15

1.1K 60 26
                                        

Setelah selesai menjadi saksi, Yeoul, Sulli, Jungkook dan Seojunpun keluar dari kantor polisi.

"Saya antar saja"-Jungkook-

"Tidak usah terimakasih, kami juga ingin pergi kesuatu tempat mari" kata Yeoul pamit kepada Jungkook. Yeoul menggandeng Sulli pergi ke sebuah mall.

"Haisss, benar kata Hyeong. Sangat bodoh lelaki itu jika menyia-nyiakan wanita seperti dia" batin Jungkook sambil memandang Yeoul.

"Samchoon palli"-Seojun-

"Aaaaa neeee" kata Jungkook lalu membukakan pintu mobil untuk Seojun.

######

Yeoul dan Sulli pergi kesebuah Mall untuk membeli donat yang diinginkan Sulli. Yeoulpun juga membeli bahan-bahan untuk dia memasak besok pagi.

Setelah selesai membeli apa yang dibutuhkan Yeoul dan Sullipun keluar dari mall itu.

"Eomma Sulli capek"-Sulli-

"Ottoke? sabar kita cari taksi saja"-Yeoul-

"Tapi Sulli sudah tidak kuat jalan"-Sulli-

"Bawaan eomma banyak, sabar dulu sampai depan"-Yeoul-

"Tidak mau hikss" kata Sulli menangis, Mau tidak mau Yeoulpun menggendong Sulli dan membawa barang belanjaannya. Yeoul sambil menggendong Sulli menunggu taksi dipinggir jalan.

Nyonya Kim melihat Yeoul ketika mobil beliau terkena lampu merah.

"Uri tall? apa dia membesarkan anaknya sendirian? apakah ada seseorang yang mau menerimanya?" batinnya ketika melihat Yeoul susah payah menggendong Sulli dan membawa barang belanjaannya. Tiba-tiba air matanya menetes.

"Nyonya Gwenchana?"-Pak Min-

"Neee, hanya berair terkena ace mobil pak"-Nyonya Kim-

"Aaaa geure"-Pak Min-

Nyonya Kim menengok kearah Yeoul kembali namun Yeoul sudah tidak ada. Yeoul menaiki taksi dan pulang kerumahnya.

Malam harinya setelah Sulli tertidur Yeoul sibuk memotongi bahan-bahan yang dibutuhkannya untuk memasak besok.
Yoongi masuk kedalam rumahnya dan menuju kekamarnya, dia melihat hanya Sulli yang tertidur. Setelah mengecup wajah putrnya dia keluar dari kamarnya.

Dia menuju dapur untuk mencari Yeoul.

"Kenapa tidak tidur?"-Yoongi-

"Haisss ini semua gara-gara kau haiss. Kenapa kau bilang kepada ibu-ibu disekolah kalau aku sibuk memasakkan untuk teman-teman kantormu? haisss"-Yeoul-

"Haahahahaha, masak aku harus jujur kalau eommanya tidak mau mengantar jemput putrinya? haha"-Yoongi-

"Menyebalkan sekali, aku jadi repot seperti ini kan? haisss"-Yeoul-

"Gwenchana lagian masakan istriku ini juga enak tidak kalah dengan para koki restoran hahaha"-Yoongi-

"Haisss menyebalkan"-Yeoul-

"Eomma, buatkan appa sesuatu appa lapar. Appa mandi dulu" kata Yoongi lalu mengecup pipi Yeoul cepat.

"Yakk haiss menyebalkan" teriak Yeoul.

Yeoulpun akhirnya membuatkan sesuatu untuk Yoongi. Dia juga sudah menyelesaikan memotong bahan-bahan dan memasukkannya didalam lemari pendingin.

Setengah jam kemudian Yoongi keluar. Yoongi melihat semangkuk bimbimbap dimeja makan. Dia langsung segera duduk, dan menikmatinya. Yeoul mendekat dan memberikan segelas ice americano untuk Yoongi.

"Jangan masuk kamar dulu, temani aku"-Yoongi-

"Haisss, kau sering kelaparan akhir-akhir ini hem?" kata Yeoul menarik kursi dan duduk disamping Yoongi.

Merried My FriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang