BAGIAN 23 : FANATIK?

33 10 0
                                        

falling in with you is the best thingthat happened to me

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

falling in with you is the best thing
that happened to me

🪷

"Heeehhh"

"Serius?"

"Sumpah! Ini kabar bagus!"

"Bagus darimana? Masa Ratu pacaran sama Raja? No no no gue engga rela"

"Dih, kalau sirik bilang"

"Apaan?!"

Raditya menatap kerumunan siswa-siswi di koridor sekolah lantai pertama. "Klub mading abis bikin berita apa? Tumben banyak yang baca"

Tasya yang tadinya berdiri di belakang tubuh sang kakak ikut maju melihat berita yang tertempel pada mading sekolah.

DEG

"I-ini.. apa-apaan?" gumam Tasya

Raditya melirik adiknya setelah membaca sederet kalimat pada line teratas. "Kakak udah pernah bilang sama kamu kan? Ini resikonya kalau kamu berharap sama Raja"

Kedua tangan gadis itu mengepal. Suara bising dari siswa-siswi yang mendukung pasangan Raja dan Ratu semakin membuat telinga dan hatinya panas.

"Tasya" panggilan Tiara membuyarkan lamunan gadis Wijaya. "Lo udah baca berita yang ditempel kak Rafka? GILAA~ Baru kemarin gue bilang kapal gue tinggal satu lagi yang belum berlayar eeh ternyata mereka ketahuan sering jalan berdua. Ugh! Gue seneng banget tau"

Raditya menghela nafas, baru dia ingin berbicara namun Tasya lebih dulu menyela.

"Kata siapa kak Ratu sama Raja sering jalan berdua? Emang di mading, penulisnya bilang begitu?"

Kepala Tiara mengangguk, "Lo engga baca sampe akhir? Di sana kak Rafka bilang mereka sering pulang–pergi studio latihan berdua. Kadang makan bareng di cafe depan, beli baju dan sepatu couple di pusat perbelanjaan, dan yang terbaru kemarin mereka pergi ke salon barengan"

Oh ulah Rafka ternyata. Raditya melirik Tasya yang memutar bola mata.

"Cerita kaya gitu tuh harusnya engga dijadiin berita atau ditempel di manding tau, Ra"

Senyum di bibir Tiara meluntur seketika. "Kenapa?"

"Karena wajar mereka ngelakuin hal kaya gitu berdua, mereka partner dance. Partner lomba. Bukan hal yang aneh kalau mereka jalan atau pergi barengan. Kalian itu kenapa sih suka banget besar-besarin hal yang engga penting?"

"Tasya" Raditya memutus pembicaraan sang adik ketika siswa-siswi mulai menatap tak nyaman, "Masuk ke kelas sekarang" titah dia

"Tapi kak—"

"Kalian juga. Satu menit lagi bel masuk, balik ke kelas masing-masing" seru Raditya yang langsung diguguh semua orang, meski meninggalkan sedikit dumelan

PERFECT COUPLECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang