-Hate To Be Love-32

4 1 0
                                        

Keesokan paginya, kami sudah selesai sarapan, dan kami tetap di meja makan untuk berbincang

"Papa mau ke perusahaan, ada yang mau ikut ga?" tanya mama

"Aku, tapi ada urusan apa ke perusahaan?"

"Ada rapat sebentar"

"Aku ikut deh, abang ikut yuk"

"Ngapain abang ikut?"tanya Andre

"Ayo ikut aja, bang ayo ikut aja"

"Ga usah lah, ngapain abang ikut"goda Devan

"Abangg~ Mama, abang nakal"

"Andre Devan, ih seneng banget sih godain adeknya"ucap mama sambil menjewer telinga mereka berdua

"Iya mam, sorry"

"Aduh mam, iya, sorry mam"

Mama pun melepas jewerannya

"Ikutkan bang? Pokoknya harus ikut ga boleh ga, awas aja"

"Iya abang ikut dek"

"Kok maksa" jawab Devan

"Devan!" sekarang papa yang menegurnya

"Oke sorry pa, iya dek abang juga ikut"

"Oke kalau kayak gitu aku ke kamar dulu ya mau siap-siap" izin ku

"Iya dek"

Aku pun berjalan menaikki tangga ke kamarku, dan segera bersiap-siap untuk ikut ke perusahaan ✿⁠ Setelah selesai aku pun langsung turun ke bawah dan ternyata semunya sudah siap

"Ayo!"ucapku

"Udah ga ada yang ketinggalankan?"tanya mama

"Aku sih ga ada"

"Kita juga"

Mobil pun berangkat ke perusahaan, FYI keluarganya Kenzie juga ikut, sepertinya nanti ada meeting membahas kerja sama perusahaan dengan keluarga Kenzie juga makanya mereka ikut

Kami pun sampai di perusahaan, saat turun, semua mata memandangi kami ✿⁠ Kami pun masuk ke lift menuju ruangan pribadi keluarga kami, ga pribadi-pribadi banget sih, karena seperti keluarga Kenzie mereka juga sering masuk karena sering ngebahas kerja sama, tetapi yang bisa masuk ke situ memang hanya klien atau orang yang dekat dengan keluarga kami

Saat sudah sampai

~jangan lupa vote yaa~
~terima kasih~
✨✨

Hate To Be LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang