kekuatan keluarga

334 11 0
                                        

Tania duduk di tangga lantai 2 tempat anak-anak day care. Ia meng scroll ponselnya.

"Ciee galau." Ujar nasih lalu duduk di depan tania

"Belum ada kabar ya?" Tanya nasih

Tania menggelengkan kepalanya

"Sabar, nanti juga ada." Ujar nasih menenangkan

"Mas tama tugas kemana sih sekarang?" Tanya nasih

"Aku juga gk tau." Jawab tania

"Emang gak di kasih tau ya." Ujar nasih

"Nggk." Jawab tania

"Ibunya mas tama gk ngasih tau juga?" Tanya nasih

"Kalou misi rahasia, gk ada yang tau sih." Jawab tania

"Jadi penasaran, apa sih pangkatnya mas tama di TNI." Tanya nasih

"Gak tau." Jawab tania

"Emang kamu gak nanya tan?" Tanya nasih

"Emang buat apa?" Tanya tania tidak peduli

"Iya sih, Kalou dah cinta mah gk peduli pangkatnya apa." Jawab nasih

"Aku gak ngerti pangkat pangkatnya TNI." Ujar tania

"Sama aku juga gk ngerti." Ujar nasih cengengesan

Dreed.... Ponsel tania berdering

"Mas tama telpon, aku pergi dulu ya." Ujar tania kepada nasih lalu pergi menuruni tangga ke lantai 1

* * *

"Hallo... Assalamu'alaikum?" Ujar tania

"Waalaikumsalam, maaf ya mas baru bisa ngabarin." Ujar tama di sebrang telpon

"Iya gk papa." Jawab tania

"Belum pulang ya." Ujar tama

"Belum, nanti pulangnya sakitar jam 5-an Kalou anak anak udah di jemput ortunya." Jawab tania

Hening sejenak

"Tan, nanti mas telpon lagi ya." Lalu panggilan pun di tutup

Udah gitu doang telponnya.
Tania menari napasnya berat. 3 hari gak ada kabar dari berangkat dinas. Giliran nelpon cuman gitu aja. Berat sekali hubungan sama seorang abdi negara. Ya udah deh

Lalu taniapun kembali ke lantai 2

* * *

"Tipsnya dong bu, biar tania betah LDR." Ujar tania kepada bu hermia

Sepulang dari tk tadi, tania mendapat undangan makan malam di rumah ibunya tama. Dengan senang hati tania menyetujuinya. Calon mertua

"Gak ada tipsnya, yang penting percaya aja. Tentara pasti setia." Ujar ibu sambil menumis bumbu

Tania datang lebih awal setelah sholat magrib. Supaya bisa bantuin masak juga.

"Kalou gak setia?" Tanya tania

"Berarti otaknya udah geser." Ujar ibu sambil tersenyum

"Tama udah ada ngehubungin tania?" Tanya ibu

"Sudah, tadi ada nelpon siang." Jawab tania

"Kenapa, tania nerima mas tama? Padahal kan orangnya jelek. Nyebelin juga." Tanya ibu

"Tania juga gk tau." Jawab tania sambil tersenyum

"Ibu gk nanya mas tama, kenapa milih tania?" Ujar tania

"Ya jelas milih kamu, udah cantik, baik, penyayang apa lagi yang kurang." Ujar ibu

 Dia Abdi Negara (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang