" Yaakkk!!! Sudah berhenti.... Ayooo berhenti....!!!. "
Ujar Jimin yang benar-benar kewalahan menghentikan Yoongi yang hampir menghabiskan semua minuman yang dibawanya.Melihat sang sahabat yang terpuruk tanpa tahu permasalahan yang sedang dihadapinya membuat Jimin nampak begitu bingung dan resah. Ia pun hanya bisa untuk menghentikan Yoongi yang terlihat sudah hampir kehilangan kesadarannya.
"Jieun.. .. Jieun... "
Jimin pun seketika merasa bingung saat mendengar sang sahabat menyebut nama dari gadis yang begitu ia kenal. Dengan memapah tubuh Yoongi ke atas ranjang, jimin pun nampak berpikir tentang panggilan yang tanpa sadar Yoongi ucapkan dalam kondisi tak sadarnya itu.
" Jieun..???? Ada apa dengan si bodoh ini??? Kenapa dia memanggil nama jieun??? Jieun siapa yang ia maksud...??. "
Melihat sang sahabat sudah benar-benar tak sadarkan diri, Jimin pun semakin merasa iba terhadap Yoongi yang sudah sering ia jumpai dalam berbagai masalah. Keadaan seperti ini bukan hal baru lagi bagi jimin, ia sering kali menangani Yoongi dalam keadaan tak sadarkan diri karena terlalu banyak minum. Bahkan Jimin pun sering kali menjemput Yoongi yang tergeletak dijalan atau di beberapa kedai dimana ia melepaskan permasalahannya dengan minuman. Jimin tahu dengan benar jika semua permasalahan yang selalu Yoongi hadapi datang dari sang Ayah, Jimin pun berusaha untuk tak terlalu ikut campur ke dalam permasalahan dikeluarga Yoongi karena ia tak ingin terlibat di dalamnya. Bagaimanapun juga hubungan dekat yang mereka jalin tetap memiliki batasan tersendiri bagi mereka.
" Andai kau bisa menerima kehidupan ini mungkin saja kau tak akan begitu menderita seperti saat ini... Maafkanlah Ayah mu dan hiduplah dengan baik.... Jangan terus-menerus menghancurkan hidupmu sendiri... "
Ujar Jimin kepada Yoongi yang nampak pulas dalam tidurnya.....
Malam harinya, Jieun pun keluar dari dalam kamarnya untuk menemui Choi Jungwoo yang sudah menanti dirinya untuk makan bersama. Lagi-lagi Jieun pun merasa khawatir akan bertemu dengan Yoongi namun hingga makan malam selesai tak juga Yoongi muncul di antara mereka.
" Ku rasa anak itu tak akan pulang malam ini... Apakah terjadi sesuatu dengan kalian?? Apa dia menyakiti mu???. "
Ujar Choi Jungwoo kepada Jieun yang baru saja selesai makan."Tidak Paman... "
" Syukurlah... Kau tenang saja... Aku akan meminta seseorang untuk selalu menjagamu di rumah ini ketika aku tak ada, jadi kau tak perlu khawatir... "
" Terimakasih Paman... "
" Aku juga berterimakasih kepada mu karena sudah berhasil membuat anak itu kembali tinggal di rumah ini hanya dengan kedatanganmu.. Ku harap kau akan segera bisa membuatnya luluh dan tak lagi bersikap arogan... "
" Tetapi nampaknya itu sulit Paman... Aku... Tak yakin jika Yoongi akan bisa berubah... "
" Kenapa kau jadi ragu??? Apa dia melakukan kekerasan terhadap mu???. "
Jieun pun hanya bisa terdiam dan tak mampu untuk menjawab pertanyaan dari Ayah Yoongi tersebut. Bagaimanapun juga ia tak ingin jika hubungan antara Ayah dan anak itu akan semakin merenggang jika ia mengadukan apapun yang Yoongi lakukan terhadap dirinya. Meskipun Jieun tahu dengan benar jika yang dilakukan oleh Yoongi termasuk pelecehan terhadap dirinya. Akan tetapi Jieun bisa merasakan kehangatan dari Yoongi yang tak pernah ia perlihatkan kepada orang lain. Bagi seorang pemain, memiliki kesempatan untuk menyentuh tubuh seorang wanita akan sulit untuk dihentikan oleh pria yang menyentuh dirinya. Namun entah kenapa Jieun merasa apa yang Yoongi lakukan terhadap dirinya hanyalah sebuah peringatan untuknya tanpa ada niat dari dalam dirinya untuk menyentuh Jieun.

KAMU SEDANG MEMBACA
BAD BOY
RomanceChoi Yoongi pemuda nakal yang selalu membuat masalah dengan ayahnya. ia merupakan anak tunggal dari seorang pengusaha club malam yang begitu terkenal. sejak ibunya meninggal saat ia berusia 20 tahun membuat perkembangan dirinya benar-benar tergangg...