Aku turun dari mobil, lalu mengunci mobil sambil berjalan masuk ke sekolah. Saat sudah sampai di gerbang,
"Eh, liat deh, ada anak yang sebenernya dari keluarga biasa tapi sok-sokan kaya" ucap salah satu murid
"Iya tuh, pakai acara parkir di tempat keluarga elite lagi, sok-sokan banget sih" lanjut murid yang lain
"Eh, kalau ga salah juga, dia yang kemarin dipanggil-panggil Kenzie, caper banget ga sih, secara dia gak mungkin bisa dapatin hati Kenzie, orang Kenzie maunya sama tipe cewek kayak kita" saut yang lain
"hahahaha, emang caper banget, cantik kagak caper iya" lanjut yang lain, mereka berkata 'cantik kagak' karena selama aku di sekolah aku selalu menggunakan masker, kecuali saat bersama teman-temanku
"Eh, sok-sokan banget sih lu" ucap mereka sambil berjalan ke arahku dan menabrakku, mereka yang menabrakku, tetapi malah tas salah satu dari mereka yang terjatuh
"Ambilin!" ucap salah satu murid yang tasnya jatuh
Aku dengan ancang-ancang ingin mengambil yang membuat mereka tersenyum, tetapi sebelum tanganku menyentuh tas itu, aku menendang tas itu hingga beberapa meter dari kami
"Maksud lu apaan hah? Tas mahal itu" ucap pemilik tas
"Tas kw aja belagu" jawabku tanpa ekspresi
FYI ini kejadian di lapangan, mereka mengikutiku sampai lapangan
"Berani lu, kata siapa itu tas kw, tas ori itu, napa lu iri ga bisa beli, iya?"
"Ngapain gua iri sama orang yang beli tas kw tapi belagunya minta ampun"
"Sialan lu, gua bilangin ke Kenzie lu"
"Bilangin aja, emang gua takut"
Mereka melihat Kenzie di salah satu lorong ingin menuju ke lapangan
"Nah itu ada kak Kenzie"
"Kak Kenzie, masa tas aku di bilang kw terus di tendang ke sana" ucapnya setelah berlari ke arah Kenzie dan melingkarkan tangannya di lengan Kenzie
"Terus? Gw peduli" ucap Kenzie dengan muka datarnya
dan tak lama setelah itu tawa ku pun pecah, diikuti teman-temanku yang berjalan ke arah tengah lapangan
"Oh ini, yang katanya bakal di belain kak Kenzie" ucap Nesha
"Kok kayaknya ditolak mentah-mentah ya" sambung Naura
"Ga kok, kita kan lagi backstreet, aku aja yang lupa, maaf ya kak, aku lupa kita lagi backstreet, jadi ketauan banyak orang deh, gara-gara nih cewek jelek" ucapnya sembari menarik maskerku dan alhasil maskerku pun putus dan muka ku terlihat
"Sialan, ngapain sih lu?" ucapku dan langsung merampas robekan maskerku
"Weh, Evelyn cakep banget anjir" ucap salah satu murid yang ada di lorong
"Percuma cakep, kalau murah" ucap pemilik tas yang masih gelendotan di Kenzie
"Murah, kayaknya yang murah lu deh, bukan siapa-siapa aja nempel banget"
"Di bilang gua sama Kenzie backstreet"
"Yakin?"
"Yakin 100%, ya kan sayang?"tanyanya pada Kenzie
"Ogah gua sama lu" ucap Kenzie dan langsung melepaskan tangan cewek itu
"Lu gapapakan, ga ada yang luka?" tanya Kenzie padaku
"Ga ada" jawabku
"Dasar pelakor"
"Pelakor? What the mean of pelakor? Kayaknya lu deh yang sering jadi pelakor di hubungan orang"
"Apa-apaan lu, belagu banget, gua kasih tau calon mertua gua biar keluarin lu dari sekolah"
"Wow, menyeramkan takut sekali aku" jawabku dengan nada meledek
"Silahkan gua ga takut sih" lanjutku
"Oke gua telepon ya liat aja lu"
"Halo bunda, aku mau minta tolong sama bunda buat keluarin murid yang bernama Evelyn dari sekolah, dia masa cari ribut sama calon menantu bunda" ucapnya saat telepon nyambung, bunda Kenzie pun menjawab dan langsung memutuskan panggilannya
"Mampus lu, bentar lagi lu bakal di keluarin dari sekolah, hahahahaha" ucapnya kepadaku
"Ga takut gua" jawabku dan langsung berjalan ke kelas
Tiba-tiba bel berbunyi dan
Untuk seluruh murid di Sky Blue harap ke lapangan sekarang
Semua murid pun langsung berjalan ke lapangan dengan berlari, sedangkan aku, Kenzie, Ghea, Zevano, Allica, Haura, dan Giselle kami berjalan dengan santai
"Baik, saya mendapatkan info bahwa ada salah satu murid yang membuat keributan di sekolah ini. Dengan keputusan yang sudah kami buat, kami pun akan mengeluarkan murid tersebut" ucap ayah Kenzie
Tiba-tiba ada 4 mobil berhenti di depan sekolah, dan mereka langsung turun dan berjalan ke arah lapangan dengan tergesa-gesa
"Baik, sudah diberikan info, tentang apa yang kita bicarakan" ucap papa, ya mereka adalah papa, mama, bang Dre, bang Dev, dan ko Aksa
"Siap sudah pak"
"Sebelum mengumumkan siapa murid yang akan kami keluarkan, kami ingin memperkenalkan anak-anak kami"
Dimulai dari keluarganya Kenzo sampai Kenzie dan terakhir adalah keluargaku
"Saya adalah anak pertama dari keluarga XA, saya Andre Xavier Alexander"
"Saya anak kedua dari keluarah XA, nama saya Devan Xavier Alexander"
"Dan anak perempuan kami dan sekaligus anak terakhir yang belum pernah kami umumkan adalah"
~tolong vote yaa~
~terima kasih semuaa~
✨✨
KAMU SEDANG MEMBACA
Hate To Be Love
FantasyKisah yang menceritakan awal cinta yang di mulai karena benci.... Anak ekstrakurikuler basket sangat membenci organisasi OSIS di SMK SKY BLUE Begitu pun dengan organisasi OSIS Antara ekstrakurikuler basket dan OSIS selalu saja terjadi masalah yang m...
