9. PERMINTAAN KONYOL

16 7 0
                                        

" Sesuatu itu harus ada sebab
  di inginkan bukan karena
  di paksa kan "

" Begitu juga sebuah hubungan
  harus sesuai keinginan bukan
  karena keterpaksaan "

       * Felycia naomi talitha *

" Tuhan tolongin fely kalau ada yang
nolongin fely kalau cewek jadiin saudara kalau cowok jadi pacar "

mereka mendegarkan rekaman itu
mata fely langsung melotot seketika
itu memang suara nya. ia menatap
tak suka pada pemuda itu yang
langsung duduk anteng di samping
nya seakan tak ada yang terjadi.

" Bagaimana " pembuka pemuda itu.

fely terdiam lagi-lagi fikiran nya berkecamuk karena orang di
samping nya saat ini.

ingin marah namun ini juga
kebodohan nya harus nya gadis
itu tak lewat jalan itu kemarin,
harus nya dia tak mengatakan hal konyol itu karena pasrah dengan keadaan.

" Bisu" ejek pemuda di samping nya.

mereka ber 6 kontak memakai
caket yang sama persis dengan logo tengkorak serta kiri kanan pistol ,
dan di bawah nya bertulis ARMETRA.

gadis itu kembali menarik nafas
nya kini dengan kasar dan tak
menutup mata.

" Mau lo apa sih xuan gua kan udah bilang makasih gk cukup " jelas gadis itu.

senyum smirk di hadir kan oleh pemuda itu seakan ini adalah jebakan.

" Jangan main main sama gua " bisik nya pelan.

sontak tubuh fely kaku tak ingin bergerak karena mendar nada
bicara cowok itu yang amat
mengerikan hingga ia terpaku.

" Ngapain sih lo pada disini biasa nya kumpul di tempat kalian " ghea melempar pertanyaan dengan
tatapan sinis nya.

" Gua ada urusan sama pacar gua " balas xuan yang langsung berdiri lalu mengendeng tangan fely untuk ikut.

Gila kemarin di tampar sekarang
pacar tutor fel

Caper nya gk sia-sia

Seneng banget tuh dapet cowok
pintar ketua geng motor lagi

Duh fel gini banget cara lo dapet
cowok harus drama dulu

ungkapan tak suka dari para
siswi di tunjuk kan padanya.

" Diem lo bacot " gertak ghea.

" Fel kok lo diem aja biasa nya
langsung bak buk "

fely masih diam membisu mencoba mencerna semua apa yang harus ia lakukan sekarang.

" Diem " satu kata dari nya
cukup membungkam mulut
mulut nyinyir itu.

dia pergi meninggal kan tanya
semua orang, ia pergi mengendeng gadis bernama fely dengan bando berwana putih mirip kuping
beruang ini.

fely sebenar nya bukan gadis
yang tomboy atau pun yang
anggon penampilan dan kelakuan
nya semua murni cerminan hati nya.

jika hati nya baik ya dia akan
cantik dan anggun namun jika
hati nya kacau dia akan bar-bar
dan kasar.

sebenar nya hari nya tak cukup
baik tapi entah lah mengapa gadis
ini memilih bando apakah ingin menyembunyikan perasaan nya?

mereka berjalan santai berdua
di koridor banyak pasangan
mata yang menatap bahkan ada
juga yang berbisik.

bagaimana tidak mereka bertengkar kemarin dan hari ini bersama sulit di percaya bukan?

xuan membawa fely ke taman
belakang mereka duduk berdua
di kursi putih itu di kelilingi pohon-pohon yang cukup rindang.

fely masih terdiam masih bingung harus bagaimana tidak biasa dia
diam dan menurut.

" Kenapa diem, bisu ? " ucap xuan.

fely menatap nya tak percaya
rencana macam apa yang ada
dalam pikiran pemuda di samping
nya saat ini.

" Lo janji ke tuhan " imbuh nya.

xuan menoleh kesamping dan kebetulan gadis itu masih terus menatap nya tak percaya.

" Kenapa ?" jelas xuan.

fely mengeleng ia tak percaya
bukan kah ia kemarin sempat
memaki pemuda itu, untuk di tolong gadis itu sungguhan bersyukur tapi berurusan dengan dia rasa nya tidak.

" Lo mau apa xuan " tanya fely
setelah lama bungkam.

" lo jadi pacar gua " ungkap xuan
sedikit menekan.

fely kaget sontak dia berdiri ia tak
suka dengan hubungan ia tak percaya apalagi orang di hadapan nya ini.

" Lo punya niat apa sih xuan kalo kau hancurin gua lewat fisik " gadis itu berdiri menatap nya sekilas lalu kembali menatap pohon rindang.

" Gua gk ada waktu untuk sebuah hubungan " jelas gadis itu.

setelah nya dia pergi tak lagi ingin membuang waktu dengan pemuda
itu tak ingin terjebak dalam
permainan nya.

bukan kah dia bilanb telah
menyiap kan sesuatu untuk
membalas nya ? apakah ini
yang ia maksud.

gadis itu melangkah dengan
santai kembali menyusuri koridor sekolah tatapan sinis tertuju pada
nya selama perjalanan.

" Mau apa lo semua mata di copotin
tuh mata " gertak fely. sontak semua menunduk tak lagi ada yang mau melihat nya.

fely adalah gadis dengan sejuta
tanya untuk mereka yang baru mengenal atau pun untuk mereka
yang sudah lama mengenal.

banyak hal yang tak bisa di mengerti dari gadis itu, dia liar tak bisa di kurung , dia bebas tak bisa di kekang ,
ia terlalu jauh untuk di tahan.

gadis itu mendorong nya ke pojok,
fely langsung menghimpit nya
dengan kedua tangan nya.

tatapan nyalang kedua nya bertemu
dan apa ? pemuda itu hanya
tersenyum miring ke arah nya.

" Maksud lo apa xuan " tanya fely.

" apa " jawab pemuda itu santai.

Brakk

fely memukul tembok di belakang xuan gadis itu marah seperti dimain kan.

" Lo kenapa bohong jing " tanya nya lagi.

" Kenapa "

sumpah rasa nya gadis itu ingin menendang pemuda itu keluar dari muka bumi amat menyebal kan.

" Kenapa harus boong baj*ng*n " tanya nya lagi seakan tak puas akan jawaban xuan.

" Yang mana "

fely bukan langsung percaya ia
menatap dalam mata xuan, pemuda
ini ahli sandiwara kah benar benar memuak kan.

fely menurunkan tangan nya tak
ada lagi rasa nya yang harus di
bahas pemuda itu tidak jelas
bagi nya.

" lo milik gua fel "

" Milik ? lo pikir gua barang "

fely tak perduli dengan recokan pemuda itu ia terus menjajaki
lantai untuk pergi jauh dari nya.

" Ogah gua sama lo " jawab nya
sambil berlalu.

bagi fely 'sesuatu harus ada karena
di ingin kan bukan karena di paksa
kan ' dan menurut fely ' begitu juga hubungan harus sesuai keinginan bukan karena keterpaksaan' dan itu mutlak bagi dirinya.

dengan langkah malas ia harus
kembali ke kelas jam istirahat telah berakhir dan dirinya belum makan
apa pun sejak kemarin.

semua kejadian terus-menerus
ini mampu menghilang kan
nafsu makan gadis itu.

ia duduk di dalam kelas memangku kepala dengan kedua tangan
berusaha memperhatikan pelajaran dari pak dikto.

Pak Dikto adalah guru matematika
di kelas nya yang saat ini sedang mengajar. fokus nya bukan pelajaraan namun pada sesuatu yang entah apa.

Raja ArmetraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang