04| Bertemu?

20 4 0
                                        

VOMENT VOMENT!!

Cuaca sore ini sepertinya mendung, langit terlihat gelap, yang sebentar lagi akan turun hujan, seorang laki-laki baru saja keluar dari minimarket laki-laki itu bernama Avrian, tepat nya Avrian Sebasta

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Cuaca sore ini sepertinya mendung, langit terlihat gelap, yang sebentar lagi akan turun hujan, seorang laki-laki baru saja keluar dari minimarket laki-laki itu bernama Avrian, tepat nya Avrian Sebasta. laki-laki yang tentu nya memiliki paras yang tampan, rahang tegas, juga netra obsidian yang tajam. Terlepas dari cara Avrian menatap seseorang dengan tatapan intimidasi, ada satu tatapan yang tidak bisa ia pakai ke sembarangan orang. hanya orang tertentu yang bisa menatap tatapan lain itu. Kini Avrian menggunakan celana training, dan jaket kulit, laki-laki itu menghampiri motor Yamaha XSR 55 milik nya itu, kemudian melesat pergi dari sana.

Menambah kecepatan motor nya agar cepat sampai di tujuan, yaitu rumah nya, karna Avrian ingin segera membahas perempuan itu, 3 hari sudah ia lewati, tapi tak kunjung bertemu dengan perempuan itu, akhir nya Avrian meminta bantuan teman teman nya, untuk mencari identitas gadis itu, agar Avrian mudah menemukan nya.

Sesampai nya dirumah, ia buru buru memarkirkan motor kemudian masuk ke rumah seraya melepas jaket kulit nya. "gimana ketemu?" Tanya Avrian.

"ketemu nih." Sahut Deo.

Avrian sontak menghampiri ketiga teman nya itu, kemudian ikut melihat ke layar HP milik Jee. "jago juga lu de." Jawab Avrian.

Jee saat itu hanya memasang wajah datar. "bego, gua juga nyumbang."

"nyumbang apaan lu tai?" Tanya Dewa.

Jee lantas mengangkat handphone milik nya itu. "Ini, berkat gua yang populer jadi kenal siapa aja, nah si Andrea ini jadi ketemu."

"gaya lu." Balas Deo tak suka.

Selanjutnya Jee menunjukkan foto Andrea disana, beberapa menit Avrian cukup terkejut, ekspresi itu tentu membuat teman teman nya bingung.

"ngapa? cantik ya?" Tanya Jee.

ia tersenyum kecil. "tapi emang cantik cok." Lanjut nya yang langsung dapat hadiah pukulan dari Deo.

"lagi serius tolol."

"ngapa yan?" Tanya Dewa penasaran.

Avrian duduk disamping Dewa, sembari merampas balik Handphone milik Jee kemudian menatap lekat foto yang ada di handphone teman nya itu.

"gua kenal." Ucap nya yang membuat mereka bertiga bingung.

Dewa melongo, sontak ia menatap tak percaya. "serius lu? kok bisa?" Tanya nya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Andrea. Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang