11.berakhir..

4.4K 244 7
                                        

Hai, yey up.... Seneng gakkkkkkk wakakakakakakakakakakkakakakakakakakakaka.

Maaf lama up hihi

Janlup vote kalo mau kelanjutannya.

Hepi reading teman teman

.
.
.
.
.

Mereka kedatangan tamu, ada juga orang tua sang wanita itu serta daddy dew. Kini mereka berada di ruang tamu.

"Jadi kita di sini mau menjodohkan kamu sama anak om yang cantik ini dew... " Ucap ayah wanita itu, sembari memegang tangan sang anak.

"Atas hak dasar apa kau menyuruh saya untuk kau jodoh jodoh kan? " Tegas dew.

"Dew!, jaga bahasa mu!, menurut sama calon mertuamu " Daddy dew.

"Tidak, saya tidak mau menerima perjodohan ini, saya sudah mempunyai kekasih serta calon ibu devan! "Dew.

" Cowok ini?, palingan juga cantikan aku dew, lagian dia cowok"ucap wanita itu sembari melirik nani. Nani hanya menundukkan serta menahan air matanya.

"Benar kata calon istri mu, daddy juga gak setuju sama hubungan mu dengan nani " Daddy dew sembari menunjuk tangan nya ke arah nani.

"Apa hubungannya denganmu??, dia kan tidak mengganggu urusan mu! " Dew yang di buat naik darah.

"Dew....." Lirih nani sembari memegang tangan dew untuk meredakan amarahnya.

"Pergi dari sini!?, sebelum semuanya mati ditanganku!? " Dew.

"Ck.yasudah kami pergi pokonya dew harus mau dengan perjodohan ini!? " Daddy dew.

Mereka pun pergi dari mansion dew dan hanya tersisa dew dan nani saja.

"Dew... Kita harus berpisah ya " Nani yang tersenyum getir.

"Nggak babe!, aku ga mau " Dew menggeleng cepat.

"Daddy mu tidak merestui hubungan kita... " Nani.

"Aku tidak peduli tentang itu babe, aku hanya mau kamu " Lirih dew.

"Dew...., ayolah... Kamu harus mau menerima perjodohan ituuu" Lirih nani tetapi lain.... Nani menangis tanpa suara.

"Tapi, devan sama aku maunya kamu, devan gk bakalan mau kalau aku sama wanita itu" Lirih dew.

"Demi aku dew.... " Nani



















Hujan deras meliputi mansion dew, dew yang sudah berada di depan mansion yang melihat nani yang membawa tasnya.

"Babe, aku bisa jelasin.... " Dew yang menghalang nani untuk pergi dari mansion nya.

"Tidakk.... Makasih, semua udah jelas... " Lirih nani.

"Aku pergi yah... Jaga devan dengan baik" Nani.

"Gak babe!......... Babe!! " Dew.

Tak disebut oleh nani ia malah lari menuju taksi dan segera malaju cepat. Dew pun mengejar sang mobil itu, namun naas mobilnya terlalu melaju cepat.

Nani hanya menata ke arah kaca mobil dan meneteskan air matanya sembari memeluk tasnya itu.

'Mungkin ini jalan yang terbaik dew....... Ku biarkan dirimu bahagia dengan wanita itu' batin nani.

Disisi lain....

Dew pun menangis di tengah jalan, hati nya benar benar sakit ketika di tinggal oleh sosok yang ia cintai.

"Mengapa harus begini ya Tuhan!! " Dew.

"Aku tidak mau kehilangan dirimu nani" Lirih dew.

.
.
.
.
.
.

Siapa yang disini mewek, maaf yah bikin kamu kit hert hehe....

Segini dulu di tungguin chap selanjutnya ya...

...




















.

Yang mau no, wa saya??


duda? (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang