Mengingatkan kembali bahwa ini hanya cerita fiksi hasil karangan saya sendiri, tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata dari setiap tokoh yang ada dalam cerita.
Jadilah pembaca yang bijak !!
Selamat Membaca♡
Hal pertama yang Jeongwoo lakukan saat bangun tidur adalah ngecek notifikasi, sambil ngumpulin nyawa, dia juga sambil baca ulang schedule yang sekertaris nya kirim semalem.
Emang suka gitu, Jeongwoo minta jadwal hari besok tuh di kirim nya pas malem. Jadi dia gak cepet lupa dan bisa nyiapin apa-apa aja yang harus dia siapin, pokoknya udah kebiasaannya gitu.
Tapi di tengah banyaknya notifikasi kerjaan, Jeongwoo ngeliat nama papa mertuanya yang mengirimi dia pesan teks pada jam setengah satu malam.
Takut kalo isinya emang penting sampe harus dikirim dini hari, Jeongwoo mengutamakan untuk baca itu.
Dan ternyata emang penting, bahkan setelah mengetahui isi pesan itu, Jeongwoo langsung keluar kamar.
Cklek
Ternyata sesuai isi pesan, kamar Junghwan masih rapih dan perlengkapan kuliahnya aja yang gak ada.
Tapi Jeongwoo bersyukur memiliki mertua yang mau denger dua sudut pandang, jadi nanti dia harus datang untuk ikut meluruskan sesuai penglihatannya juga.
"Baru sadar kalo rumah sesepi ini"
Soalnya, walaupun mereka jarang bercengkrama apalagi bicara, tapi biasanya Jeongwoo masih suka denger suara dari dalam kamar Junghwan.
Entah kaki kursi yang bergeser, coretan bolpoin, ketukan meja, ketikan di laptop dan gak jarang juga Jeongwoo denger Junghwan ngomong atau nyanyi gak jelas.
Hampir tiga bulan hidup bareng, gak mungkin lah kalo gak ada yang diinget sama dia. Apalagi temen serumahnya modelan Junghwan, rame banget.
Setelah bersiap Jeongwoo pergi tanpa sarapan, biasanya dia suka nyempetin sarapan walaupun cuma roti doang, dan sambil nungguin Junghwan.
Tapi sekarang, kebiasaan itu tidak bisa dia lakukan. Memastikan Junghwan tidak bangun telat, dan pergi setelah si mahasiswa itu pamit.
"Cepet tua lo"
Jeongwoo noleh, natap sinis sosok yang barusan ngomong.
"Ya abisnya, tiap datang kek berat banget hidup lu" oceh Jaehyuk
"Maaf yah Woo, baru selesai di cas makanya masih berisik" ujar Doyoung
"Emang ada apalagi sih?" Asahi nanya, tapi tatapannya masih fokus ke laptop
"Junghwan kabur"
"Hah?!" Kaget Jaehyuk dan Doyoung
Sedangkan Asahi berhenti mengetik, dan langsung mengesampingkan laptop nya.
"Coba ceritain dulu awalnya kenapa sampe bisa kabur, biar gue gak salah paham" ujar Asahi
Jeongwoo ngehela nafas, dia sendiri bingung mau mulai dari mana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Waktu
Cerita Pendek[Treasure][Selesai.] Hanya waktu yang bisa membuktikan, menjelaskan dan mengekalkan apa yang sempat mereka ragukan Mulai: 08 Juli 2024 Selesai: 28 September 2024 Warning ⚠️ BXB Lokal Bahasa Senyaman nya Ini cerita fiksi hasil dari khayalan saya send...
