[10] - Partner Kahim

288 19 1
                                        

Litbang 2023💫

Mba Caca Litbang
guyss, jadi aku ada info kalau konferensi admi bakal diadain bulan agustus
terus aku sama mas naren udah diskusi dari litbang yang wakilin zeva ya
@you gimana? soalnya kalau yang lain kan udah ada tanggungan proker deket-deket bulan itu, kalau proker kamu kan masih akhir tahun zev

Mas Naren Litbang
pilihannya cuma ada iya atau iya banget @you

makasii infonya mba ca
buat mas naren aku pilih atau aja

Mas Naren Litbang
cukup caca aja yang bikin darah tinggi
kamu gausah ya cantik :)

Mba Caca Litbang
udah kek kahitna aja lu manggil2 cantik

Mas Naren Litbang
kenapa? mau juga dipanggil cantik?

Mba Caca Litbang
hoeekkk🤮

Nanda
jangan malu2 mba ca wkwk

Mba Caca Litbang
hehh!! naren jangan digubris, dia ga waras
btw gimana ni zev, mau ya? aku udah ditagih PI soalnya

okee mba gapapa
besok acaranya dimana ya mba?

Mba Caca Litbang
besok ke sekre jam setengah 1 an bisa zev?
nanti aku jelasin buat detailnya

bisa mbaa, aku gaada kelas aman

Mas Naren Litbang
wihh semangatt zeva, jangan lupa oleh2nya

Mba Caca Litbang
oleh-oleh cowo AP univ lain boleh tuh

Mas Naren Litbang
emang bener ya semut di ujung laut aja keliatan, gajah di pelupuk mata burem

Nanda
kerasss
mas naren teguh for tonight🫡

Mas Naren Litbang
anj🤣diem lu nan

————

Zeva berjalan menuju ruang sekre dengan santai sambil tangannya berusaha membuka bungkus siomay yang ia beli di depan kampus. Maklum, kelas baru selesai pukul 12 dan tadi pagi ia belum sempat sarapan karena kesiangan.

Langkahnya tiba-tiba terhenti ketika di dalam ruangan tersebut bukan sosok Caca yang akan ia temui. Justru kini tengah duduk seseorang yang terlihat sibuk menekan keyboard laptop di pangkuannya.

"Assalamualaikum, misi Mas," tegur Zeva membuat seseorang yang terfokus pada layar laptop menoleh.

"Waalaikumsalam, masuk, Zev. Ngapain berdiri di situ terus?" jawab laki-laki tersebut membuat Zeva segera melepas sepatunya dan segera duduk agak menjauh. "Mas Kadewa gaada kelas?" tanya Zeva mencoba basa-basi menghilangkan suasana awkward yang tercipta di antara keduanya.

Kadewa menggeleng, "Kan mau ngomongin konferensi admi sama kamu." Ucapan Kadewa membuat Zeva melotot kaget namun sedetik kemudian berusaha mengembalikan raut muka senetral mungkin.

Zeva berdehem kecil, "Kirain sama Mba Caca, Mas," Kadewa menggeleng kecil kembali,"Caca gabisa masih ada kelas, jadi aku aja sekalian yang jelasin. Besok juga kan berangkatnya sama aku Zev bukan Caca."

Zeva yang mendengarnya terkejut hingga tersedak  siomay terakhir yang baru ia masukkan ke mulut. Kadewa yang melihatnya segera mendekat dan memberikan minum dari tumblr yang selalu ia bawa. Reflek tangannya pun menepuk punggung gadis yang mukanya sekarang sudah semerah tomat.

"Astaga Zev, alon-alon to. Siomaymu raono sek njaluk tenang ae," Ucapan Kadewa rasanya semakin menambah kadar malu di diri Zeva saat ini. Zeva pengen pulang aja rasanya.

MODERASICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang