29. testpack

2.9K 168 8
                                        

Hai, gak kerasa hampir 1chap terus langsung end.

Heppy reading.
.

.

.

.

.

.

Kalau kalian pernah pertama kali ngalamin pms, lu tau kan sakitnya kek gimana. Belum lagi rasanya itu nggak hilang hilang.Itulah yang dirasakan Nani dari tadi.

Udah nyampe di bandara dan sudah di dalam pesawat, mau nungguin pesawatnya mau meluncur. Nani dari tadi menggenggam tangan dew untuk meredakan sakit perutnya itu.

Dew sempat berubah pikiran untuk membatalkan penerbangan tersebut, tapi semua itu dibatalkan saat Nani melarangnya. Dew juga ikut ngelus perut Nani. Dew sadar perut Nani membuncit.

'Kalau kamu calon anak ku, tolong jangan buat mommy mu sakit, daddy jadi kasian ngeliat mommy mu kesakitan. Hati daddy juga ikut ke iris. Liat mommy kamu nangis 'batin dew.

"Jangan di remes sayang. Nanti malah sakit " Dew sembari mengusap keringat dingin Nani dan melihat Nani meremas perut nya sendiri.

"Huhu... Sakit dew" Nani menatap dew sendu.

Dew juga beruntung mendapatkan pesawat didalamnya sangat mewah. Tempat duduk penumpang seperti sofa empuk milik dew punya. Penuh dengan tombol dan kegunaan lainnya.

Pramugari yang dari tadi memerhatikan Nani yang kesakitan, ia lantas menuju ke arah tempat dew dan Nani.

"Permisi tuan, maaf mengganggu aktivitas kalian. Apakah perlu bantuan?. Sepertinya saya bisa mengobati anda "

Nani hanya mengangguk dan mengikuti pramugari dari belakang. Menuju ruang kecil dan ternyata banyak macam obat obatan disana bisa dibilang lengkap.

Nani di persilahkan untuk duduk dan meminum pill obat yang diberikan oleh pramugari tersebut. Pramugari yang sudah dapat izin Nani, mengelus lembut perut Nani.

"Feeling saya disini ada baby nya. Kalau tidak percaya, ini coba saat sudah sampai di tujuan. " Timpal pramugari dan memberikan testpack.

Nani sedikit terkejut, ucapan papahnya benar. Dengan gugup menerima pemberian pramugari.

"Maaf jika saya lancang, saya sudah berkali-kali melihat seorang pria maupun wanita yang mengalami seperti ini. Saya juga percaya kalau ada baby nya ini adalah salah satu ciri cirinya.saya sarankan jangan terlalu makan pedas nanti bisa pengaruh buat babynya ini" Ucap pramugari tersebut.

"Mau di sini aja atau kembali. Biar saya temani kalau anda mau disini" Ramah pramugari.

"Eumm, kembali aja kak. Terimakasih infonya ya " Nani. Lalu pergi meninggalkan pramugari yang sedang membereskan peralatan yang berantakan dan sebelum itu pramugari tersenyum sopan dan membungkuk.

Nani melihat suaminya sedang mengkhawatirkan dirinya lantas mengenggam tangan dew.

"Cuma sakit biasa aja kok " Nani dengan tersenyum.

Dew bernafas lega dan mengelus rambut Nani.

Pesawat pun sudah di terbangkan. Dew dan Nani sudah di atas langit menuju ke tujuannya menemukan berpuluhan jam. Dew dan Nani memilih tidur sembari mengenggam tangan.

.

.

.
          Skippp
.

.

Jam 20.00

Dew dan Nani sampai di Jepang. Dan cek in ke apartemen yang janjiannya ketemuan di sana bersama bright win.karna ingin berlibur lebih lama dan memutuskan untuk membeli apart saja.

duda? (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang