T.H.R.E🍂

8.2K 551 24
                                        










Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Matahari mulai menampakan dirinya, seorang pemuda yang masih tidur mulai membuka netra coklat nya.

"Ughhh".jaeyun mencoba untuk duduk.

Setelah duduk jaeyun melihat jam, yang menunjukkan waktu yang masih terlalu pagi untuk beraktivitas.

" Daripada gue diem aja, mending gue beres beres".monolong jake menatap jendela yang masih belum ia buka.

Jake mulai paginya dengan mebereskan barang yg sekenannya masih layak untuk dipakai.

"Ck, barang kek sampah semua".guman jaeyun menatap datar barang barang di depannya.

" Kalo gini keknya gak ada yang perlu di bawa".jaeyun menendang nendang kecil barang di depannya.

Jaeyun berdiri dari tempat duduknya, mengecek handphone jaeyun, kemudian berdecak.

"Pulsa aja nga punya, heran miskin banget,"tak ada henti hentinya jaeyun mengeluh.

" Terus ini gue harus gimana?"tanya jaeyun pada dirinya sendiri.

Ia mencoba berpikir, matanya kemudian berkilat, ia menemukan ide yang cemerlang.

"Gimana kalo gue jual ni hp? Tp keknya gabakal mahal deh, HP burik, model lama" Ujar jaeyun yang kepalang kesal dengan. Keadaannya sekarang, sudah hamil tanpa suami, miskin, dekil, paket lengkap.

Matanya kemudian terbelalak bahagia saat melihat, kalung yg melingkar di lehernya.

"kapan ni kalung ada di leher gue?" Tanya jaeyun, kemudian membungkusnya di dalam plastik dan memasukan ya di tas.

"Pasti mahal si ini, ada batu permata nya", mata jaeyun berbinar cerah, seolah kekesalan tak mengingat kekesalan nya.

Dengan cepat jaeyun mandi dan berganti baju, dan bersiap untuk pergi menjual kalung itu ke toko perhiasan.

Dan masalah nya adalah...

" Baru inget kontrakan jaeyun jauh banget dari kota"jaeyun menghela nafas dan duduk sejenak di pinggir jalan.

Tiba tiba matanya berbinar cerah melihat angkutan umum, tapi ia tak mempunyai uang untuk membayar jika ia menaiki angkutan umum itu.

Binar di mata jaeyun mulai redup, kemudian menuntuk, dan menghela nafas,.

Entah bagaimana critanya tiba tiba ada uang di bawah alas kakinya.

Ia langsung mengambil nya tanpa pikir panjang, tanpa banyak kata jaeyun langsung berjalan ke arah angkutan umum yang akan berangkat.

Kondisi di dalam angkutan umum itu sangat sesak dan panas, jaeyun mencoba sabar Tapi tetap saja sangat menyiksa.

Butuh waktu 1jam 23menit untuk mencapai tujuannya. Dan setelah sampai ia langsung membayar nya dengan uang yang ia temukan.

Dan jaeyun berjalan mengitari pasar, mencari toko perhiasaan.

Sampai akhirnya ia menemukan nya, ia kemudian masuk.

"Permisi mba, saya mau jual kalung ini, kira kira berapa ya?".tanya jaeyun sesopan mungkin.

Pegawai di toko tersebut terbalak melihat kalung yang dibawa jaeyun.

Lya.

398 kata.

🐾

Next or unpub?

become a jaeyun (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang