21 - SHOOT

44.6K 1.8K 73
                                        

21 – SHOOT

21 – SHOOT

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

_____


SUARA LETUPAN pistol menggema menjadi hal pertama dan utama yang menyambut telinga Vannesya setelah memasuki area khusus yang dibangun oleh keluarga Jake. Area menembak seluas lapangan bola kaki itu dipenuhi oleh banyak orang yang berlatih menembak. Akan tetapi Jake tidak membawanya ke tempat yang sama dengan orang-orang—yang entah harus ia sebut dengan apa—bodyguard, atau orang-orang terlatih yang akan menjadi pengawal keluarga AVES? Yang jelas semua pria yang ada di sana bertubuh kekar dan berwajah sangar.

Sesuai janji yang Vannesya katakan, di hari Minggu ini ia menerima tantangan dari Jake untuk menembak. Sebenarnya Vannesya tidak berniat mengalahkan atau menyombongkan diri dengan berani menerima tantangan semacam ini, ia hanya ingin mencari pengalaman. Kapan lagi ia bisa memegang senjata api dan belajar menembak. Hal-hal anti mainstream yang hanya bisa ia lihat di film-film action, ia akan melakukannya hari ini.

Oh, Vannesya tidak sabar lagi! 

Area khusus tempat berlatih menembak milik keluarga Jake terletak agak jauh dari pusat kota. Bahkan tempatnya harus melewati hutan. Vannesya datang bersama keempat anggota AVES. Nicholas mengatakan kalau dia akan menyusul. Vannesya juga tidak bertanya lebih jauh urusan apa yang sampai membuat Nicholas tidak bisa datang bersama mereka.

Vannesya mengikuti Jake, sambil matanya yang ikut memperhatikan suasana sekitar. Ternyata tidak jauh dari arah tempat menembak yang luas tadi ada bangunan besar. Bangunan itu menyerupai mansion. Kalau Vannesya tidak diberitahu lebih dulu kalau ini adalah area pelatihan khusus, mungkin ia akan mengira kalau tempat ini adalah kediaman keluarga Jake. Daripada terlihat seperti ‘tempat pelatihan’ bangunan ini lebih layak disebut hunian.

Mereka masuk ke bangunan tersebut menggunakan mobil golf. Karena jarak antara lapangan menembak dan bangunan tersebut agak jauh kalau harus berjalan kaki. Lima menit kemudian mobil golf yang dikendarai oleh Jake berhenti di depan bangunan besar tersebut.

Vannesya terpesona melihat bangunan itu dalam jarak dekat. Bangunan di depannya ini terlihat benar-benar seperti mansion yang didesain khusus oleh arsitek ternama. Sebuah tangga permanen menjadi penghubung antara tempat ia berpijak dengan bangunan megah di depannya. Dan setelah naik ke atas, Vannesya bisa melihat dengan jelas ada sebuah tulisan yang terdapat di atas pintu besar yang terbuat dari kayu jati. Tulisan itu dilapisi warna emas.

WIZARD EYES. Adalah tulisan yang ada di atas pintu tersebut. Tulisan yang artinya, ‘Mata Penyihir.’

“Apa yang kau lihat? Ayo masuk.” Leon menyadarkan Vannesya dari rasa kagumnya terhadap bangunan ini.

Jake sudah membuka pintu. Lebih tepatnya ada pengawal yang berjaga di depan sana yang membukakan pintu untuk mereka.

“Apa kalian yakin ini hanya tempat berlatih?”

ENVELOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang