" Dahulu... Banyak wanita aku anggap cantik ketika pertama kali bertemu , namun setelah lama mengenalnya, mereka menjadi biasa saja di mataku
Berbeda dengan dirimu, awalnya kukira kamu hanya wanita biasa, namun setelah aku mengenalmu lebih dalam, ru...
Kini hari itu telah tiba, Hawa meriah menghiasi rumah mewah itu . Satu persatu kerabat berdatangan menambah hangat suasana disana
Pernikahan itu digelar sederhana karena hanya didatangi oleh kerabat dekat saja.
namun meski sederhana, pernak-pernik dekorasi pernikahan membuat acara sakral itu menjadi terasa sangat megah. Bak pernikahan puteri dan pangeran di suatu kerajaan .
Ini tentu merupakan mimpi aleena sejak dulu, ingin menikah bak di istana negeri dongeng, namun yang membuatnya sedih, sebenarnya aleena ingin di hari bahagia nya itu ia mengundang teman temannya
Tapi apa boleh buat, ini sudah menjadi kesepakatan nya dengan zevan dan keluarganya untuk tetap merahasiakan penikahan mereka dari teman teman di sekolah.
Zevan tampak tampan nan berwibawa dengan jas putih bernuansa agamis,serta peci putih yang dikenakannya semakin menambah decak kagum orang yang melihat wajah tampan nya itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ini gambaran jas nya^^ maaf agak burem:)
Setelah dirasa semua tamu undangan sudah datang, ijab kabul akan segera dimulai, zevan tampak duduk bersiap didepan meja akad, didepannya sudah ada ayahnya, paman aleena yang merupakan adik sepupu david sebagai wali aleena, serta penghulu yang siap menghalalkan hubungannya dengan aleena itu.
Mulut zevan tak hentinya berkomat kamit kecil menghafal kalimat akad yang akan ia ucap sebentar lagi, sesekali ia berdoa agar diberi kelancaran dalam mengucap kalimat itu. Nafasnya berusaha mengatur detak jantung yang sedari tadi berdegup tak karuan.
Setelah penghulu bertanya tiga kali mengenai kesiapan zevan, akhirnya, kini acara ijab kabul akan dimulai
" Tenang ya, pelan pelan aja" halus penghulu itu mencoba menenangkan zevan yang sedari tadi tampak gugup
" Saya nikahkan dan saya kawinkan kamu dengan pinanganmu, Aleena Kana Radiva binti almarhum david baskara , dengan mahar seperangkat alat sholat dan uang sebesar seratus dua puluh lima ribu rupiah dibayar TUNAI"
Zevan menarik nafas panjang, " Saya terima nikah dan kawinnya, Aleena Kana Radiva binti almarhum David Baskara dengan mahar tersebut dibayar TUNAI " pungkas nya dalam sekali nafas tanpa terbata sedikit pun, ia menghembuskan nafas lega.
" Para saksi Sah? " Tanya penghulu kepada para tamu
" SAHH " seru gembira para tamu yang disahuti ucapan hamdalah oleh penghulu.
lisan zevan tak hentinya mengucap syukur karena telah lancar mengucap kalimat yang sedari tadi pagi memenuhi pikiran nya itu.
Papa juan dan mama jiena menatap haru bercampur bangga dengan putra mereka, keduanya meneteskan air mata bahagia melihat putranya kini telah sah menjadi seorang suami.
" Aku sudah menepati janjiku vid,." Batin papa juan tersenyum di sela tangis kecil nya
Kini giliran Aleena keluar untuk menemui zevan dan para tamu undangan, ia menjadi orang yang paling ditunggu oleh kerabat disana karena beberapa dari mereka belum mengenal gadis cantik itu.
Langkahnya menuruni tangga menuju lantai bawah yang telah dipenuhi oleh para tamu itu, dengan didampingi ibu disampingnya.
Aleena tampak menawan mengenakan gaun putih yang terkesan anggun. Rambutnya yang biasanya terurai kini terbungkus rapi oleh kain hijab putih, sungguh cantik.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ujar kagum tak hentinya terucap dari mulut para tamu, tak terkecuali papa juan dan mama jiena.
Sedangkan zevan, matanya tak dapat terlepas memandangi setiap langkah gadis itu menuju tempat duduk di sampingnya. Namun tetap, tatapan itu hanya sebatas rasa kagum akan kecantikan yang aleena miliki , tidak lebih.
Aleena duduk disamping zevan, tanpa aba aba ia mengambil tangan zevan dan mencium punggung tangan berurat yang masih terasa dingin itu.
Tapi ini bukan sepenuhnya keinginannya, melainkan perintah ibu ketika masih di kamar tadi. Mau tak mau ia harus melakukan hal yang kini telah menjadi kewajiban nya itu.
Aleena memang terpaksa, namun hal berbeda dirasakan oleh zevan, mendapati tangannya dicium oleh aleena seperti itu membuat detak jantung nya yang sedari tadi mulai normal kini Kembali berdegup kencang. Ditambah aleena melakukannya secara tiba tiba.
Zevan menatap ke arah ayahnya yang memberi isyarat dengan menunjuk jari nya kearah kening, apa ini artinya zevan harus mencium kening aleena?
Dengan sedikit ragu ia melakukan perintah ayahnya itu, mendekatkan bibir merah mudanya menuju kening aleena yang tertutup ciput ,dan mengecup nya lembut
Aleena membulatkan matanya terkejut, ia yang awalnya membuat zevan salting kini giliran dirinya dibuat salting brutal oleh pria didepannya itu. Kini mereka imbas
Keduanya saling menatap, sama sama tak menyangka dengan apa yang baru saja mereka lakukan. Lalu kompak memalingkan pandangan ke arah lain menandakan bahwa keduanya tengah salah tingkah.
Kerabat yang melihat pasangan pengantin itu hanya dapat berdecak kagum, semua mata tak hentinya menatap keindahan ciptaan tuhan yang satu ini.
'MaasyaAllah' satu kata yang tepat untuk menggambarkan reaksi mereka ketika melihat pasangan yang baru saja mendapatkan gelar halal itu.
Acara berlanjut, mereka membaca doa nikah ,lalu menunjukkan buku nikah. Hingga acara serah terima mahar menutup acara pernikahan hari itu.
~~~~~~
Selesainya acara itu, aleena dan ibunya menginap dirumah papa juan, seharusnya aleena dan zevan langsung pindah ke rumah baru mereka setelah acara selesai tadi, tetapi perut aleena seketika sakit dikarenakan ini adalah hari pertamanya haid sehingga ia meminta untuk menginap dirumah itu terlebih dahulu, baru mereka akan pindah keesokan harinya.
Merasa tak tega, orang tua mereka mengiyakan permintaan aleena itu, mereka tak ingin terjadi apa apa ketika keduanya pindah nanti, mengingat zevan benar benar tidak tahu apapun mengenai hal 'tentang perempuan' itu. Ditambah aleena yang benar benar manja ketika perutnya sakit seperti itu. ia butuh ibu disampingnya untuk meredakan rasa sakit nya . . . . jangan lupa follow sebelum baca^_^ xixixi.. Dan jangan lupa komen ama vote nya juga nguwehehe..
(maap juga klo ada typo² or kalimat gajelas, maklum first time nulis cerita bginian <3)