Jinyoung, Minkyu, dan Hyunjin kembali ke tenda. Jongin menghampiri Hyunjin, Jinyoung kembali ke tenda dimana Jihoon masih istirahat, dan Minkyu kembali ke tendanya.
"Gimana?" Tanya Jongin, Hyunjin tersenyum, "aku udah baikan sama Jinyoung." Ucap Hyunjin, Jongin menghela napas. "Kamu udah mendingan?" Tanya Hyunjin, "udah kok." Ucap Jongin, "syukurlah." Ucap Hyunjin.
Di lain tempat Jinyoung udah didalam tenda kesehatan, tadinya ada Hyeongjun tapi karena ini masalah pribadi jadi dia ngundurin diri. "Hoonie." Panggil Jinyoung, Jihoon tidak menyahuti. "Maafin aku. Aku tau aku salah ngebentak kamu, aku kelepasan emosi karena aku... Aku khawatir sama kamu." Ucap Jinyoung nunduk untuk menahan tangisnya.
Jihoon yang melihat tingkah Jinyoung terenyuh. "Aku udah baikan sama Hyunjin, kita udah sama - sama minta maaf. Tapi, aku bingung nanti jelasin ke bunda gimana. Mana Ung memutuskan buat ga lanjutin kegiatan ini. Aku takut bunda kamu marah, dan kita ga boleh sama - sama lagi, karena aku ga becus jagain kamu." Lirih Jinyoung.
'Really? Diberentiin, padahal baru sampe' -pjh
"Jinyoung." Panggil Jihoon, Jinyoung langsung menatap Jinyoung. "Aku juga salah disini, udah bikin kamu dan yang lain khawatir. Aku Minta maaf." Ucap Jihoon, Jinyoung menghampiri Jihoon. "Kamu ga salah, ini salah aku yang ga bisa jagain kamu." Ucap Jinyoung sambil mengelus pipi Jihoon. "Udah, kita sama - sama salah, dan udah terjadi juga. Sekarang kita ke Ung buat lanjutin acaranya." Ucap Jihoon.
"Kamu serius? Tapi kamu tau Iwoong gimana kan?" Tanya Jinyoung, "aku tau, makanya sebelum malam kita harus diskusi sama dia dan panitia." Ucap Jihoon, Jinyoung mengangguk. Mereka berdua keluar tenda dan menghampiri Euiwoong dan panita lainnya.
"Hoonie!" Ucap Hyungseob menghampiri Jihoon dan memeluknya. "Udah mendingan?" Tanya Hyungseob, "udah kok." Ucap Jihoon, "Hoon gw dah panik tau ga, pas lo ilang." Kata Woojin. "Maafin bikin kalian semua panik." Kata Jihoon. "Oh iya hoon, malam ini udah mulai nyalain api unggun dan abis itu kita pulang." Ucap Euiwoong.
"Ung, gw mau diskusi. Kan baru juga sampe masa kita harus selesaiin acaranya sih? Kan namanya bukan kemping." Ucap Jihoon, "gw takut kejadian yang sama ke lo lagi Hoon." Ucap Euiwoong, "tenang, kalau ada kegiatan malam gw ga ikut deh. Tapi, kita harus lanjutin acaranya. Kasian yang udh bawar mahal - mahal buat ikut kemping." Ucap Jihoon
"BETUL!" teriak Samuel dari kejauhan dan menghampiri yang lain. "Lo kan bukan panita Sam." Ucap Woojin, "walaupun gw bukan panita, gw perwakilan yang ikut harus ngusulin aspirasi dong." Ucap Samuel, "Lu kira demo apa? Pake aspirasi segala." Ucap Guanlin yang dari tadi diam.
"Ye, gapapa dong. Yakan Hoon?" Ucap Samuel, "iya dah." Kata Jihoon, "gw setuju sama usulan Jihoon." Ucap Daehwi, "sama gw juga." Ucap Woojin, "jadi gimana ung?" Tanya Hyungseob. Euiwoong berfikir, tapi usulan Jihoon juga bagus sih. "Ya udah kita lanjutin acaranya, tapi dengan syarat. Jihoon dan Jongin jangan ikut kegiatn malam. Gw ga mau gara - gara Jihoon maupun Jongin kena kejadian tadi terus berimbas semuanya, keputusan gw jadi sia - sia." Ucap Euiwoong, Jihoon langsung memeluk Euiwoong, "makasih." Ucap Jihoon, "sama - sama." Ucap Euiwoong membalas pelukan Jihoon.
"Jangan lama - lama pelukannya." Ucap Jinyoung, "benar!" Seru Haknyeon yang entah dari mana dia muncul.
^^
Semua murid berkumpul di tengah, "Gw sebagai ketua pelaksana dan para pantia telah berdiskusi, bahwa kita akan melanjutkan kemping ini." Ucap Euiwoong. "YEAYYYY." teriak semua murid, "DENGAN SYARAT! JIHOON DAN JONGIN TIDAKBOLEH MENGIKUTI KEGIATAN MALAM, DAN JIKA MERASA KURANG SEHAT JANGAN DIPAKSAKAN MENGIKUTI KEGIATAN. KITA MENJAGA AGAR KEJADIAN KEMARIN RIDAK TERJADI KEMBALI. JELAS?!" ucap Euiwoong lantang.
"JELAS!" teriak yang lain, "kalau begitu persiapkan sesuai kelompok masing - masing untuk makan malam dan melanjutkan kegiatan kita yang tertunda." Ucap Woojin. Semua kembali ke tendanya masing - masing. "Bentar gw pen nanya." Ucap Hyunjin menghampiri para panitia, "tanya apa?" Tanya Woojin.
"Itu usulan siapa?" Tanya Hyunjin, "usulan bini gw." Ucap Jinyoung dingin, "wes nadanya biasa aja dong dek, lu tuh suka lupa keberadaan abang lu." Ucap Hyunjin, panitia saling menatap. "Gw bilang cukup ya cukup, bisa ga kalian ga usah berantem." Ucap Minkyu yang tiba - tiba muncul. "Siapa yang ngajak berantem." Ucap Jinyoung santay, "nah iya." Ucan Hyunjin.
Minkyu hanya menatap kedua kakaknya dan menghela napas. "Dah mending kalian balik dah, kali aja ada perlu di bantuin sm kelompok kalian." Ucap Euiwoong. Mereka bertiga kembali ke tendanya masing - masing. "Gw heran sam tu h tiga bersaudara, ga ada habisnya buat berdebat." Kata Hyungseob, "sama gw juga." Ucap Daehwi.
>>>>>> Pasangan yang tertukar <<<<<<<
"Kegiatan kali ini, adalah games. Setiap kelompok nanti memilih anggota siapa aja yang mengikuti games ini." Ucap Euiwoong, "Games nya apa aja ka?" Tanya Dongpyo, "Gamesnya, ada naga, batu guntinh kertas, loba sarung, pecahin balon, main ulahup. Sebenarnya masih banyak, tpi kita pilih games untuk hari ini karena tidak memungkinkan semuanya di lakukan, sisa gamesnya dilakukan di hari selanjutnya." Ucap Woojin.
"Sekarang waktunya diskusi untuk pemilihan pemain selamaa 10 menit. Dimulai sekarang!" Ucap Euiwoong. Setiap kelompok sudah mulai berdiskusi.
Di kelompoknya Jihoon, "permainan naga kita harus ngatur strategi." Ucap Samuel, "iya, yang buat main sarung siapa?" Tanya Jihoon, "Samuel aja, dia pendek." Ucap Hyunjin, "anjirr gw masih tinggi di banding Jihoon yaa." Ucap Samuel, "apa lo bilang?!" Sarkas Jihoon, "udah sih ga usah debat, gimana yg karung Samuel, terus yg balon Jihoon, yang ulahup gw, batu gunting kertas Hyunjin sama Jongin." Ucap Guanlin, "okay." Disautin semuanya.
Dilain tempat, "yang main karung siapa?" Tanya Daehwi, "Minkyu aja." Ucap Jinyoung, "ga, ribet main karung." Kata Minkyu, "ye anjirr demi kelompok juga lu." Ucap Jinyoung, "gw bilang ga mau, ya ga mau, ngapa lu maksa sih." Ucap Minkyu kesal. "Udah ga usah debat, gw yg nentuin. Gw karung, Hyungseob balon, Seonho sama Jinyoung batu gunting kertas, ulahup Minkyu... "
"G-"
"Ga ada penolakan!" Ucap Euiwoong jelas, semua menuruti takut di uk sm Euiwoong.
Di tempat Woojin, "jadi gimana?" Tanya Eunwoo, "apanya?" Tanya Woojin, "ya pembagiannya lah kunyuk." Ucap Haknyeon, "ya mana gw tau." Ucap Woojin, "lu pada ga ada yang mikir anjir. Dah gw tentuin aja." Ucap Daehwi, "Eunwoo ulahup, gw mecahin balon, Haknyeon sama Woojin batu gunting kertas, Hyeongjun sarung. Dan ga usah pada komen." Ucap Daewhi
>>>>>> Pasangan Yang Tertukar <<<<<<<
TBC
HAII GUYSSS
UPDATE NIHH
MASIH ADA PENGHUNINYA GA SIH?
GIMANA KABAR KALIAN SEHAT? BAHAGIA GA? GIMANA HUBUNGAN KALIAN? MOGA LANGGENG YAAA
MIANHAE... BARU BISA UP LAGII
MAIN TUA SRMESTER MAKIN STRESS JADI TIDAK SEMPAT UNTUK UPDATE...
SO, MAKASIH BUAT YG UDH BERTAHAN DI SINI, MAKASIH JUGA YG UDH SPETIN BACAAA
SEE YOU NEXT CHAP
19 FEB 2023
@winkngingie
KAMU SEDANG MEMBACA
Pasangan yang Tertukar
FanfictionKehidupan dimana Jinyoung harus sabar menghadapi adik nya si Minkyu yang selalu salah membawa pacar orang. Dan Jihoon hanya bisa pasrah kalau Minkyu, adik Jinyoung itu membawa dia kemana - mana. serta Hyeongjun yang selalu sabar melihat tingkah paca...
