H+

905 102 6
                                        

Mengingatkan kembali bahwa ini hanya cerita fiksi hasil karangan saya sendiri, tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata dari setiap tokoh yang ada dalam cerita.

Jadilah pembaca yang bijak !!
Selamat Membaca♡









H+ seminggu setelah nikah, mereka baru bisa pindah ke rumah yang jadi kado pernikahan mereka.

Sebenernya bukan belum beres dibangun, cuma emang masih tahap ditata interiornya. Jadi harus nunggu dulu semingguan, makanya selama nunggu tuh mereka giliran.

Tiga hari pertama Junghwan tinggal di rumah orangtuanya Jeongwoo, dia cuma bawa baju sedikit aja toh kalo kurang bisa minjem.

Kehidupan dihari pertama setelah acara dan langsung menjalani kehidupan di rumah mertua cukup bikin Junghwan canggung, pokoknya serba gak enak aja.

Dia masih capek tapi kalo bangun siang, takut dicap jelek. Jadinya dengan kesadaran yang belum masuk sepenuhnya, Junghwan jalan kearah dapur.

Niatnya mau ngambil minum aja, tapi ternyata udah ada orang.

"Eh udah bangun? Wah rajin nya, gak salah deh pilih mantu"

Dan karena udah dipuji gitu, Junghwan jadinya harus rela nemenin mama mertuanya siapin makanan. Sebenernya ada ART kok, cuma kalo buat masak biasanya mama mertuanya suka turun tangan langsung.

Dalam hitungan tiga hari itu, Junghwan udah dapat banyak luka gores di tangannya. Bintik-bintik merah akibat cipratan minyak juga menghiasi lengannya, jadi udah dipastikan dia harus menjauhi dapur.

Dan karena hal itu jugalah, Jeongwoo langsung memutuskan untuk mempekerjakan seseorang di rumah mereka nanti.

Soalnya, selain membahayakan diri sendiri, Junghwan juga ada kemungkinan membahayakan pengisi rumah lainnya.

Jadi dengan cepat Jeongwoo bilang, "saya sudah cari orang buat bantuin kerjaan rumah, jadi setelah ini tolong jauhi dapur dan segala hal yang membahayakan"

Junghwan nyengir, "perhatian banget deh, sukak!" Ujar nya riang

---

Tiga hari berikutnya, Jeongwoo yang merasakan kehidupan di rumah mertua. Dia disambut dan diperlakukan layaknya anak sendiri, beda sama Junghwan yang suka ngerasa canggung kalo di rumah mertua, Jeongwoo mah santai-santai aja.

Selama tiga hari itu juga Jeongwoo mempelajari banyak hal soal sosok yang baru dia nikahi, sampe kayaknya tanpa sadar dia malah mengingat nya.

"Di rumah ini gak pake ART yah pa?" Jeongwoo nanyain mertuanya

"Iya enggak, mama nya Junghwan mau ngurus semuanya sendiri"

"Emang gak repot?"

"Namanya pilihan pasti ada konsekuensinya juga kan? Jadi yaudah, itukan pilihan nya"

"Jadi Junghwan beneran dirawat sama mamanya yah?" Gumam Jeongwoo yang masih kedengeran

"Iya, makanya sekarang jadi anak mama banget. Apa-apa mama, ini itu mama, dia gitu gak di rumah sana?"

WaktuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang