🍁🍁🍁🍁
( H-1 pernikahan )
" Hwaaa.. ibuuk.. " rengek aleena di pagi cerah itu
" aleena mimpi kann, masak besok aleena udah mau nikah ajaa" pekiknya seraya mendobrak dobrak meja makan didepannya itu
" iih .. kayak anak kecil aja lho kamu! Pagi pagi udah berisik banget, kasian tuh tetangga nanti pada budeg denger suara kamu" ketus ibu merasa terusik dengan rengekan putrinya itu, yang bagaiamana pun juga akan ia rindukan ketika aleena sudah menikah nanti.
" Hiks...hiks...ibu mah malah nyebelin " gerutu aleena meninggalkan dapur dan pergi mandi dengan ocehan tak jelas nya karena terganggu isak tangis.
Ibu hanya tertawa gemas dan melanjutkan memasak untuk sarapan. Meski kini hatinya sedikit membiru, terpikir bahwa besok putri kesayangannya itu akan menikah dengan seorang pria.
Keringat ,darah dan air mata yang ia tumpahkan untuk membesarkan putrinya itu sejak dulu, dan kini seorang pria bernama zevan raka aiden akan mengambil alih tugasnya dalam membahagiakan Aleena
Inikah saatnya? Saat dimana ia harus merelakan prinya untuk terikat dalam ikatan cinta suci bersama pria pilihan suaminya kala itu
Namun ia sadar, kini putrinya itu sudah besar, tugasnya dalam menjaga aleena telah usai, kini zevan lah yang akan mengemban tanggung jawab untuk menjaga dan membuat aleena bahagia.
ia pasti akan sangat teramat merindukan aleena.
......
Menu sarapan pagi ini cukup istimewa, ibu memasak udang balado kesukaan aleena
Ia ingin membuat suasana hati putrinya itu bahagia di hari sebelum pernikahan nya.
Namun usaha ibu sia sia, aleena masih tampak kesal, gadis itu terus saja memaksa ibunya untuk mengundurkan hari pernikahan.
" Buuk.. plisss.. lagian ga ada bedanya kan kalo mundur satu minggu.. nanti aku juga bakalan nikah , malah aku bisa siapin mental juga kalo satu minggu lagi, daripada cepet-cepet, tapi aku sama zevan belum siap mental nanti yang ada dua hari langsung cerai" gerutu nya memasang wajah memelas
" Ssstt.. gaboleh ngomong begitu! Ucapan adalah doa lho, intinya kamu jalanin aja dulu-" sahut ibu terpotong
" Tapi ibu tahu sendiri kan, zevan gasuka sama aku.. begitu juga sebaliknya.. ibu mau nanti aku di kasarin sama dia abis nikah?!" Bantah nya mengancam ibu
Ibu menghela nafas panjang,
" Aleena sayang,.. yang namanya cinta, itu akan datang dengan sendirinya, ga peduli gimana kesan pertama kalian saat bertemu... Insyaallah seiring berjalannya waktu, kamu dan zevan akan tambah dekat, dan cinta itu akan muncul ..." Nasehat ibu menatap lekat netra putrinya
"... Kamu tahu gak? Ibu dulu punya temen SMA, dia itu buencii banget sama seorang cowok.. dia bilang cowok itu risih, nakal, dekil, pokoknya gasuka aja... Tapi siapa sangka? Pas mereka mulai kenal, mereka jatuh cinta, dan akhirnya menikah ketika lulus .. satu kelas dibikin gak nyangka sama kabar pernikahan itu ... " Sambungnya terkekeh kecil mengingat kenangan itu
Aleena termenung, apakah yang dikatakan ibu nya itu benar? Apa waktu dapat mengubah perasaanya terhadap zevan dari benci menjadi cinta? Namun hanya takdir lah yang tahu jawaban dari pertanyaan nya itu
~~~~~~
Aleena berangkat ke sekolah dengan perasaan bercampur aduk, pikirannya tak bisa lepas dari masalah pernikahan itu.
" Leen, kenapa si lo dari tadi diem aja? Masih ada masalah?" Tanya freeya
Aleena hanya menggeleng, dirinya terlalu malas membalas pertanyaan sahabatnya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
RAKANA
Teen Fiction" Dahulu... Banyak wanita aku anggap cantik ketika pertama kali bertemu , namun setelah lama mengenalnya, mereka menjadi biasa saja di mataku Berbeda dengan dirimu, awalnya kukira kamu hanya wanita biasa, namun setelah aku mengenalmu lebih dalam, ru...
