005 || Tradisi Hari Minggu

52 33 0
                                        

—Holaa! Selamat berkelana menikmati perjalanan Kasih & Arshena>>>⭐

Happy Reading!!✨



"Candu senyuman yang dipancarkan olehmu membuatku semakin ingin memilikimu di dalam hidupku, selamanya selama bukan mimpi."

-Kasih Bunga Rinjani

***

Hari Minggu memang menjadi hari favorit bagi para siswa-siswi sekolah seperti Kasih, baru pukul 07:15 dirinya sudah mulai bersiap untuk pergi ke toko makanan ringan favoritnya, dengan alunan nada yang ia senandungi dari mulutnya membuat suasana minggu pagi ini semakin cerah untuknya.

"Ayah, hari ini kau libur bukan?" tanya perempuan remaja yang telah rapi itu, dengan kerudung hitam kebangsaan dan sepasang outfit super cute berwarna coklat muda ditambah jepitan bintang yang ia pasang di jilbab lilitnya membuat perempuan itu semakin indah dipandang.

Kasih mendelik ketika melihat sosok perempuan dengan sanggul modern tengah berdiri di belakang meja dapur seraya merapihkan makanan untuk mereka semua. "BUNDA!!!" pekik Kasih dan langsung berlari memeluk Nina, Bundanya, seluruh anggota keluarga yang tengah berkumpul di dapur langsung tersenyum melihat kelakuan Kasih yang sebenarnya manja itu.

"Loh, mau kemana kau Kasih sudah rapi begitu, mau pacaran ya?" ledek Sari membuat raut wajah meledek kearah adik perempuannya, Kasih melotot panik kearah Sari yang sedang memegang sebuah pisau dapur untuk memotong buah-buahan.

"Apa sih, inikan jadwal Kasih sama Ayah cari camilan di toko Lita's." sungut Kasih menatap sinis kearah kakaknya, Nina yang sudah lama tak melihat kedua putrinya itu hanya bisa terdiam takjub seraya tersenyum bangga, "Bunda kok gak bilang Kasih kalau mau pulang?" tanya Kasih menoleh kearah Nina yang masih berdiri di tempatnya tadi.

"Kau saja yang lupa Kasih, kan aku sudah pernah memberitahukan kepadamu bahwa Bunda akan segera pulang." cetus Sari menyeringai kecil, Kasih mengerutkan keningnya mencoba mengingat kembali apa yang telah dijelaskan oleh Sari.

"Kasih sudah SMA ya, bagaimana sekolahnya?" tanya Nina menaruh beberapa macam makanan di atas meja makan minimalis yang berada di tengah dapur, gadis itu tersenyum kikuk sembari menggaruk tengkuknya yang tak gatal dengan giginya yang tampak jelas membuat semua mata memandang kearahnya kecuali Sari.

ARSHENAMERTA [TERBIT✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang