Setelah mendapatkan bukti-bukti yang di kirimkan tama. Pejabat PBB mulai mengadakan rapat darurat. Agen FBI, agen CIA, dan agen interpol di tugaskan dalam kasus ini. Tama sendiri menjadi saksi kunci dalam pengadilan internasional, melawan negara-negara yang terlibat dalam pengkhianatan.
Tama mendapatkan tekanan politik yang sangat kuat, dan ancaman yang kemungkinan akan terjadi. ia di sembunyikan untuk sementara waktu sampai kasus ini selesai. Sementara rekan-rekannya yang lain sudah kembali pulang ke negara terlebih dahulu.
Setelah proses yang panjang akhirnya Mahkamah Internasional mulai membuka sidang untuk kasus ini. Tidak hanya penjualan senjata ilegal tapi dalam kasus ini terdapat perdagangan manusia, dan obat obatan terlarang.
Tama menghadapi tekanan besar saat menyampaikan kasusnya di pengadilan internasional. Tapi tidak membuat nyalinya ciut. ia tetap percaya dengan tekatnya bahwa ia akan menang.
Akhirnya pengadilan memutuskan bahwa: negara-negara tersebut bersalah dan harus membayar ganti rugi kepada korban perang. Negara-negara konflik mulai menandatangani perjanjian damai.
Tama merasa lega. Tapi ia masih yakin bahwa ini belum selesai. sifat serakah manusia tidak ada yang tau. Peperangan sangat merugikan. Banyak sekali dampaknya. Tidak ada yang menguntungkan dari perang hanya membawa kepedihan, kesengsaraan, kemiskinan, dan kerugian.
Perdagangan manusia pasti akan terus terjadi. Selagi kurangnya kesadaran. Jangan mudah percaya rayuan, bualan belaka seperti menawarkan pekerjaan di luar negri dengan gaji pantastik tetapi secara ilegal. Tidak ada yang gratis di dunia ini
Perdagangan senjata dan obat obatan terlarang, Pasti akan terus berlanjut. Keuntungan besar membuat siapa saja yang gelap mata tertarik. Hidup bergelimang harta dengan merugikan orang lain. tapi apakah itu membuat mu bahagia? Mungkin iya tapi sebagai manusia apakah pernah memikirkan juga manusia lain? Sedikit saja, walau hanya sedikit simpanlah empati untuk tidak merugikan orang lain. Tapi begitulah manusia tamak, rakus dan serakah.
Kurang lebih 5,8 % pertahun 2023 dari populasi dunia penyalahgunaan narkoba. Mungkin hidupmu sangat berat tapi lihatlah sekitarmu ada yang lebih berat dari dirimu. Dunia ini memang kejam,namun selalu ada kebaikan dan kasih sayang. Terus semangat jangan putus asa apalagi sampai salah jalan
* * *
Sarah menyambut tama dengan bergelimang air mata. Entah kenapa rasanya ia senang sekali. Meski sarah melarang tama, tapi jauh di kubuk hati kecilnya mendukung penuh atas tindakan tama. Ia hanya takut kehilangan tama. Ia susah berjanji pada komandan infantri untuk menjaga tama. Tapi benar yng di katakan mayor Taylor tama bukan anak kecil lagi.
Tama memberikan hormat kepada letnan sarah. Sarah mendekati tama lalu memukul dadanya dua kali
"Kamu selalu membuatku kawatir. " Ujar sarah
" Pulang lah malam ini, aku tidak ingin melihat mukamu lagi." Ujar sarah lalu pergi meninggalkan tama
"Tama...." Mayor Taylor memeluk erat tama
"Sungguh keberanian yang patut di ancungi jempol." Ujarnya lagi
Lalu melepaskan pelukannya
"Terimakasih pak." Ujar tama
"Ayo, aku akan mengantarmu pulang." Ujar mayor Taylor
Tama mengikuti beliau dari belakang
* * *
"Sarah kou masih marah pada tama." Ujar mayor Taylor
Sarah membulak balikan berkas berkas yang menumpuk di meja
"Apa dia sudah berangkat?." Ujar sarah
"Belum, tapi mungkin sebentar lagi ia akan berangkat." Ujar Taylor
"Bagus lah." Jawab sarah
"Kou tidak ingin menemuinya dulu."
"Aku sibuk." Jawab sarah
Mayor Taylor menarik napas pelan
"Ya sudah, jangan lupa buatkan alasan yang paling bagus untuk laporan tama and teh geng." Ujar mayor Taylor sambil berlalu keluar dari ruangan
Malamnya tama terbang kembali ke pangkuan pertiwi. Tugasnya telah usai. Perjuangan yang tidak mudah, jalan yang terjal berhasil ia lewati.
Tama menyender di jendela pesawat, melihat ponselnya, di bukanya galeri hanya ada 2 poto. foto keluarga dan Foto seorang gadis yang sangat ia rindukan.
Sudah 2 taun berlalu. Apakah ia masih sama seperti dulu. Wanita manis, sederhana yang memikat hatinya pada pandangan pertama. Wanita yang selalu mengisi tidur malamnya. Pertemuan yang selalu saja tidak terduga. Apakah ia sudah menikah sekarang? Pasti sudah. Tapi aku ingin melihatnya walau hanya sekali. Kalou dia sudah menikah dan punya anak? Jika anaknya perempuan pasti akan secantik dia. Tapi Kalou laki-laki entahlah mungkin akan mirip ayahnya. Aku sangat merindukannya. Ya allah meski aku tidak dapat memilikinya setidaknya ijinkan aku melihatnya lagi meski hanya sekali
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia Abdi Negara (End)
RomanceTania sabira adalah wanita yg tidak pantang menyerah meski ia sangat ceroboh tapi tania selalu berusaha menutupi kecerobohannya dengan berusahanya pertemuannya dengan aditama mahendra adalah hal tak terduka, tama yg adalah seorang abdi negara. mampu...
