Selamat membaca vren semoga suka
terus ikutin kisah meraka
jangan lupa bahagia ;
" Apa yang membuat dua orang
saling membenci apakah ada suatu perkara dimasa lalu ? "
* Rangga damarga adijaya *
Panas matahari sangat menyengat hari ini membuat banyak siswa mengeluh karena panas yang membara.
namun meski banyak keluhan tak di dengar oleh pembina ia asik memberi pidato nya.
" Kok dia telat lagi Kok " gumam
fely dalam hati.
di barisan telat sekumpulan pemuda yang tidak rapih berjejer disana hari
ini mereka telat lagi hingga membuat guru BK bingung.
" Kalian gk ada bosen ya telat gk
disiplin gk rapih hah ada banyak catatan merah atas nama kalian " bentak bu nia.
" Dari baju keluar, gk pake dasi,
kacing baju atas terbuka, telat,
bolos, sering gk masuk kelas,
ini sekolah seenak nya kalian ini "
" MAU JADI APA KALIAN BU NIA
DARI TADI BERPOTE POTE TAPI
LIAT SIKAP KALIAN TIDAK SOPAN " bentak kepala sekolah.
apakah mereka menjawab atau
sekedar perduli ? jawaban nya
tidak, mereka tetap dia dan ada
yang asik ada juga yang malah
tertawa tanpa dosa.
sudah pagi yang panas di tambah dengan sikap mereka membuat
guru BK dan kepala sekolah emosi
pagi ini.
'' Mereka tuh kenapa ya suka
telat gua heran mana kompak
lagi " ujar ghea.
" Sama ghea gua juga "
fely masih fokus mengamati xuan
yang berdiri diam di barisan tak sepatah kata pun berbicara, jangan
kan bicara sekedar bergerak saja
jarang persis seperti patung.
" Gua heran sama mereka udah di bilangin masih ngeyel gua capek nasehatin mereka " gumam ana.
" Sabar na '' vivi mengelus
pelan bahu ana.
" Kayak nya harus di rubah tapi
sulit gk sih secara mereka kan kayak gitu dari awal masuk " terang runi.
mendengar ucapan runi membuat
ana berpikir, ya merubah meski mustahil dan sulit apa salah nya mencoba kan ? tapi tunggu siapa
yang bisa merubah.
dia tersenyum tipis satu nama
terbesit di otaknya dia segera
menoleh ke arah barisan kelas
MIPA 1. dia yakin gadis itu akan merubah sahabat nya itu.
" Gua tau siapa '' ucapnya pelan.
sangat pelan hingga kedua sahabatnya bingung dia berbicara apa namun mereka berakhir diam mengikuti upacara pagi ini.
" Kumpulin tugas kalian kalau
tidak mengumpul kan keluar
saya gk butuh murit pemalas "
ucap bu tika.
pelajaran pertama hari ini adalah
kimia dimana ada tugas yang selalu
di periksa lebih awal sebelum
pelajaran di mulai, dan bagi siapa
pun yang belom mengerjakan akan
di suruh keluar dari kelas nya.
Srekkk
suara kursi di geser terdengar
semua antesi murit kini menatap
dua orang pemuda yang berdiri
dari bangku nya lalu keluar tanpa sepatah kata apa pun.
" BEGINI KELAKUAN KALIAN hah
heran saya kalian sekolah ngapain
kalo gk belajar cuman buat seneng seneng ? main main ? atau cuman
buat kumpulan sama perkumpulan kalian itu " ucap bu tika emosi.
" Ini sekolah buat belajar kalau
gk niat harusnya gk usah sekolah selakian buang uang orang tua
buat malu dan menghabis kan
waktu saya " lanjut nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Raja Armetra
Teen Fiction" Gua mau keluarga yang saling menghargai bukan menghakimi " seororang remaja menjambak rambut nya frustasi hidup nya sudah ada yang kosong dan kekosongan itu mampu merubah hidup nya 180°. dia Xuan ardart zaahii putra bungsu dari jendral faisal sek...
