22 - THIS JERK!

45.9K 1.8K 47
                                        

22 – THIS JERK!

Satu hal yang jelas. Jika itu cinta, kau akan tahu sekilas. Kau bisa mengenalinya tanpa bingung. Dan kau akan tahu, siapa orangnya.

 Dan kau akan tahu, siapa orangnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

_____

PULANG DARI tempat menembak—yang ternyata adalah markas organisasi mafia keluarga Jake di Amerika—Nicholas langsung mengajak Vannesya ke rumah sakit untuk membuka jahitan pada lukanya, karena sudah satu minggu dan luka Vannesya sudah kering.

Dokter Julius yang menangani luka Vannesya mengatakan kalau lukanya telah sembuh, akan tetapi memang masih meninggalkan bekas. Dokter Julius memberikan penawaran pada Vannesya, karena melihat bagaimana fisik wanita itu yang terlihat cantik dan berpenampilan menarik. Maka luka bekas seperti ini yang terletak di antara area pinggang dan perutnya jelas merupakan hal yang cukup serius bagi wanita. Apalagi kalau Vannesya ingin memakai pakaian seksi atau minimal crop top, bekas luka itu akan kelihatan.     

Dokter Julius memberi penawaran, apakah Vannesya ingin melakukan operasi agar bekas lukanya hilang dengan cepat, ataukah dia hanya perlu memberikan salep untuk menghilangkannya. Kedua-duanya adalah alternatif yang sudah pasti bisa menghilangkan bekas luka itu. Hanya rentang waktu kapan bekas luka itu hilang perbedaannya.

Vannesya memilih untuk menggunakan salep saja. Ia tidak mau berada di atas meja operasi, sekecil apa pun operasi itu. Lagipula Vannesya sangat jarang menggunakan pakaian yang mempertontonkan bagian perutnya. Sesekali ia memang menggunakan crop top jika pergi ke pantai, selebihnya tidak. Jadi tidak ada masalah baginya kapan bekas luka itu akan hilang.

Karena luka Vannesya sudah sembuh, maka hari ini ia tidak lagi menginap di penthouse Nicholas. Dan lagi Valetta akan pulang hari ini dari Seattle, tidak mungkin ia tidak ada di apartemen jika kakaknya pulang.

Dari rumah sakit Nicholas mengendarai mobilnya ke penthouse. Masih ada beberapa barang Vannesya yang harus ia ambil untuk bawa pulang. Sesampainya di penthouse Nicholas, Vannesya dikejutkan dengan kehadiran seorang pria. Richard Willson yang menunggu mereka di ruang tamu. Pria itu tersenyum ramah melihat kedatangan putranya dan Vannesya.

“Dari kapan Daddy datang?” Dari pertanyaan Nicholas, sepertinya ia juga tidak tahu kalau sang ayah akan datang di kediamannya.

Richard mengangkat sedikit tangannya, melihat jam yang melingkar di tangan kiri. “Sekitar dua puluh menit yang lalu.”

Nicholas hanya mengangguk, kemudian pamit untuk mandi. Tidak tahan menggunakan pakaian yang sama selama berjam-jam. Nicholas meninggalkan Vannesya di ruang tamu bersama Richard.

Sebenarnya Vannesya merasa gabir, dan ingin pamit mengambil barangnya di lantai dua. Akan tetapi Richard Willson menahannya agar tidak beranjak. Vannesya memilih duduk di sofa yang bersebrangan dengan Richard Willson.

ENVELOVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang