Cinta? Apa itu cinta? Yang bulet?
°°°
Ali terkekeh melihat keduanya keluar, di usir lebih tepatnya. Namun kekehan Ali itu terdengar sampai telinga pak dosen. "Yang pake kaca mata kotak, kemeja belang, duduk dibangku belakang arah jam dua. Silahkan keluar." Tanpa berbalik pak dosen itu berujar dingin.
Semua orang di dalam kelas terperanjat. Ini dosen lagi pms? Serem bener.
Ali berdiri dan berjalan menuju pintu, namun sebelum benar-benar keluar. Dia menghadap pak dosen yang tengah membelakanginya. "Nama saya Ali, pak. Dan bukan Alibaba."
Pak dosen itu menoleh ketika Ali sudah keluar kelas.
Baru saja Ali menutup pintu, dia sudah disambut oleh cengkraman di kerahnya.
"Ini semua gara-gara, lo!"
Ali hanya pasrah dan menampilkan senyum aneh bagi Melda. "Kok lo nyosor-nyosor gini? Beneran mau?"
Melda yang masih mencengkram kerah baju Ali mendecih kesal. "Autis." Gumamnya.
Dia pun melepaskannya dan segera berjalan menjauhi Ali yang tengah menggeleng-gelengkan kepalanya.
Rendi yang melihat kejadian itu hanya menghela napas. Padahal cuma berantem nggak jelas tapi kenapa hati gua nyesek gini. Batinnya.
Akhirnya Rendi mengikuti Melda dan melupakan rasa anehnya itu.
Ali mendecak pelan, dia bingung harus kemana. Dia masih baru di sini, dengan terpaksa dia mengikuti dua orang yang tadi.
Ternyata keduanya mampir di kantin, kampus ini dilengkapi kantin yang cukup luas dan lengkap. "Orang-orang lebih memilih ngisi perut mereka dari pada otaknya sendiri," Ali berujar sendiri dan langsung duduk di meja yang kosong.
Dia mengeluarkan kotak bekal yang sudah dibawa dari rumah, dan memakannya sendiri.
Keadaan kantin belum cukup ramai, sehingga hanya segelintir orang yang melihat kegiatan Ali. Termasuk Melda.
Sempat kaget namun kini dia menyeringai puas, Rendi ketika melihat pandangan itu hanya memutarkan matanya malas.
"Udahlah, jangan bikin suasana he-..."
Melda mengabaikan peringatan Rendi, kini dia berjalan cepat mendekati meja Ali dengan komat-kamit. Mampus lo hari ini.
"Uluh udah makin mirip aja lo sama anak cupu," suara lantang Melda terdengar sampai meja Rendi yang sebenarnya cukup jauh.
"...boh." Rendi menghela napas kesal.
Kenapa sih harus hari ini! Batinnya.
•••
Duo heboh datang nih🤣 aduhh hampir aja lupa mau update hehe, di sini lagi pada flu:( kalian jaga kesehatan yaa...
Safsafcho💛
01/02/2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Classmate GALAK [ON GOING]
Teen FictionAli si Mahasiswa pindahan. Dan Melda si Mahasiswi tomboi. Sepasang manusia dengan omongan sepedas cabai Pepper X, salah satu cabai terpedas di dunia yang kini hadir dengan kearifan lokal. Bagaimana jadinya ketika mereka berada dalam satu kelas yang...
![Classmate GALAK [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/186639241-64-k952353.jpg)