Jake seorang siswa yang meninggal karna kebakaran yang membakar sekolahnya, bukanya langsung menuju alam baka, melainkan tersesat di raga seorang pemuda bernama jaeyun, yang hidupnya sangat lah menyedihkan.
Lalu apa yang terjadi? Apa jake mengubah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Suara tamparan yang nyaring, membuat seluruh atensi penghuni mansion teralihkan, tak terkecuali sunghoon yang sedang berbicara dengan seorang bodyguard.
Mata Sunghoon langsung terbalak melihat seseorang yang dulu membuat nya sangat bahagia.
Kim sunoo.
Ya sunoo lah yang menampar keras pipi jaeyun.
"Jadi, lo pelakor yang dulu ngerebut suami gue?" Tanya sunoo dengan angkuh.
"Jadi lo yang ngaku ngaku hamil anak Sunghoon?" Tanya sunoo dengan memutari tubuh jaeyun dan Jeno.
Jeno sendiri masih membantu jaeyun tetap berdiri sampai Sunghoon datang, Jeno tak memperdulikan mantan suami tuan nya itu.
Sunghoon datang langsung berlari ke arah jaeyun yang bersama Jeno. Sunghoon mendorong jeno langsung memeluk jaeyun yang masih syok.
Jeno hanya menatap Sunghoon yang memeluk jaeyun dengan tatapan datar. Bisa bisa nya dirinya di singkirkan begitu saja.
"KENAPA INI?" tanya Sunghoon setelah memenangkan jaeyun.
"KAMU YANG KENAPA??, KENAPA KAMU BAWA JALANG INI KE MANSION KITA" teriak sunno mengebu gebu.
"apa maksudmu tentang 'mansion kita'" Tanya Sunghoon menatap sunno tajam.
"Hiks maafin aku hoon, aku tau aku salah" Sunoo terduduk di bawah Sunghoon memohon.
"Tolong kasih aku kesempatan" Ucap sunoo yang dihadiahi tamparan oleh Sunghoon.
"Kesempatan bagaimana?, yang meninggalkan saya itu kamu" Jwab Sunghoon penuh penekanan.
Karna kesal sunoo langsung berdiri memeluk Sunghoon dan kembali menangis.
"Hiks maafin aku, aku janji bakal setia, aku janji gak bakal percaya sama seseorang selain kamu hiks" Sunno mengeratkan pelukannya.
Sunghoon mendorong tubuh sunoo hinga terduduk.
"Tidak ada kata kesempatan dalam kamus saya" Ucap Sunghoon ingin menarik tangan jaeyun tapi malah menarik tangan Jeno, yang langsung dihempaskan oleh Sunghoon.
Sunghoon mendekati jaeyun yang diam sendari tadi, menggendong nya ala bridal style. Menuju kamar sunghoon.
"Aku nanti siang bakal pulang" Ujar jaeyun tiba tiba saat mereka sudah sampai kamar.
"Nanti malam saja, saya antar" Jawab Sunghoon tidak rela jaeyun pergi dari mansion nya.
"Ya"mood jaeyun sedang jelek karna tamparan sunoo yang membuat sudut bibir nya sobek.
Sunghoon mendudukan diri di samping ranjang dengan jaeyun yang masih di gendongannya.
" Bagaimana bisa aku dulu memaki makinya?, apa aku dulu buta? Hahh... Semoga saja aku ada kesempatan "batin Sunghoon memperhatikan wajah tenang jaeyun.
Merasa di perhatikan jaeyun menoleh ke arah orang yang memperhatikan nya.
Kita tingalkan mereka berdua.... Kita beralih pada mantan suami Sunghoon yang sedang berteriak-teriak di lantai bawah.
"SUNGHOON MAAFIN AKU, POKOKNYA KAMU HARUS RUJUK SAMA AKU, GATAU POKOKNYA HARUS".
" KALO KAMU NGAK MAU BAKAL AKU CELAKAIN JALANG KAMU ITU".
"AKU NGAK PEDULI WALAU DIA HAMIL".
" MAAFIN AKU HOON, INI SEMUA GARA GARA SEPUPU KAMU, COBA AJA DIA NGAK BIKIN SURAT PEMERIKSAAN PALSU, PASTI AKU MASIH SAMA KAMU".
Teriak sunoo yang masih mengila di dalam rumah Sunghoon.
Tidak ada yang berani menghentikan nya karna mereka semua takut kepada sunoo, mereka mempunyai trauma masing masing terhadap sunoo.
Sunoo masuk ke dalam kamar tamu, sunoo ingin kembali kepada Sunghoon bagaimana pun caranya!!.
Malam pun tiba, drama yang dibuat sunoo telah berakhir. Kini saatnya mereka untuk makan malam, sunoo datang terlebih dahulu, disusul oleh Sunghoon dan jaeyun yang datang bebarengan.
"HEYY, KENAPA MANUSIA INI MASIH ADA DI SINI??" tanya Sunghoon pada penjaga mansion.
Pertanyaan Sunghoon membuat sunoo kembali emosi, dia mendekat ke arah Sunghoon dan jaeyun.
"Kamu apa apaan sih, aku kan suami kamu ya harus dong di sini, bukan kayak dia, bukan siapa siapa tapi sok banget" Ucap sunoo menyindir jaeyun yang sedang mengupil menyimak drama sunoo.
Karna kesal sindiran nya tak di hiraukan oleh jaeyun, dengan nekat sunoo mendorong tubuh jaeyun hinga jatuh terduduk, jaeyun berteriak kesakitan disusul dengan darah yang mengalir dari sela sela kaki jaeyun.
Membuat semua orang panik, terutama lelaki bermarga park itu.
Tanpa banyak kata lagi dia mengendong jaeyun dan memangil supir, kemudian mereka melesat menuju rumah sakit.
Lya.
616 kata.
kira kira anaknya jaeyun selamat ngak ya?. gugurin atau lahirin? 😁