Bagas, jefan, graziel
Masih di sekolah dasar di daerah jogja bahwa pada saat itu bagas berumur 12 menduduki kelas 6 sekolah dasar. Begitupun dengan jefan yang menduduki kelas 4 dan graziel menduduki kelas 2 sekolah dasar
Mereka bertiga berada di satu sekolahan yang sama, kehidupan mereka bertiga berada di jogja cukup bahagia dengan sang papi yang rela pindah ke jogja ikut dengan mami. Karena memang mami itu berasal dari yogyakarta
Sebelum jonathan pindah ke jogja dia itu tinggal di jakarta, bersama kedua orang tuanya. Papi di ajari agar kelak dia bisa mewarisi bakat ayahandanya. Yaitu keahlian dalam menembak, membantai dan menaklukkan musuh, semua keahlian itu jonathan dapatkan dari ayahandanya yang bernama gabriel vanno ravindro
Anak dan berserta keluarga adrianna yang berada di jogja sudah mengetahui bahwa dia adalah seorang mafia di jakarta, suatu hari dia mendapatkan tugas dari ayahnya untuk menemukan seseorang yang ayahnya incar, di daerah jogja. Lalu tanpa sengaja jonathan bertemu dengan adrianna yang berumur 16 tahun, dia terpikat, terpesona bahkan jatuh cinta pada pandangan pertama
Seiring berjalanannya waktu, mereka mulai dekat dan akhirnya adrianna hamil anak jonathan di umur 16 tahun. Jonathan dengan sifat tanggung jawab nya langsung ke rumah adrianna dan melamar keesokan harinya. Seminggu kemudian acara pernikahan mereka berlangsung dengan lancar walaupun tidak ada satu pun keluarga jo yang datang ke jogja untuk menghadiri pernikahannya
Sampai mereka mempunyai anak tiga, jonathan sama sekali belum bertemu dengan sang ayah bahkan dia tidak mengabari jika dia berada di jogja dan sudah berkeluarga. Jonathan takut jika dia pulang ke jakarta dan membawa keluarga nya, maka ayah dan ibu menolak mentah mentah dan mengusir keluarganya
Jonathan tidak mau itu terjadi!
Sekarang pukul 14.00 dan waktunya dia menjemput anak anak nya ke sekolah. Sebenarnya graziel sudah pulang sedari tadi jam 11 karena dia masih kelas dua, beda dengan abang abang nya yang pulang pukul 2 sore. Graziel memilih untuk menunggu di ruang tunggu ber ac yang ada di sekolahnya, selama istirahat jefan dan bagas bergantian menemui adiknya di ruang tunggu
Waktunya pulang tiba mereka bertiga berjalan bersama, menuju ke luar sekolah untuk menunggu ayahnya menjemput. Selama berjalan ke luar sekolah, jefan dan bagas menggandeng graziel yang berada di tengah mereka. Setelah sampai di luar sekolah, mereka duduk di kursi yang sudah di sediakan
Selama menunggu, tidak sengaja graziel melihat tukang es krim yang sedang berhenti di dekat mereka. Lantas graziel abangnya
" Mas, el mau es krim" panggil graziel, ingat mereka sejak kecil berada di jogja jadi masih menggunakan logat jawa, kecampur bahasanya
" Mana to es krim el? mas ndak liat" jawab bagas berpura pura tidak melihat tukang es krim. Agar tidak membelikan adiknya es krim karena dia tidak punya uang, mungkin?
" Itu lho mas yang deket pos satpam" jawab el
" Jef, kamu liat ndak?"
" Endak ig, mana to el tukang eskrim me?"
" Aaaa~ mas bagas sama mas jefan jahat! Hiks el mau es krim hiks hiks" rengek el yang membuat kedua masnya panik
" Yowes yowes diem! Mas beliin! Jef jaga adik e"
" Yo yo mas!" Sewot jefan, lalu bagas membelikan eskrim untuk adiknya
Tak berselang lama bagas pun kembali, dengan membawa tiga es krim. Setelah sampai jefan menatap aneh mas nya, yang di liat pun langsung menegur nya

KAMU SEDANG MEMBACA
this is RAVINDRO [Tamat]
Short Storykehidupan keluarga besar ravindro yang penuh suka dan duka. terdiri dari nyonya besar dan tuan besar beserta anak-anak dan cucu cucu nya Intinya rumit, ruwet, mumet Tapi tetap happy kiyowo