2 tahun berlalu

708 26 0
                                        

Tania membanting badannya di kasur , pandangan mata tertuju ke langit langit kamar, tak terasa air matanya mengalir ke luar dari kedua bola matanya , dadanya terasa sesak sekali, Tania mengusap air matanya, beranjak dari tempat tidur ke arah kamar mandi mengambil air wudhu , hanya Allah SWT yang dapat menenangkannya saat ini hanya Allah yg setia mendengarkan keluh kesahnya selama ini .

Setelah selesai sholat Tania bersujud dan menangis sejadi jadinya , ia keluarkan beban yang selama ini ia pikul terasa tidak terbendung lagi.

Biarkan seperti ini sebentar saja ya Allah batin tania, maafkan hambamu ya Allah yang selalu datang di saat seperti ini, air matanya terus keluar , dadanya terasa sesak.

Di rasa sudah cukup Tania mengangkat kepalanya dari sujud , hpnya berbunyi, tertera di layar panggilan abigael yang menelponnya. Tania membiarkan hpnya. Ia tidak mengangkat panggilan dari  abigael, Tania sedang tidak ingin di ganggu siapapun saat ini. Beberapa kali panggilan terus masuk ,tapi Tania tetap tidak mengangkatnya.

Tania menoleh ke tembok, tergantung hiasan dinding dari bunga yang sudah mengering. Bunga yg selalu Tama berikan kepada Tania  ketika menjenguknya di rumah sakit. Kembali Tania menangis, kedua tangannya menutupi mukanya. Mas Tama di mana , batin tania lirih.

Dreeed, pesan masuk ke hp Tania . Tania mengambil hpnya,  membuka pesan , tertera di layar abigael yang mengiriminya pesan

Tan , kamu baik-baik aja kan? Aku nitip makanan sama mang aim, habisin , jangan lupa vitaminnya di minum , sama ini ada obat dari bunda , bunda bilang jangan sampe ketinggalan obatnya usahakan di bawa ke mana mana ya. Sehat sehat selalu

Tania mengusap air matanya , lalu membalas pesan abigael

Aku baik baik aja ko El, maaf ya gak keangkat telponnya tadi aku lagi sholat , maksih ya 

Tania bergegas ke luar mengambil bingkisan yg di berikan abigael.

Dari kejadiaan penculikan , terkadang Tania mengalami serangan panik. Traumanya sudah sembuh tapi terkadang ada hal yang mengingatkan Tania kepada kejadian tersebut. Serangan panik (panoc attack )ini lah yang membuat Tania harus membawa obat ke mana mana.

*  *  *

2 tahun telah berlalu , banyak yg terjadi di kehidupan Tania. Seorang Tama yang menghilang begitu saja  , tanpa ada kabar setelah melamarnya.

janji yang di buat Tama untuk menjemputnya pulang dari rumah sakit-pun semuanya hanya janji belaka.

tania sudah berusaha mencari tama, ponsel Tama selalu di luar jangkauan, saat tersambungpun tidak pernah di angkat. pesan Tania tidak pernah di balas , bahkan tidak pernah di baca sekalipun.

Tania mengesampingkan malunya, datang ke barak tempat pertama kali Tania bertemu tama . Tapi hasilnya nihil Tania tidak menemukan sosok seorang aditama mahendra.

Tania sampai mencari alamat tantenyaa tama, ibu nya adel  tapi hasilnya:

"Jadi ini Tania , susternya Adel dulu ya? Begini Tania seorang abdi negara itu terkadang memang seperti itu , bukannya saya menjelekan ponakan saya, tapi jika seorang abdi negara serius kepada kita ia akan bicara langsung kepada orang tua kita, dalam istilah meminta restu orang tua si gadis untuk ia cintai  dan ia jaga selamanya. Tama hanya bilang kepadamu sekali kan dan juga Tania  baru mengenal Tama, jangan karna Tama tampan , Tama terlihat Sholeh lalu kamu percaya begitu saja. Jangan mudah percaya kepada laki-laki apalagi yang baru kamu kenal. Seorang abdi negara jika serius ia akan memperkenalkan anggota keluarganya kepadamu tidak hanya membanggakan kamu kepada teman temannya saja. Jika laki laki serius ia tidak akan menutupi apapun darimu . Dan jika ia serius ia akan selalu mengabarimu meski ia sangat sibuk sekalipun."

Perkataan Tante mas Tama ada benarnya , mungkin di sini Tania terlalu kegeeran. Seorang abdi negara pun pasti akan memilih wanita yg luar biasa bukan. Memang tidak semuanya, terkadang ada seorang abdi negara menerima dengan sepenuh hati si wanita tapi kebanyakan mereka memilih. Sebab apa ? Karna seorang abdi negara tidak ingin merasa kwatir saat pergi bertugas, meninggalkan keluarganya.

Beberapa bulan  kemudian dari tama yg menghilang begitu saja, Tania di kejutkan dengan kabar meninggal riya, menambah pilu hatinya

Kembali ke silsilah keluarga Tania.

Tania punya 3 adik : pertama Akram dan terakhir kembar riya' dan raya.

Setelah kepergian riya datang kembali masalah yang di buat akram. adik laki laki yg ia harapkan bisa merubah semuanya. Malah masuk dunia gelap. Akram sering ikut balapan liar, gabung dengan geng geng gak jelas. Bahkan Tania pernah menemukan obat terlarang di jaket Akram yang membuat pertekaran hebat di antara mereka. Pada akhirnya Akram pergi dari rumah.

Uang yang selama ini Tania kumpulkan untuk Akram kuliah terasa percuma. Akram tidak pernah masuk satu kalipun kuliah. Meski begitu Tania tetap sayang Akram.

Rasanya Allah menimpa cobaan yang bertubi-tubi. Jika hati ini buatan manusia mungkin sudah rusak bahkan hancur. Tapi balik lagi ke diri sendiri. Segala cobaan itu berasal dari Allah SWT, maka kembalikan semuanya kepada Allah SWT.

Di balik cobaan pasti ada kebahagian.

 Dia Abdi Negara (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang