luka yang mengubah

378 12 1
                                        

Tama tersenyum lebar saat melihat tania keluar dari gedung asrama. Tania memakai rok plisket bunga, berpadu baju kaos berwarna biru dan kerudung segi empat yang juga berwarna biru. Sedangkan tama memakai celana panjang hitam, kaos putih di padu dengan kemeja hitam di gulung sedikit

Tama menjemput tania dengan motor vespa kesayangannya. Karna tadi pagi tania mendadak ngechat jangan bawa mobil.

" Mau kemana sekarang?" Tanya tama setelah tania ada di hadapannya

"Lah kan mas yang ngajak jalan jalan." Jawab tania

"Keliling jakarta naik vespa." Jawab tama

"Boleh." Ujar tania

"Tapi panas." Ujar tama

"Mas tama nih aneh, ngajak jalan ko gk ada rencana." Ujar tania

" Kan cuman pengen lama-lama sama tania aja." Ujar tama

Gombal

"Ya udah deh, ke ancol aja." Ujar tania

"Ngeliat laut?" Ujar tama

"Lah terus mau ke mana?" Tanya tania kesal

"Terserah tania, mas ikut aja." Ujar nya sambil tersenyum

"Gini aja deh, Naik LRT atau MRT aja mau gak." Tanya tania

"Tania mau naik itu?" Tanya tama

"Lah terus gimana?"

"Gini deh, nyobain kereta cepat ke Bandung yu." Usul tama

"Mas yang beli tiketnya." Ujar tama lagi

"Cuman nyobain doang? " Tanya tania memastikan

"Iya, tania mau jalan-jalan di bandung?" Tanya tama

"Nggk."

"Udah pernah kebandung emang?." Tanya tama

"Udah, pas daftar kuliah akram." Jawab tania

Ngajakin pergi tapi gak punya tujuan itu memang sering terjadi.
Akhirnya tania dan tama benar benar hanya pergi jala jalan. Mereka mencoba hal baru yang belum pernah di lakuin. Naik MRT dan LRT dari stasiun satu , ke stasiun lain. Naik KAI dari stasiun satu , ke stasiun lain. Nyobain naik kereta cepat arah bandung dan sebaliknya. Emang aga lain pasangan ini.

Sampe tak terasa waktu sudah malam. Peristirahataan terakhir di grand Indonesia.

" Mas masih cuty." Ujar tania di tengah-tengah makan malam.

"Iya." Jawab tama

"Sampai kapan? " Ujar tania penasaran

"Sampe besok." Jawab tama

"Besok berangkat lagi?" Tanya tania. Pantesan ngajakin jalan jalan

"Berangkat kemana?"tanya tama

"Tugas." Jawab tania

"Ya kan mas memang tugas."
Hah maksudnya gimana sih gak ngerti

" Mas, masih tugas di batalion. Belum ada panggilan tugas pesiar lagi." Jawab tama

"Kalou pergi pesiar itu memang lama ya? " Tanya tania

"Tergantung." Jawab tama

" Itu mas sampe tugas 2 taun." Tanya tania

"Itukan tugas PBB." Jawab tama

Tania menyudahi obrolan mereka

"Ada yang mau tania tanyakan?" Tanya tama

"Tidak ada." Jawab tania

"Abis ini maun nonton gak?" Tanya tama

"Pulang aja mas." Jawab tania

 Dia Abdi Negara (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang