35

5.8K 381 50
                                        

_______________________________________

WARNING TYPO BERTEBARAN
HARAP MEMAKLUMINYA
_______________________________________


Mata onix Sasuke hanya memandang tepi jalan dari balik jendela mobil yang dia gunakan, tidak ada sepatah kata yang keluar dari bibir pucat itu dia lebih memilih untuk tenggelam dalam pikirannya yang saat ini sedang bertebangan mencari sosok Naruto.

"Minggu depan kita akan mengadakan rapat dengan investor di london. Apa semua materi sudah siap?" Itachi yang duduk disebelahnya mulai angkat bicara.

"Sudah. Semua sudah di siapkan dan tinggal presentasi di hadapan investor." Ucap Sasuke enggan.

"Aku harap semua sudah di cek ulang dan tidak meninggalkan sedikit kesalahan karena dana investasi proyek ini sangat besar, jangan sampai kita kehilangan peluang ini."

"Bukankah Mr. Minato juga menjadi investor kali ini?" Sasuke kembali membuka suara, dia menatap ke ipad yang sudah di pegang dari tadi untuk memastikan ulang daftar para investor.

"Ya, kau benar.. sebaiknya kita lebih berhati-hati karena Kyuubi adalah mantan tunanganmu dan kita membatalkan secara sepihak, bisa jadi Mr. Minato tersinggung dengan tindakan waktu itu, ditambah lagi pengaruhnya di london sangat besar yang membuat para investor lain jadi segan padanya." Sasuke terdiam, dia membaca beberapa laporan lagi dan seperti memastikan sesuatu.

"Apa keberangkatan tidak bisa dipercepat?"

"Kau ingin aku mati muda? Pekerjaan kita di sini masih menumpuk dan aku harus kerja lembur hampir tiap malam untuk mengerjakan segala hal berkaitan dengan perusahaan.. dan sekarang kau ingin mempercepat urusan kita di sini??? Mati saja sendiri." Itachi mengendus kesal, dia tau semenjak kepergian Naruto Sasuke begitu semakin gila bekerja dia pun merasakan hal yang sama karena setiap kali ada waktu senggang pikirannya akan tertuju pada sosok mungil manis itu.

"Entahlah aku sendiri juga bingung kenapa aku bisa jadi seperti ini." Sasuke meletakkan ipadnya di samping kursi dia menyenderkan kepalanya mencoba merilekskan pikiran agar lebih tenang dan damai.

"Kita pasti akan menemukan keberadaan Naruto dan Menma.." ucap sasuke lagi sambil memejamkan matanya dan mencoba untuk beristirahat sejenak di dalam mobil.

.

Hari-hari terlewat begitu saja tanpa terasa kini mereka telah sampai di London, proyek yang mereka ambil kali ini memiliki keuntungan triliunan bagi perusahaan mereka. Oleh sebab itu mereka berdua tidak boleh melakukan tindakan sembrono dalam presentasi besok, setidaknya mereka telah mempelajari latar belakang masing-masing investor yang ikut terjun dalam rapat besar besok.

"Sudah berapa lama terakhir kali aku berdebar seperti ini.. jujur saja aku sedikit merasa ragu jika kita berhasil meyakinkan para investor untuk menginvestasikan dana mereka ke perusahaan kita.. melihat dirimu tersandung skandal pembatalan tunangan dengan kyuubi, membuatku semakin takut melihat suasana diruang rapat nanti.." Itachi memegangi dadanya sendiri sambil menunjukkan ekspresi yang tidak dapat di deskripsikan.

"Kau jangan seolah semua kegagalan terjadi karena aku. Kau sendiri juga akhirnya terseret arus." Sasuke melangkahkan kakinya memasuki lobby hotel bintang 7.

"Hei.. coba saja jika kau tidak jatuh cinta dengan Naruto mungkin saja saat ini kau tidak akan membatalkan pertunanganmu dengan Kyuubi. Kau dulu yang menyebabkan masalah timbul." Sialnya ucapan Itachi begitu tajam dan fakta membuat Sasuke tidak lagi menjawab dan hanya duduk terdiam di lobby hotel menunggu Kabuto menyelesaikan proses persyaratan Check-in di resepsionis.

"Tuan kamar sudah disiapkan tuan bisa langsung menuju ke kamar." Kabuto segera menyerahkan 2 kunci kartu kepada Sasuke dan Itachi lalu membiarkan mereka berdua berjalan duluan ke kamar mereka yang berada di lantai 35, sedangkan kabuto kembali mengecek barang bawaan Itachi dan Sasuke memastikan tidak ada yang tertinggal sebelum di kirim ke kamar masing-masing.

PLEASE DON'T FUCK ME AGAINTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang