Semakin dipikirkan semakin dekat dengan kenyataannya.
°°°
Setelah beberapa jam yang lalu dia terbangun, pikirannya masih tidak bisa lepas dengan kejadian yang kemarin. Apa yang kemarin aku lupakan? kenapa bisa terjadi seperti ini?
Sibuk dengan pikirannya sendiri, pemuda yang masih duduk di kasur itu tidak menyadari bahwa pintu kamarnya sudah terbuka dan seseorang nampak terburu-buru masuk dengan gelagat mencurigakan.
"Al, tante sudah menemukan alamatnya." Dara, perempuan yang masuk ke kamar putra sambungnya dengan terburu-buru itu langsung mendekat dan tidak lupa untuk menutup pintunya dengan pelan.
Ali kemudian sadar dengan kehadiran Ibu sambungnya ketika Ibunya itu sudah duduk bersebelahan dengannya, "Apa, tante?" tanyanya.
Dara memegang bahu Ali, "Tante sudah menemukan alamatnya," ulang Dara dengan setengah berbisik. Ali menatap langsung ke arah mata Ibunya.
"Alamat itu ada di lokasi ketika kemarin kamu ditemukan," Dara mengucapkan itu dengan serius lalu menyerahkan ponselnya untuk menunjukkan dokumen yang sebelumnya sudah dia foto.
Ali sedikit bingung, terakhir yang dia ingat adalah ketika dia diantar oleh bawahan sang Ayah yang bertugas untuk terus mengawasinya. Lalu diturunkan di suatu wilayah yang menurut pria itu adalah sebuah petunjuk, dan Ali pun menerima sedikit informasi darinya. Dia terkejut dengan semua informasi yang dia terima hari itu, dan tanpa sadar berjalan dengan perasaan yang kalut. Tubuhnya menggigil, dan serangan panik itu datang tanpa diundang.
"Ini bukan sebuah kebetulan, ini adalah petunjuk dari Tuhan untuk semua hal yang telah kita lakukan," Dara membelai rambut Ali lalu memeluknya.
"Semuanya akan baik-baik aja, kamu sudah siap 'kan untuk semua hal yang akan terjadi kedepannya?" Ucap Dara dengan masih memeluk Ali.
Ali hanya mengangguk, walau risikonya akan sangat fatal baginya. Namun ini adalah jalan satu-satunya cara, setidaknya membalas budi atas semua yang telah diberikan padanya. Dara tersenyum lembut ke arahnya, lalu meninggalkan Ali.
Pemuda itu mengambil ponselnya, lalu mencoba untuk menghubungi seseorang.
Selama ini aku pikir mereka jauh, ternyata sangat dekat. Yah aku harap ini semua cepat selesai karena aku ingin cepat-cepat bisa tidur dengan nyenyak.
•••
Safsafcho
30 Mei 2023
KAMU SEDANG MEMBACA
Classmate GALAK [ON GOING]
Teen FictionAli si Mahasiswa pindahan. Dan Melda si Mahasiswi tomboi. Sepasang manusia dengan omongan sepedas cabai Pepper X, salah satu cabai terpedas di dunia yang kini hadir dengan kearifan lokal. Bagaimana jadinya ketika mereka berada dalam satu kelas yang...
![Classmate GALAK [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/186639241-64-k952353.jpg)