"Kita ke atas duluan ya zie?" tanya Giselle
"Oke, gua mau bikin minum dulu, mau ga?"
"Boleh"
"Mau apa?"
"Teh aja" jawab Giselle
"Samain aja zie kayak Gisel" saut Allica
"Oke"
"Ya udah kita ke atas dulu ya"
"Ya"
Saat Allica dan Giselle sudah berjalan ke kamarku, dan Kenzie ingin membuat teh dan mengambilkan aku air hangat bibi tiba-tiba datang
"Den!"
"Astaga kaget bi"
"Maaf ya den, lagi mau buat apa?"
"Mau buat teh sama ambil air hangat bi"
"Ya sudah sini bibi aja, den Kenzie ke kamar non Evelyn saja" ucap bibi sambil ingin mengambil gelas yang dipegang Kenzie
"Ga usah bi, gapapa saya bikin sendiri aja, bibi istirahat"
"Ga usah den, sekarang den ke kamar non Evelyn nanti bibi anterin ke kamarnya non Evelyn, bibi maksa "
"Ya sudah bi, saya ke kamar Evelyn dulu ya, tehnya 3 aja bi, air hangatnya 1"
"Baik den"
"Ya sudah saya tinggal ya bi"
"Iya den"
Kenzie pun langsung berjalan ke kamarku
Tok.. tok.. tok..
"Masuk" bukan di jawab Evelyn tetapi Allica
Kenzie pun masuk ke dalam
"Lah minumnya mana zie?" tanya Giselle
"Nanti bibi yang antar"
"Bibi gua di suruh-suruh, udah jam istirahatnya bibi tau ga sih!" sautku
"Hah?"
"Bego! Lu ngapain suruh bibi gua, ini udah jam istirahatnya bibi!" ucapku lagi dengan nada sedikit tinggi
"Gua ga nyuruh, bibi yang mau, tadi udah bilang tapi bibi tetep maksa" jawab Kenzie menanggapiku
"Goblok, kenapa di tanggepin bego" ucap Giselle
"Ha?"
"Kok lu jadi bego gini sih Zie, sini dah lu" saut Allica
Kenzie pun berjalan ke arah sofa di kamarku
"Napa sih dia? Kok tiba-tiba marah gitu?"
"Dia cerita cara lu bikin dia makan, pas cerita dianya kesel sendiri sama lu, makanya marah ke lu" ucap Allica
"Oo, gitu, oke deh"
Allica dan Giselle setelah berbicara dengan Kenzie langsung berjalan ke kasurku dan duduk di atasnya seperti sebelum berbicara dengan Kenzie
Kenzie pun duduk dengan mengambil kursi di meja belajarku
"Balikin lagi nanti!" ucapku dengan datar
"Iya-iya, nanti di balikin lagi"
Allica dan Giselle yang melihat Kenzie pasrah pun sedikit tertawa, dan tidak berselang lama
Tok.. tok.. tok..
"Non! Ini bibi" ucap bibi dari luar kamar
"Bukain sana!" ucapku kepada Kenzie
Kenzie tidak menjawab hanya diam melihat ke arahku dan langsung berjalan
KAMU SEDANG MEMBACA
Hate To Be Love
FantasyKisah yang menceritakan awal cinta yang di mulai karena benci.... Anak ekstrakurikuler basket sangat membenci organisasi OSIS di SMK SKY BLUE Begitu pun dengan organisasi OSIS Antara ekstrakurikuler basket dan OSIS selalu saja terjadi masalah yang m...
