kembali teringat pada pertanyaan yang terus mengganggunya beberapa hari terakhir.

Kalau Daddy ingin pulang, kenapa belum pulang?

Pertanyaan itu lagi.

Selalu pertanyaan yang sama.

Dan tidak pernah ada yang memberikan jawaban yang benar-benar memuaskan.

"Ian."

Suara Jon membuat Adrian menoleh.

"Hm?"

"Ayo masuk. Sebentar lagi malam."

Adrian mengangguk patuh. Ia melambaikan tangan ke arah Choco terlebih dahulu sebelum berjalan mengikuti Jon menuju mansion. Langit di atas mereka mulai berubah warna. Matahari perlahan tenggelam di balik pepohonan tinggi yang mengelilingi area belakang rumah.

Begitu memasuki ruang makan, aroma makanan langsung menyambut mereka. Beberapa maid terlihat sibuk menata hidangan di atas meja panjang. Olivya berdiri di dekat sana sambil memeriksa satu per satu makanan yang akan disajikan malam ini.

"Mama lapar."

Olivya terkekeh.

"Barusan juga bilang lapar."

"Karena memang lapar."

"Kalau begitu cuci tangan dulu."

Adrian berlari menuju wastafel tanpa membantah. Zakira yang melihatnya hanya tersenyum geli. Rumah yang biasanya terasa terlalu besar dan sunyi kini menjadi lebih hidup dengan kehadiran cucu dan cicitnya.

Tidak lama kemudian mereka semua duduk mengelilingi meja makan. Suasana hangat perlahan memenuhi ruangan. Jon menceritakan beberapa kejadian lucu yang ia alami dalam perjalanan. Zakira beberapa kali menertawakan cerita suaminya sendiri. Bahkan Olivya yang biasanya terlihat tenang ikut tertawa.

Adrian menikmati pemandangan itu.

Ia menyukai saat semua orang berkumpul seperti ini.

Karena biasanya mansion terasa terlalu sepi.

Namun di tengah obrolan yang berlangsung, telinganya menangkap sesuatu.

"Kapan Mad menghubungimu terakhir kali?"

Pertanyaan Jon membuat suasana sedikit berubah.

Tidak banyak.

Hanya sedikit.

Namun Adrian menyadarinya.

Olivya yang semula tersenyum tampak berpikir beberapa detik sebelum menjawab.

"Sudah cukup lama."

"Kamu yakin dia baik-baik saja?"

"Aku yakin."

Jawaban itu terdengar cepat.

Terlalu cepat.

Adrian menatap ibunya diam-diam.

THE CASES OF ADRIANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang