27. ngga akur

2.6K 149 7
                                        

Helow adick adick. Nungguin ya hihi maaf lama.

Alasan apa lagi yang lain, jelas jelas alasanya sama aja kaya gitu terus 😭🙏.

Heppy reading

.

.

.

.

.

Pada siang harinya

Nani sudah di perbolehkan pulang, namun ia ingin berjalan menggunakan kakinya yang tidak kenapa napa. Tapi dew ngelarang buat jalan sementara pake roda.

'Nanti kalo lari, kambuh lagi ' katanya. Nani hanya mendengus sebel. Walaupun disogok makanan juga mau sih. Tapi masih marah dikit.

Devan juga ikut mendorong kursi rodanya Nani. Menurut Nani Devan saat ini lucu, walaupun setiap hari lucu.

Devan dan dew saat ini rambutnya tidak aman, ya gimana lagi rambut bagian depan di iket. Mana kalo jalan tu rambut tuing tuing. 'ini hukuman kalian gara gara ribut mulu gak pernah akur!' Nani Devan ga masalah tapi dew yang malu!!!.

Kini di parkiran rumah sakit. Nani di gendong ke dalam mobil, lebih tepatnya di samping pengemudi. Setelah itu dew melipat kursi roda dan menaruh di bagasi.

Dew melajukan mobil nya dengan penuh bercanda ria. Devan lega akhirnya mommy tercintanya sudah pulih kembali tapi lengannya masih di perban.

"Mommy masih sakit?? " Tanya Devan.

Nani menoleh ke arah belakang dan tersenyum ke arah Devan.

"Nggak terlalu sayang, bentar lagi juga sembuh" Bukan Nani yang menjawab melainkan Devan, Devan kalo nanyain ini pasti mommy nya jawab kek gitu. Nani terkekeh.

"Itu tau,pakek nanya huuuu" Ejek dew.

"Apasih emang situ di ajak?." Timpal Devan memutar bolanya malas.

"Tuh sayang, liat Devan kayak gitu mending di buang aja kita buat lagi yuk " Dew dengan nada menyindir.

"Iiiiiih daddy jahat!, ga jadi minta adik kalo gitu. Anak tunggal aja! " Devan merajuk.

"Emang kamu ngga iri sama temen kamu yang punya adik " Dew dengan santai.

"Yaudah mau. "

Nani hanya mengamati pembicaraan suaminya dengan anaknya, di temani dengan jajan yang di makan dari tadi.

"Sayang? Ini bukan jalan rumah kita loh" Nani.

" Ke rumah makan mommy, soalnya Devan laper " Devan.

"Laper apa mau di suapin tu bocil" Dew.

"Dua duanya dong, boleh kan mommy" Devan.

Hmm

Nani juga heran, sebelumnya Nani nggak pernah liat mobil warna merah ini.luarnya merah dalemnya hitam pekat di luar bagian bagasinya ada nama suaminya dan namanya sendiri. Pas digarasi mansion dew memang banyak tu mobil rata rata hitam semua.di tambah lagi hadiah dari orang tuanya mobilnya hitam sama putih. Lah yang mobil ini punya siapaaa!!.

"Dew." Nani. Melipat tangannya.

"Hmmm, aura mencekam. Aku nggak ikut ikutan dad" Devan sembari menutup mulutnya biar gak keceplosan.

"A-apa sayang " Dew gugup.

"Kamu beli baru?"

"Apanya"

"Nggak usah pura pura gak tau dew, mau di tambah iketnya hah " Nani.

Dew hanya cengengesan mengangguk pelan dan menggaruk kepalanya yang tak gatal. Nani hanya menghela nafasnya.

duda? (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang