an assassin who falls in love with his target

246 6 0
                                        

Nama aslinya Arkie Samanta Hwan, nama panggungnya Arkie Hwan, ia merupakan idol yang mencapai popularitasnya di usia muda. Di usianya kini 22 tahun ia sudah mendapat banyak penghargaan dari berbagai kategori, mulai dari idol terbaik, album terbaik maupun single terbaik.

Namanya mulai dikenal setelah album debutnya berjudul kiss the darkness dimana berisikan lagu lagu ciptaannya yang luar biasa. Ia merupakan penyanyi solo dengan banyak talenta, seperti menyanyi sebagai vokal, rapper bahkan ia juga bisa menari dengan lihai. Arkie Hwan adalah definisi sempurna seorang idol, ia di juluki king of idol oleh sebagian penggemar idol lainnya.

Hari ini ia baru saja selesai dalam acara fansign yang ia selenggarakan secara gratis bagi siapa saja yang beruntung mendapatkan tiket pada saat pembelian album.

Malam harinya ia bisa bersantai dengan merebahkan diri di kamar kondo newah miliknya.

Tok tok tok

"Tuan bolehkan saya masuk"

Terdengar ketukan pintu diikuti suara lainnya yang membuat Arkie terbangun dari acara rebahannya.

"Masuk aja kak gak dikunci ko"

Seorang lelaki dengan pakaian formal masuk kedalam ruangan Arkie berada. Itu Julian, asisten sekaligus manager yang menemaninya sedari awal menjadi idol.

"Hari ini seluruh kegiatan berjalan dengan baik, selama saminggu kedepan tuan bisa bebas dan sedikit mengistirahatkan tubuh anda"

"Oke, makasi kak sebelumnya"

"Sama-sama, kalo begitu saya permisi. "

Arkie kembali merebahkan tubuhnya, mungkin 15 menit lagi ia akan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

Arkie tinggal sendiri di sebuah kondominium mewah yang ada di kota Buah, sudah terbiasa hidup sendiri dan ia pun tak begitu kerepotan jika hidup sendiri. Hanya saja akhir akhir ini ada yang sering mengirimnya paket yang menurutnya kurang jelas bahkan ia tak paham mengenai isi dari paket-paket tersebut.

Sekitar 15 menit kemudian ia terbangun dan berjalan menuju kamar mandi guna membersihkan tubuhnya yang cukup lengket akan keringat. Tak lama ia keluar dari kamar mandi dengan piyama mandi serta handuk kecil yang tersampir dikepalanya. Ia segera berpakaian karena mendengar ponselnya berdering, setelah menjawabnya ternyata ada paket untuknya yang kini ditinggal di lobi lantai utama.

"Iya nanti saya ambil mbak"

Jawabnya lalu merapikan rambutnya dan mengambil masker untuk turun kebawah dan mengambil paketnya.

Arkie berjalan menaiki Lift lalu menekan tombol satu dimana itu merupakan lantai yang ia tuju, tak lama lift terbuka dan Arkie segera turun untuk menuju tempat barang penitipan.

"Ini paket nya mbak?"

"Iya mas, pengirimnya tidak menyebutkan nama"

"Owalah oke mbak gapapa, makasi. Saya permisi ke atas lagi"

Lalu Arkie kembali menaiki lift untuk sampai di kondo miliknya. Setelah sampai ia membukanya, lalu terduduk di kursi ruang tamu dan mulai membuka paket tersebut, ok sedikit bau amis dan ada surat bertinta merah seperti darah. Arkie hanya menghela nafas kasar, ini paket keempat di minggu ini dan isinya tak beda jauh dari yang saat ini ia buka.

Arkie berjalan menuju kamarnya mengambil kotak-kotak lain yang memiliki warna senada, biru dongker dengan pita merah yang melilitnya.

"Yang pertama paket isi makanan ikan yang basah terus surat ini, yang kedua paket isi kaki ayam dan surat serta pisau lipat, ketiga paket isi hati ayam dan surat serta gunting, terakhir paket isi darah, surat dan...."

[BL] oneshootCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang