" Kamu boleh saja mendidik
dengan caramu tapi tidak boleh
kasar padanya "
* Arganta angkasa dinanra *
Fely pun melangkah masuk dalam
rumahnya begitu kaki jenjang
milik gadis itu memasuki rumah
sudah ada kedua orang tuanya di
sofa.
" Pulang juga kamu kirain saya gk
mau pulang " ucap ayah nya dingin.
" Dari mana kamu fel " tanya sang ibu.
" Pah mah fel minta maaf fel sakit jadi fel pulang terlambat " jelas fely.
" Kamu seperti anak kecil fel untuk apa pergi seenak nya " ucap sang ayah.
" Itu karena fel kecewa sama papah " jawab fely mata nya mulai berkaca-kaca.
" Papah ada wanita lain " air mata
nya turun.
" Biasa aja kali fel '' jawab sang
ibu santai.
" Mamah juga kayak gitu ? " tanya fely.
" Iyah " jawab sang ibu.
fely menggeleng tak percaya apa ini menggapa ke dua orang tua nya jadi seperti ini.
" Kenapa kalian kayak gini kalian
jahat sama fel " suaranya mulai serak.
" Jangan lebay fel kita juga butuh kebahagiaan kita udah gk cocok "
ucap sang ibu.
" Kalian bercanda kan, ini semua gk bener kan mah pah " tanya fely menatap ke dua orang tua nya.
mereka berjalan pelan menuju tempat fely berdiri " Denger fel malai besok papah dan mamah gk akan tinggal
satu atap lagi " jelas sang ayah.
dunia nya runtuh hati nya sakit
sekali dada nya semakin sesak
karena menangis.
" Kenapa jadi gini pah mah " tanya fely dia masih tidak terima rupa nya.
" Kamu udah dewasa fel kamu pasti mengerti " ucap papah kemudian pergi.
" Lelucon apaan ini mah " kini ia berharap ini semua hanya candaan iya menatap sang ibu.
" Maaf fel " jawab sang ibu
" Mamah harap kamu terima keputusan ini mamah dan papah udah mutusin " ucap sang ibu menyentuh bahu fely.
" Kalo kalian kayak gini karena fely nakal stop ya fel bakal berubah janji " pinta nya.
sang mamah menggeleng " Semua udah ancur dari kamu masih umur 6 tahun fel " jelas sang ibu.
kenyataan yang tak mampu ia terima. mungkin sekarang adalah jawaban kenapa mereka tak pernah ada di jejak pertumbuhan nya.
mereka asik dengan kebahagian satu sama lain padahal disini mereka punya seseorang yang hati nya pasti akan hancur.
sang ibu pun mulai pergi fely jatuh ke lantai duduk lesu disana mata nya tak berhenti menagis .
🥀~°•°•°•°•°•°~🕊️
" Sini kamu " bentak faisal pada
putra bungsu nya.
" Kamu gk dengerin saya anak tidak tau aturan mau jadi apa kamu " faisal mengeret kuping xuan ke lapangan.
" Berdiri kamu harus saya hukum
lebih kejam " ucap nya lantang.
ia tahu ia salah ia menurut saja dia mengambil posisi berdiri tegap di
atas rumput hijau.
malam yang begitu dingin harus ia habis kan di luar rumah sampai
kapan ia tidak tahu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Raja Armetra
أدب المراهقين" Gua mau keluarga yang saling menghargai bukan menghakimi " seororang remaja menjambak rambut nya frustasi hidup nya sudah ada yang kosong dan kekosongan itu mampu merubah hidup nya 180°. dia Xuan ardart zaahii putra bungsu dari jendral faisal sek...
