Flashback
"Hoseokaa, aku hamil" kata Yeoul memperlihatkan testpack kepada Hoseok.
"Mwooya? kau yakin hamil denganku?"-Hoseok-
" aku hanya tidur denganmu"-Yeoul-
"Haiss geotjimal, kau sering keluar masuk klub malam mana bisa aku percaya. Aku tidak mau bertangung jawab"-Hoseok-
"Mwooya? kau harus bertanggung jawab haisss"-Yeoul-
"Sirheo" kata Hoseok meninggalkan Yeoul begitu saja.
"Mwooya, Hoseoka. Apa Yang harus kulakukan? bagaimana jika eomma dan appa membunuhku?" gumam Yeoul.
Malam harinya Yeoul pulang menuju rumahnya. Dia mengendap masuk kedalam rumahnya.
"Kamjagiyaa haisss" teriak Yeoul ketika Yoongi juga keluar dari pagar rumahnya.
"Haiss kenapa kau malam-malam keluar dari sini?"-Yeoul-
"Aku mengantar laporan kantor haiss"-Yoongi-
"Kau pasti habis dari tempat dugem kan? haisss, kau tidak berubah masih seperti itu. Jika kau tidak seperti itu, kau pasti sudah lulus dan menjadi bos dikantorku"-Yoongi-
"Diamlah, haisss pulanglah sudah malam. Anak baik tidak boleh pulang malam-malam" kata Yeoul tersenyum.
"Haisss" kata Yoongi mengacak rambut Yeoul.
"Aku pulang"-Yoongi-
"Nee hati-hati"-Yeoul-
"Appamu masih terbangun"-Yoongi-
"Gwenchana, aku sudah minta tolong samchoon agar tidak mengunci pintu samping hahaha, khaa pulanglah" kata Yeoul berjalan menuju pintu samping rumahnya. Dan dia berhasil masuk kedalam kamarnya tanpa ketahuan orang tuanya.
Setelah itu dia merebahkan badannya. Dia bingung apa yang harus dilakukannya tentang kehamilannya.
"Ottoke? apa yang harus ku lakukan?" batin Yeoul mengelus perutnya.
Pagi harinya setelah mandi dan bersiap ke kampus. Yeoul menuju ruang makan untuk sarapan.
"Good Morning eomma appa" sapa Yeoul kepada kedua orang tuanya.
Saat itu pembantu Yeoul menyiapkan sarapan mereka.
Yeoul mencium sop ikan, perutnya begitu mual dan dia langsung berlari menuju kamar mandi untuk muntah. Setelah selesai, dia langsung berpamitan untuk pergi kekampusnya.
"Kau tidak sarapan dulu nak?"-Nyonya Kim-
"Anii eomma, Yeoul terburu-buru" kata Yeoul mengecup pipi eommanya.
Didepan Rumah sudah ada sopir appa Yeoul.
"Good Morning samchoon" sapa Yeoul dengan senyum cantiknya.
"Good Morning nona"
"Yeoul berangkat dulu samchoon"-Yeoul-
"Nee hati-hati nona"
Lambat laun perut Yeoul semakin membesar. Yeoul tidak berani pulang kerumah. Dia selalu menginap diapartemen temannya.
"Kau dimana? eomma dan appamu mencarimu. Kau jangan macam-macam"-Yoongi-
"Anii aku menginap dirumah teman,santai saja aku tidak macam-macam"-Yeoul-
"Yoongiyaaa, bisa tolong antar aku?"-Yeoul-
"Antar kemana? nanti sehabis bekerja"-Yoongi-
"Gumawo chingguya, aku tunggu didepan toko buku Gangnam"-Yeoul-
KAMU SEDANG MEMBACA
Merried My Friend
Fiksi Penggemar"Andai saja gadis kecil itu tidak ada didunia ini. Hidupku sudah bahagia"-Yeoul-
