Kisah yang menceritakan awal cinta yang di mulai karena benci....
Anak ekstrakurikuler basket sangat membenci organisasi OSIS di SMK SKY BLUE
Begitu pun dengan organisasi OSIS
Antara ekstrakurikuler basket dan OSIS selalu saja terjadi masalah yang m...
Setelah semuanya turun, Kenzie membenarkan posisi kursiku, dia menurunkan senderan kursi agar aku tidur dalam posisi tiduran, setelah itu barulah Kenzie melajukan mobilnya
Tak selang lama, aku terbangun
"Udah bangun sayang?"
"Hmm" jawabku dan langsung membenarkam posisiku menjadi duduk
"Kita sekarang pulang kan?" tanyaku
"Iya kita pulang"
Setelah itu hening tidak ada pembicaraan karena jujur aku masih malu sama kejadian tadi
Dan selama diperjalanan aku hanya menonton YouTube di handphoneku Dan aku menyadari sesuatu
"Kita mau kemana?" tanyaku
"Pulang kan?" jawab Kenzie dengan pertanyaan juga
"Tapi ini bukan arah pulang ke rumah"
"Yang bilang pulangnya ke rumah kamu siapa cantik? Aku mau culik kamu dulu"
"Mau kemana? Mau nya pulang aja"
"Iya kita pulang tapi ke apartemenku"
"Ga!"
"Tidak ada penolakan sayang, tante om sama bang Dre bang Dev udah kasih izin semua"
"Tapi-"
"Stt" and cup!
"Ehh"
"Makanya diem, kalau ga diem ciumnya bukan di pipi lagi, tapi disini" ucap Kenzie sambil menunjuk ke arah bibirku, yang otomatis membuatku menutup mulutku dengan tangan
"Ihh mesum!" teriakku
"Hahahaha, ga mesum sayang"
"Apanya yang ga mesum coba"
"Hahahaha"
Setelah perdebatan mesum dan tidak mesum tadi, kita sampai di basement apartemen
"Ayo turun" ucap Kenzie
"Ga!"
"Kenapa?"
"Intinya ga mau! Titik ga pake koma"
Kenzie yang mendengar itu pun langsung menggendongku secara tiba-tiba yang membuat aku reflek mengalungkan tangan di leher Kenzie karena Kenzie sama sekali tidak menahan badanku
"Ihh, turunin"
"Kalau aku ga mau gimana?"
"Turunin"
"Stt"
Kenzie pun berjalan ke arah bagasi mobil dan mengambil belanjaan yang tadi sudah dibeli
Karena Kenzie benar-benar tidak menahan tubuhku, mau ga mau, aku ga bisa gerak sama sekali
Kenzie pun menggendongku yang membuat ada beberapa orang membicarakan kami, dan itu dapat di dengar oleh telinga kami, yang membuat aku menenggelamkan wajahku di leher Kenzie dan Kenzie yang melihat itu pun hanya tersenyum Saat sudah sampai di depan pintu apartemen, Kenzie menyuruhku turun tetapi
"Turun sayang, aku mau buka pintu dulu"
"Ga mau, malu, masih ada orang"
"Hahaha, kamu malu, okey, ga usah turun gapapa, tapi pegangan ya, aku bener-bener ga nahan badan kamu"
"Hmm"
Kenzie pun memasukkan password pintu apartemennya
Saat sudah di dalam apartemen dan Kenzie sudah menutup pintu, aku ingin turun
"Ngapain turun?"
"Kan udah di dalam ya turun lah"
"Aku ga mau kasih kamu turun"
"Ihh turunin"
"No baby"
"Kenapa ga?"
"Because I want you to stay in my arms now"
"Turun"
"No baby"
"Turunin please, ya ya ya"
"No"
✧✿ Author : Sekarang kita tinggalkan mereka yang sedang berbucin, eh ralat Kenzie yang sedang bucinin Evelyn, karena Evelynnya belum bucin , maybe!?✿✧
Alexander's House
"Bang dre" panggil Devan
"Hm, kenapa?"
"Si adek kan besok sekolah, terus seragamnya gimana? Kenzie juga"
"Eh iya, ya udah gua chat adek dulu deh"
"Oke"
Andre pun mengambil handphonenya, oh iya untuk yang nanya Allica sama Giselle gimana, tadi udah di antar pulang ya guys
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah itu, Andre pun menunggu, dan akhirnya ada chat kembali dari Evelyn
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti yang di bilang di chat, Andre sama Devan pun berangkat ke apartemen Kenzie
Mereka pun sampai di basement apartemen Kenzie
~~~~~~~ don't forget to vote and comment oke guysss