Halooooo, vote dong biar rame ahayyyy... Sorry telat. Baru sadar kalo punya akun wakakakakakakaka.....
Sorry telat karna banyak kerjaan, kamu kira kamu doank hah....
Happy reading
.
.
.
.
.
.
.
Pukul 07.33 pagi
Ntah setan dari mana yang bisa nempel di badan dew, kini dew merasakan tidak enak badan.
"Babe...... " Lirih dew.
Nani pun perlahan membuka matanya dan berbalik menghadap dew.
"Kenapa.... Eh.. " Nani
Nani yang mengecek badan dew terasa hangat, nani pun segera bangun dan menatap dew.
"Ya ampun..... Badan kamu panas" Nani sembari mengarahkan tangannya kearah kening dew dan lehernya.
"Babe..... Pelukk" Cicit dew.
"Badan mu panas dew.... Aku ambilin kompres dulu ya" Nani.
Tanpa aba aba nani pun berdiri dan pergi dari kamar dew, dew yang ingin ikut dengan nani pun mengikuti nani namun kaki dew tidak sanggup berdiri.
Setelah nani kembali nani dikejutkan dengan mata dew yang keluar air matanya, yap dew habis menangis akhirnya nani pun menaruh nampan yang berisi kompres serta pil dan segera memeluk dew.
"Babeee...... Hiks.. " Dew.
"Kamu ya..... Kalo cape jangan di paksa, istirahat dulu tuh kan jadi sakit" Nani.
"Tidur dulu biar aku kompres sin " Nani.
"Pusing ...hiks.... " Dew.
Nani pun melepas pelukannya dan mengambil obat dan tak lupa air putih. Dew pun meminum obat dan berbaring atas suruhan nani.
Nani pun mengambil kain lembut yang sudah dibaluri oleh air hangat. Dan akhirnya nani menutup badan dew menggunakan selimut.
Cup...
"Cepet sembuh ya..... Aku kebawah dulu " Nani. Dew pun mengangguk dan menutup matanya.
Nani pun pergi dari kamar dew dan pergi keruang dapur yang sudah ada devan.
"Morning mommyy" Devan.
"Morning sayang..... Devan nanti sekolahnya di anterin sama bodyguard daddy kamu ya..... Daddy gak bisa anterin kamu ke sekolah soalnya" Nani. Devan pun menundukkan kepalanya.
"Mommy..... Kenapa gk mommy aja yang nganterin " Devan.
"Sayang.... Mommy harus ngerawat daddy kamuu, daddy lagi sakit..... " Nani
"Yaudah deh.... " Devan.
"Yahh..... Devan kok cemberut sih.... Sini mommy cium" Nani.
Cup... Cup..
Nani pun mencium pipi devan.
*sekip*
Pukul 10.21
Kini nani pun berada di kamar dew. Nani pun duduk di sofa sedangkan dew masih tertidur.
"Babe...." Lirih dew.
Nani pun segera bangun dari sofa dan menghampiri dew.nani membantu dew yang ingin bangun.
"Makan yah" Nani. Dew pun menggelengkan kepalanya.
"Gamau babe.... "
"Kamu gak sayang aku? "
"Sayang.... "
"Yauda nurut, makan yah aku suapin "
Dew hanya mengangguk pelan.
Nani pun mengambil mangkok yang berisi bubur dan menyuapi dew. Setelah selesai nani pun menaruh mangkok dan memberi minum dan obat.
Dew pun meminum obat nya. Nani hanya tersenyum dan mengelus rambut dew. Dew yang merasakan hal itu sepertinya ia ingin kayang.
" Mau kemana babe.... "Dew yang melihat nani membawa nampan sembari pergi dari kamar dew.
" Mau naruh ini dulu... Bentar ko "nani.
Nani pun menutup pintu dan pergi dari dapur dan kembali lagi ke kamar dew. Nani membawa hp nya dan pergi di kasur dan tiduran disana.
"Babe... "Lirih dew.
" Hm?... Kenapa.....? "Nani
"i want to be hugged "dew.
" Ga, tidur nanti aja"nani
"Emmm.... Babeee... Nanti kamu selingkuh aku mau peluk kamuuuu" Rengek dew.
"Selingkuh dari mana coba... Yaudah sini " Nani.
Dengan senang hati dew memeluk erat nani. Benar benar dew takut kehilangan nani. (Posisinya hadap hadapan ygy).
"Cepat sembuh ya sayang.... " Nani.
"Babeee" Dew
Gimana kalo ga salting coba. Dew serasa kayang saat ini.
Dew pun menyembunyikan wajahnya di leher nani. Nani hanya tersenyum.
Mereka pun tertidur dengan berpelukan. Nani sepertinya juga kecapean.
.
.
.
Segini dulu ya , maaf pendek...
Hehe
Telat ya..... Sorry
Tungguin chap selanjutnya
Papay.....
Lopyu well💓💐
KAMU SEDANG MEMBACA
duda? (End)
القصة القصيرة"MOMMY!?! " "HAH..... GW?! "-NANI Rank #dewnani : #1 (22/10/23) Angjay, gg Geming gak gezzz JANGAN SALAH LAPAK BXB
